in ,

Yang Perlu Kamu Persiapkan Agar Tidak Menyesal di Usia 30 Tahun

Solo Traveling (Sumber: Pixabay)

Sahabat Ublik, konon, dunia ini akan menjadi lebih complicated ketika usia kita menginjak 30 tahun. Sebab 30 adalah usia umum di mana orang-orang mulai menetap, berkomitmen dengan pernikahan, dan memiliki anak yang harus diurus dengan semua kebutuhan hidup mereka. Di usia 30 ini seseorang juga dituntut untuk berkomitmen dengan pekerjaan, tidak memiliki banyak waktu senggang.

Untukmu yang sedang berada di rentang usia 20 tahun, saya merasa kamu perlu membaca ini sampai habis. Dan untukmu yang sudah lebih dari 20 tahun, tidak ada kata terlambat, katakan kepada dirimu bahwa kamu punya kesempatan untuk menyambut 30 tahun yang lebih baik daripada hari ini. Dan teruntuk yang sudah berusia 30 tahun, tak masalah, semua orang punya jalannya masing-masing, semua orang punya waktunya masing-masing.

Tidak pernah terlalu terlambat untuk kita semua, tapi buatmu yang sedang berusia 20 tahun, sekarang adalah waktunya.

Keep your face always toward the sunshine, and shadows will fall behind you

Walt Whitman

Coba untuk Gagal Lebih Banyak

Rasanya memang aneh ya jika kamu diminta untuk gagal, padahal yang dipersiapkan adalah keadaan yang lebih baik untuk usia 30 tahun. Namun, seni dari kegagalan ialah, semakin banyak kamu gagal semakin kamu yakin akan apa passion-mu yang sesungguhnya.

Lagi pula, di usia 20 tahun adalah usia yang bisa dibilang ‘paling aman’ untuk mencoba banyak hal dan gagal berkali-kali. Sebab kamu masih punya banyak waktu untuk bangkit kembali. Berbeda jika sudah usia 30 tahun, kamu justru dituntut untuk berada di fase keuangan yang aman, sebab banyak hal yang ditanggung.

( Baca Juga : 12 Kebiasaan Malam Hari yang Akan Mengantarkanmu pada Kesuksesan )

Ketika di usia 20 tahunan kamu yakin akan apa passion-mu, maka di usia 30 tahun jalanmu untuk meraihnya sudah terang benderang.

Do one thing everyday that scares you.

Solo Travelling

Persiapan usia 30 tahun
Solo Traveling (Sumber: Pixabay)

Menikah memang bukan halangan untuk travelling, tetapi percayalah kesempatan travelling di usia 30 mungkin akan berbeda. Karena kemungkinan-kemungkinan tak terduga selalu terjadi dan akan lebih menuntut kita untuk berpikir hati-hati ketika di usia 30. Apalagi jika sudah memiliki anak, meninggalkannya tentu bukan pilihan yang baik hanya untuk travelling. Kamu mungkin bisa mengajak anakmu untuk travelling kelak, mengajarkan dia akan budaya-budaya baru, perbedaan-perbedaan, dan wawasan yang lebih luas.

Tetapi, kamu perlu untuk solo travelling setidaknya sekali seumur hidup. Sebab akan ada hal yang tak terduga di sana. Kamu akan jadi lebih mengenal diri sendiri, mengenal lebih jauh tentang kemampuanmu sendiri. Kamu dituntut untuk mengatasi semua kesulitan seorang diri, di mana hal ini membuatmu menjadi lebih mandiri dan kuat. Kamu mau tidak mau akan bertemu dengan seorang teman baru dengan cara tak terduga.

Apa lagi, ketika pergi seorang diri, kita bisa lebih santai, lebih bebas menentukan destinasi yang ingin dikunjungi. Terkadang travelling bersama membuat kita lupa akan apa tujuan berlibur yang sesungguhnya, yaitu untuk istirahat dan terlepas dari penat. Dan mempelajari banyak hal yang kita mau. Misalnya kebudayaan yang bahkan temanmu sendiri tidak tertarik. Pergi seorang diri akan membuatmu lebih percaya diri dari sebelumya, kamu bisa bertemu banyak orang yang menginspirasi.

Rasanya menyenangkan bukan berjalan santai menikmati tempat baru, di mana tidak ada seorang pun yang mengenalmu. Kamu jadi lebih peka terhadap dunia ini. Peka terhadap sekitarmu. Percayalah.

Habiskan Waktu dengan Teman

Memang benar, pertemanan tidak akan bertahan selamanya. Namun, memiliki waktu yang menyenangkan dengan teman di usia 20 tahunan kemudian tak membuatmu merasa perlu bersedih ketika di usia 30 tahun. Karena di usia ini kamu akan banyak mengenang kembali hal-hal bahagia di usia muda.

( Baca Juga: Saat Hidupmu Terasa Rumit, Kamu Perlu Lakukan Ini )

Jika kamu tak menemukan sedikit pun kenangan tentang bersama teman, maka biasanya itu akan membuatmu merasa sudah menghabiskan waktu sia-sia. Kamu jadi merasa, “Kemana aja sih selama ini? Kenangan sama temen aja nggak punya.” Ketika melihat muda-mudi bercanda-tawa dengan teman-teman mereka di sekitarmu.

