in

Tips Untuk Mengubah Insecure Menjadi Bersyukur

Halo manusia hebat, dirimu itu sungguh sangat luar biasa. Bukan tentang seberapa besar pencapaianmu. Tapi ini tentang sebuah rasa syukur yang terus menemani dirimu.

“Optimisme adalah iman yang menuntun Anda ke pencapaian.” – Helen Keller –

Siapa disini yang tidak punya permasalahan dalam hidup? Tentunya dalam hidup ini kita mempunyai permasalahan baik itu permasalahan internal maupun eksternal. Tapi jangan bersedih karena setiap permasalahan ada solusinya dan percaya setiap masalah yang kamu hadapi itu akan meningkatkan dirimu untuk menjadi manusia yang sejati. Cari solusinya dengan legowo ya.

Untuk kamu yang sedang berjuang menghadapi berbagai macam permasalahan. Dan hal ini membuat kamu merasa lelah, sedih, atau mungkin kecewa dengan diri kamu sendiri. Kebahagiaan seolah-olah suatu hal yang langka dan sulit untuk kamu dapatkan. Kamu mungkin bertanya-tanya, “Kenapa ya, aku sulit untuk bahagia?” dan merasa kalo hidup orang lain jauh lebih bahagia. Kamu merasa jadi tidak percaya diri dan membandingkan setiap yang kamu punya dengan orang lain. Baik itu dalam persoalan kecerdasan, kecantikan, bahkan kesuksesan.

Pada dasarnya manusia sudah terbiasa dengan definisi bahagia yang berarti bebas dari masalah. Manusia membutuhkan suatu eksistensi diri untuk dihargai. Karena persepsi ini manusia cenderung merasa hebat dan ingin di akui keberadaanya. Nah secara tidak sadar jika kamu sudah mempunyai pikiran seperti itu tanda bahwa kamu sudah mulai insecure nih. Jika kamu pernah mengalaminya, lalu apakah yang akan kamu lakukan untuk menghadapi rasa insecure tersebut, apakah merespon dengan hal-hal positif atau malah sebaliknya?

Jadi, sebenarnya apa itu Insecure

Insecure adalah istilah untuk menggambarkan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, hingga tidak percaya diri. Rasa tidak aman atau insecure sendiri bisa terjadi pada dirimu disaat kamu sedang merasa kekurangan, malu, bersalah, bahkan sampai rasa tidak mampu akan melakukan sesuatu. Akibat lain yang akan ditimbulkan dari rasa insecure tersebut adalah seseorang bisa menjadi tidak percaya diri dengan dirinya dan merasa tidak berharga.

Nah, sebenarnya apa aja tanda-tanda kalo kita mulai merasa insecure? 

Gemar Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

Sadar tidak sih ketika kamu membandingkan diri kamu dengan orang lain, itu akan membuat kamu merasa lelah saja. Perlu kamu ingat bahwa setiap orang memiliki waktunya masing-masing di dalam hidup untuk sukses, menikah, memiliki anak, dan lain sebagainya. Kamu dan mereka diluar sana pun mungkin memiliki proses berkembang yang berbeda-beda juga. Membandingkan sesuatu dengan orang lain dan menghambat dirimu untuk berkembang. Yuk, berhenti membandingkan diri dengan orang lain agar dapat mengubah insecure menjadi bersyukur.

Tidak Ingin Keluar Dari Zona Nyaman

Banyak orang yang tidak ingin keluar dari zona nyaman karena mungkin pernah mengalami masa buruk di masa lalunya. Berbagai macam ketakutan ini secara tidak langsung akan menghambat dirimu untuk bisa berkembang menjadi lebih baik.

Memandang Rendah Diri Sendiri

Hal ini wajar terjadi pada setiap manusia bisa disebabkan mungkin karena pengalaman masa lalu yang buruk sehingga menjadikan seseorang tidak merasa pede atau percaya diri. Jika kamu ada di fase seperti ini cobalah untuk belajar memahami diri sendiri sehingga kamu bisa untuk lebih menghargai diri kamu sendiri.

Tips Untuk Mengubah Insecure Menjadi Bersyukur
Sumber: Pixabay

Lalu gimana sih caranya agar kita tidak terjebak dengan rasa insecure ini dan dapat mengubah insecure menjadi bersyukur?

Fokus dalam Menjadi dan Mencintai Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri membuat kamu bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri kamu sehingga cepat atau lambat kamu akan paham akan karakteristik dirimu. Hal ini bertujuan agar memudahkan langkahmu kedepannya untuk bisa mengetahui dan mengembangkan apa yang sebenarnya menjadi passion kamu. Dan fokus dengan pencapaian diri kamu sendiri bukan dengan orang lain.

Jangan Bandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

Membanding-bandingkan diri dengan orang lain tidak selamanya berujung negatif sih, boleh kok membandingkan diri dengan orang lain terutama untuk berlomba-lomba dalam kebaikan ya. Tetapi umumnya banyak energi yang terbuang akibat melakukannya dan secara tidak langsung membanding-bandingkan diri dengan orang lain bersifat toxic terlebih membanding-bandingkan dirimu dengan seseorang di media sosial, hal itu akan menyebabkan banyak energi terbuang. Coba dari sekarang berusaha mulai fokus dengan proses dan tujuan hidup diri sendiri.

Ayo kelilingi dirimu dengan orang yang supportif

Lingkungan pertemanan dan cara bergaul mu salah satu faktor yang menentukan sifat dan karakteristik mu di dalam hidup. Berteman dan dikelilingi oleh orang-orang yang tidak suportif akan mendorong mu untuk semakin tidak percaya diri dan berujung menjadi insecure. Memiliki teman yang suportif akan memudahkanmu untuk bisa lebih berpikiran positif dan menjauhkan diri dari pikiran insecure.

Cara terakhir yang paling ampuh adalah dengan selalu “Bersyukur”

Dengan bersyukur, banyaknya beban pikiran yang kamu pikirkan akan perlahan berkurang dan hilang seiring dengan berjalannya waktu tapi yang perlu kamu ingat adalah bersyukur saja tidak cukup, kamu harus tambahkan dengan selalu berusaha dan berdoa sekuat tenaga. Selain itu, dengan bersyukur kamu akan lebih menghargai setiap pencapaian yang Allah berikan. Tidak semua kebahagiaan dapat dinilai dengan sebuah keberhasilan, jika kamu terus bersyukur dengan setiap proses hidup yang kamu alami, itu pasti akan membuat kamu lebih merasa bahagia dari apapun.

Setiap manusia memiliki masalah dan kecemasannya masing-masing tidak perlu kamu pungkiri bahkan hindari cukup kamu terima dengan lapang dada tanpa harus membanding-bandingkannya dengan orang lain. Jika kamu merasa insecure coba biarkan saja energi tersebut masuk terlebih dahulu, terima. Lalu coba selalu ingat berbagai macam kelebihan yang kamu punya, nikmat hidup sampai dengan saat ini, dan segala kemudahan yang telah kamu peroleh. Maka rasa insecure tersebut tak akan lama bersarang dalam pikiranmu. Tidak ada waktu terlambat untuk memperbaiki.

Yuk, sahabat ublik mulai harimu dengan pikiran positif dan hati yang damai juga praktikan tips diatas untuk mengubah insecure menjadi bersyukur.

Report

What do you think?

Participant

Written by Tri Utami

Story Maker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Seberapa Penting Menyalurkan Emosi Agar Lebih Bahagia?

Inilah Alasan Kenapa Kita Marah dan Cara Mengatasinya