in

5 Tipe Orang dalam Belajar, yang Mana Gaya Belajarmu?

Kamu lebih mudah untuk belajar di siang hari atau ketika malam hari?

Tiap diri kita pasti pernah merasa sulit menerima pelajaran bukan? Ketika melihat teman sekolah begitu mudahnya menerima pelejaran, lantas kenapa sulit sekali bagi kita?

“Belajar tengah malem deh, dijamin efektif,” katanya. Begitu kata seseorang. Tapi justru rasa kantuk amat sangat yang menghampiri. Tidak, sangat tidak efektif. Kenapa sulit sekali menerimanya ketika malam hari? Tetapi begitu mudahnya bagi teman yang lain?

“Belajar sebelum subuh, otak masih dingin.” Baiklah kucoba, dan ternyata berhasil. Ujianku kala itu berjalan dengan lancar.

Sadarkah kalian jika itu artinya tipe belajar seseorang berbeda-beda. Ternyata, dengan mengetahui tipe belajar kita, itu juga sangat berpengaruh bagi prestasi akademik di sekolah maupun kuliah. Walau tentunya ini juga dipengaruhi oleh faktor lainnya.

Baca juga:

Mengenal Ophuijsen: Bahasa Melayu Sekolahan
E-Learning dan Teknologi Pendidikan untuk Indonesia di Masa Depan
6 Tips Supaya Tidak Salah Pilih Jurusan Kuliah, Buatmu Calon Mahasiswa

Sebelum mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sebaiknya kita mengenal tipe-tipe model belajar yang ada. Mudah-mudahan ini akan membantu kehidupanmu juga.

1. Si Pembelajar Siang

Bagi tipe pembelajar siang, biasanya akan lebih efektif ketika siang hari. Karena performa otak manusia memang berbeda-beda, bagi tipe ini, malam hari akan menjadi momok yang menyeramkan untuk belajar. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi, di antaranya lingkungan dan genetis. Genetis? Ya, faktor genetis memang sangat mempengaruhi. Ada beberapa orang yang sangat mudah mengantuk di malam hari, sehingga akan sulit menangkap pelajaran ketika malam hari. Untuk menyiasatinya, orang dengan tipe ini akan memaksimalkan belajar ketika siang hari.

2. Si Kalong

Si kalong ini akan lebih produktif ketika malam hari. Orang tipe ini biasa begadang entah untuk menngerjakan tugas, belajar, bahkan sekedar menghabiskan waktu yang pastinya tetap produktif. Bagi sebagian orang, menyadari bahwa ketika malam hari mereka akan lebih produktif dalam menyelesaikan urusan. Namun dengan begitu, bukan berarti siang mereka menjadi sangat tidak produktif, karena sejatinya sebagai manusia kita harus seimbang antara siang dan malam. Hanya saja, kadar produktifnya yang berbeda. Dalam beberapa artikel ilmiah ada yang menjelaskan, pada malam hari sebaiknya kita semakin produktif atau sebaiknya beristirahat. Namun dalam beberapa penelitian dijelaskan, bahwa prestasi siswa sekolah cenderung meningkat ketika malam hari rasa kantuk menghampiri mereka, mereka lantas tidur dan tidak begadang hanya untuk belajar.

3. Si Fleksibel

Bagi tipe ini, bukan masalah jika hari ini mereka tidak melakukan tidur siang dan memilih tidur lebih lambat dan sedikit di malam hari. Karena, baginya siang hari adalah waktu produktif untuk melakukan aktifitas di luar rumah, begitu pula ketika malam hari yang akan semakin produktif ketika menyelesaikan urusan di dalam rumah. Nah, tipe ini yang akan menjadikan hidup kita seimbang, karena dengan begitu, kita akan lebih produktif dalam menyelesaikan urusan kita setiap harinya.

4. Si SKS (Sistem Kebut Semalam)

Bagi orang dengan tipe ini, mungkin akan menguntungkan ketika dihadapkan dengan hal-hal mendesak, apalagi ujian mendadak. Tapi, rata-rata sebagian orang akan berpikir dua kali lebih cepat ketika dihadapkan oleh situasi yang tidak semestinya, tertekan dan segala sesuatu yang mendadak. Dan sebenarnya, tiap orang akan menjadi si SKS ketika dihadapi oleh situasi-situasi tadi. Namun, tak semua orang dapat menjadi si tipe SKS ini.

5. Si Continue

Untuk orang-orang dengan tipe ini, mereka akan belajar secara continue baik pagi, siang, sore hingga malam. Memahami pelajaran tak cukup hanya sekali, namun harus berulang-ulang secara continue. Dan biasanya orang dengan tipe ini akan cocok dan mudah menerima pelajaran di waktu manapun.

Terlepas dari tipe-tipe diatas, semuanya baik dan balik lagi ke pribadi seseorang itu sendiri. Dengan mengetahui tipe belajar masing-masing, pastinya kita akan menjadi semakin produktif dan efektif dalam mengatur waktu belajar kita.

Ditulis oleh Dinar Nur Asyifa Rahmawati

Aku adalah mahasiswi tingkat akhir farmasi yang sangat senang dengan dunia literasi. Menurutku ,menulis bisa menjadi obat penenang bagi hati:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

pendidikan , bangsa

Memajukan Pendidikan Bangsa, PR Kita Bersama

aplikasi gojek

Pahlawan di Jalan Raya untuk yang Suka Bepergian Sendiri