Pindah ke Kota Baru

pindah kota , 30 tahun
Pindah ke kota yang baru (Sumber: inibalikpapan.com)

Kalau travelling, kamu hanya akan ada di tempat baru selama beberapa waktu saja. Namun jika kamu pindah ke kota baru, kamu benar-benar akan mengalami banyak kejadian di sana. Ketika usiamu 30 tahun kamu akan mulai menetap dengan sebuah keluarga kecil.

Maka, di usia 20 tahun adalah waktu yang tepat. Tantang dirimu sendiri untuk hidup mandiri, melihat dunia jauh lebih dekat. Banyak orang yang melihat hal ini sebagai sesuatu yang menakutkan dan susah. Namun percayalah ini tak sesusah seperti yang kita bayangkan.

Semuanya menjadi baru, alamat, teman, kebiasaan dan aktivitas, tempat makan favorit, jalan yang kamu lewati, pandangan hidup, dan cuaca. Kamu akan menemukan cara berpikir yang jauh lebih bijaksana ketika sudah menemui banyak orang dan banyak pengetahuan-pengetahuan baru. Sebab di usia 30 tahun, kamu perlu dan harus menjadi seseorang dengan cara berpikir yang cermat.

Jangan takut, kamu tetap bisa kembali sebanyak apa pun yang kamu mau.

Mempunyai Lebih dari Satu Pemasukan

persiapan usia 30 tahun
Persiapan usia 30 tahun (Sumber: Pixabay)

Kita harus sadar, bahwa bergantung pada satu hal selalu punya banyak risiko. Ketika kita punya lebih dari satu maka kita bisa mengandalkan jalur yang lain ketika satu jalur tertutup. Carilah lebih dari satu jalur pemasukan. Atau yang biasa kita sebut sebagai passive income.

Entah dari royalti karya, investasi, atau bahkan membuat rumah kos untuk disewakan.

Manusia cenderung mencari dan menabung banyak uang, tetapi lupa bahwa yang sebenarnya harus dipersiapkan adalah passive income. Agar sewaktu dia tua atau sakit, ada pemasukan yang terus mengalir. Ya, di usia 20 tahun, berkaryalah sebanyak mungkin, sebaik mungkin. Menabunglah sebanyak mungkin. Untuk membangun passive income di usia 30 tahun.

Setiap orang pasti punya keinginan yang ingin dilakukan di usia 30 tahun. Seperti bersekolah lagi atau memberikan masa tua yang nyaman untuk orangtua. Maka di usia 20 tahun adalah waktu yang tepat untuk bekerja keras menemukan jalan apa yang tepat untukmu membangun passive income.

Lunasi Utang dan Kartu Kreditmu

lunasi utang , 30 tahun
Lunasi utang dan bijaklah menggunakan kartu kredit (Sumber: Pixabay)

Menjadi 30 tahun yang nyaman salah satu caranya adalah melunasi utang. Sehingga tak ada lagi beban pikiran, yang membuatmu melakukan dan mengerjakan apa yang tidak kamu mau.

Jika di usia 20 tahunan kamu memutuskan untuk menggunakan kartu kredit, maka pastikan benar bahwa kamu memang membutuhkannya. Tidak sembarangan menggunakan hanya karena ingin berbelanja lebih banyak. Namun tahu bahwa pengeluaran kartu kredit tidak lebih banyak dari pemasukan. Karena salah-salah, kamu malah terjerat utang.

( Baca Juga: Kurangi Beli 10 Hal Ini, Demi Menghemat Uang Kamu

Menggunakan kartu kredit pun tentu ada caranya, misalnya seperti kamu harus tahu berapa bujet maksimal yang boleh digunakan. Sesuaikan dengan pendapatan. Dan pastikan kamu sudah mengetahui persis syarat dan ketentuan penggunaan kartu kredit, supaya tahu berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap transaksi.

Yang terakhir, pastikan kamu membayar penuh setiap bulannya. Meski boleh membayar 10 persen dari total tagihan, tetapi tentu sisanya menjadi menumpuk di bulan selanjutnya, selanjutnya lagi, dan selanjutnya lagi tanpa kamu sadari. Sehingga tanpa sadar, kamu masuk ke jurang hutang dan susah keluar.

Buat Potret Dirimu

selfie
Potret diri, persiapan usia 30 tahun (Sumber: Pixabay)

Kamu tak selamanya akan tetap cantik, tak selamanya menjadi muda seperti sekarang ini. Maka abadikan itu semua melalui potret yang diambil dengan kamera kualitas terbaik. Kelak ketika sudah menua, tak akan lupa dengan wajah sendiri ketika muda. Hal itu juga bisa menjadi cerita menarik yang bisa diceritakan kepada anak cucu. Bahwa kamu pernah begitu enerjik dan luar biasa ketika muda.

Sehingga kelak, anak serta cucumu yang akan melanjutkan perjalanan-perjalanan luar biasa. Menjadi manusia yang luar biasa. Sebab dunia ini terlalu luas untuk menjadi manusia yang biasa-biasa saja. Ada banyak hal indah di dunia ini yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Jadi, apa yang sudah kamu persiapkan agar tidak menyesal di usia 30 tahun?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Comments

0 comments

perjalanan dengan bus kota

Inilah 5 Hal Paling Berkesan dari Perjalanan dengan Bus Kota

tips menulis , jarang disampaikan

6 Tips Menulis yang Jarang Disampaikan Orang, Sudah Pernah Coba?