in ,

Tips Berkarya Dengan Tulus (Belajar Dari Sosok Didi Kempot)

Karya itu apa, sih? Karya adalah sebuah hasil atas suatu pekerjaan. Karya memiliki banyak makna yang luas. Semua berhak mendefinisikan karya dengan istilah masing-masing. Karya dapat berupa sastra, seni musik, seni rupa, karya tulis ilmiah dan sebagainya. Walaupun begitu, sebagaimana karya bentuknya, baik atau buruk penilaian yang akan kita dapatkan semestinya kita tetap memiliki kunci yang bernama tulus.

Mengapa harus berkarya dengan tulus? Sahabat, pernahkah menerima perintah ibu untuk merapikan tempat tidur? Sama halnya dengan berkarya, merapikan tempat tidur memerlukan rasa ikhlas karena pekerjaan yang kita lakukan akan menjadi mudah.

Bercermin dari Didi Kempot yang mana beliau mendapat julukan The Godfather of Broken Heart, perjalanannya menjadi seorang maestro campursari tentulah sangat panjang. Dari nol hingga booming dengan karyanya yang menyentuh dan terpatri bagi para penikmatnya sudah pasti pernah pula merintangi kerikil hingga batu besar. Faktanya, nama Kempot merupakan kependekan dari Kelompok Pengamen Trotoar. Beliau bersama teman-temannya memulai karir menjadi seorang pengamen, mulai mencoba rekaman, tampil di luar negeri, hingga menciptakan lebih dari 700 lagu. Karya-karyanya pun kebanyakan berisi tentang patah hati, menunjukkan bahwa si penyanyi ingin menyampaikan atas perasaan tulusnya kepada kekasih meskipun tak berujung satu.

Pilihan editor;

Benarkah Hobi Bisa Menjadi Pekerjaan Kita? Pelajari Dulu Hal Ini
‘Terus Belajar’ adalah Kunci Kesuksesan Bayu MasterChef di Dunia Kuliner
6 Pesan dari Alm. Nukman Luthfie tentang Bermedia Sosial dengan Bijak

Didi Kempot di atas panggung (Sumber: @didikempot_official/Kobar Nendrodewo)

Tidak ada yang bisa menjanjikan karya kita akan terus melangit. Hanya saja yang perlu kita ingat adalah kita memiliki persiapan yang ibarat jatuh, kita sudah sedia trampolin. Bayangkan, apabila kita jatuh langsung mendarat di tanah seperti kasus bunuh diri yang beredar, pasti remuk bukan? Bagaimana sih maksudnya? Baik, berikut tips berkarya dengan tulus :

1. Niat

Segala sesuatu harus dimulai dengan niat. Niatnya harus baik, ya, Sahabat. Jangan lupa melibatkan Tuhan di dalamnya. Niat dapat dijadikan alat untuk mensugesti diri dalam mencapai tujuan atas usaha yang kita lakukan. Sehingga hasil yang didapat nantinya sesuai dengan apa yang kita niatkan.

2. Passion

Setiap orang memiliki passion sejak lahir, sangatlah sia-sia apabila tidak dikembangkan. Melakukan hal sesuai passion akan terasa menyenangkan bahkan tak kenal lelah. Meskipun demikian, banyak orang yang tidak mengetahui passion yang terpendam dalam dirinya. Tidak masalah, kok. Misalnya bekerja yang di luar bidangnya, asalkan mau belajar.

3. Memiliki paket khusus

Berkarya memang membutuhkan sebuah paket khusus yang di dalamnya terdapat kerja keras, tekun, tidak mengeluh, dan isian lainnya. Apakah dengan bermalas-malasan menghasilkan karya yang memuaskan? Tentu tidak. Oleh karena itu, niat tanpa kerja nyata sama dengan nihil.

4. Membuat agenda (planning)

Agenda bertujuan agar langkah kita terorganisir sehingga memudahkan pekerjaan. Selain itu, apabila terdapat keganjilan maka dengan mudah kita dapat meninjau ulang agenda tersebut. Kita dapat menambah, mengurangi, atau mengubah berdasarkan kebutuhan.

5. Rendah hati

Apa yang bisa kita tarik ketika melihat konser Didi Kempot baik secara langsung maupun tidak (melalui TV dan media sosial)? Lagunya yang ambyar dan semakin terasa ambyar ketika dinyanyikan oleh penyanyi aslinya, kah? Ya, salah satunya. Memang fans Didi Kempot tidak bisa dihitung dengan jari saking banyaknya. Namun apakah hal itu menjadikan beliau sombong? Tidak. Dari aura beliau saja, sudah mencerminkan pribadi yang rendah hati kepada semua orang. Bahkan berita viral lulusan cumlaud yang berprofesi sebagai driver ojek online beberapa waktu yang lalu, Leony (merupakan satu dari sekian banyak sobat ambyar) mendapat hadiah berupa video ucapan selamat ulang tahun dari Didi Kempot, yang ia posting di akun instagramnya.

6. Menerima kritikan

Pujian memang tidak selamanya baik, malahan bisa membuat kita jatuh. Sebaliknya, kritikan juga tidak selalu buruk, tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Dalam suatu video Didi Kempot mengatakan, “ojo gembeng, ojo nangisan. Semangat!” (Jangan cengeng, jangan suka menangis) Nah, kritikan pedas yang kadangkala menyulut emosi tanpa sadar memang untuk kebaikan kita. Bisa jadi kita sudah bersikap sok tinggi. Oleh karena itu, jangan mudah baperan. Masukan dari lingkungan hendaknya digunakan untuk memperbaiki karya kita.

7. Motivasi untuk lebih baik

Tidak jarang sebuah karya didedikasikan untuk orang-orang tercinta, termasuk fans. Pengibaratan trampolin di awal tadi bermakna bahwa yang jatuh dapat mengudara kembali. Dalam berkarya suatu persaingan tidak akan pernah terelakkan, hingga tindakan plagiarisme yang dilakukan oleh orang lain secara sengaja dapat merugikan kita. Berusaha mengungguli memang sifat manusia. Namun, menjadi diri sendiri sangat perlu. Mengapa? Supaya karya yang kita punya tidak kehilangan identitas. Misalnya lirik lagu Didi Kempot mengandung bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia, yang membuatnya disebut-sebut sebagai penjaga bahasa dan tradisi Jawa dalam budaya populer. Membangun relasi juga penting untuk saling mendukung satu sama lain, atau bahkan berkolaborasi dengan berkarya bersama.

8. Bersyukur

Panjatkan syukur kepada Tuhan karena tanpa bantuan-Nya kita tidak bisa menjadi apa-apa. Sampaikan terima kasih kepada orang yang turut membersamai selama berproses. Jangan lupa untuk berbagi. Didi Kempot melalui konser amal telah mengumpulkan donasi di tengah pandemi Covid-19 untuk masyarakat yang membutuhkan. Berbagi tidak harus materi, melainkan juga non materi misalnya pengalaman, motivasi, bahkan senyuman.

Sekian beberapa tips di atas, Sahabat. Mari menciptakan karya dengan tulus! Didi Kempot memang telah berpulang, namun jejak karyanya akan terus bermanfaat.

Report

What do you think?

Participant

Written by Yustika Ayu Lestari

Mahasiswi aktif FST Biologi

Years Of Membership

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

virus corona , ublik

Ciri-Ciri Terinfeksi dan Cara Deteksi Virus Corona

Efektifitas Daring dengan Adanya KKN UMP