in

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun

Di tengah masa pandemi seperti ini, banyak orang yang mulai merasa tidak termotivasi lagi. Entah itu motivasi bekerja, kuliah, atau bahkan hidup. Melihat banyaknya masalah yang muncul, merasa kesulitan dengan urusan pekerjaan, sulit mengerti materi dari dosen karena kuliah online yang kian padat, agaknya membuat banyak orang menjadi feeling unmotivated. 

Seringkali kita merasa lelah dan mudah menyerah, merasa segala yang dilakukan tidak bermanfaat, atau merasa lebih baik berhenti saja daripada stuck di situasi tertentu. Bisa jadi, itu merupakan ciri-ciri tidak memiliki motivasi dalam hidup.

Lalu apa yang harus dilakukan saat mulai tidak termotivasi?

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun
Apa motivasimu bekerja keras?

Menurut artikel yang penulis baca tentang 10 Reasons Why People Are Unmotivated ada 10 alasan mengapa seseorang bisa menjadi tidak termotivasi akan sesuatu. Beberapa di antaranya karena melihat sesuatu dari sisi negatif saja, kebanyakan dari kita melupakan manfaat dan reward ketika kita mencapai sesuatu, membuat tujuan yang tidak realistik, tidak adanya tujuan kecil, tidak memanfaatkan peluang yang ada, tidak adanya keinginan untuk bekerja lebih keras, selalu menyalahkan orang lain, tidak dapat menggunakan waktu dengan bijaksana, tidak percaya diri bahwa setiap orang mempunyai talenta, dan yang terakhir adalah terlalu bergantung kepada media sosial.

Apakah teman-teman menemukan satu atau bahkan lebih, dari alasan-alasan tersebut yang mungkin menjadi penyebab teman-teman jadi tidak termotivasi?

Berikut ini, saya akan berbagi tips dengan teman-teman tentang apa saja yang harus kita lakukan ketika merasa tidak termotivasi.

1.Gunakan waktu dengan bijaksana

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun

Time is money mungkin terdengar biasa saja. Namun pada kenyataannya waktu akan menjadi senjata menakutkan ketika kita tidak bisa menggunakannya. Ia akan menjadi boomerang yang dapat menyerangmu kapan saja. Apakah kamu siap?

Kebanyakan dari kita terlalu menganggap bahwa hidup ini masih lama kok santai aja padahal tidak ada jaminan bahwa kita masih hidup besok atau lusa. Gunakan waktu yang ada dengan cara mengasah kemampuan, meningkatkan skills, atau melakukan apapun yang bermanfaat. Kita hanya menjadi manusia yang merugi ketika tidak dapat mempergunakan waktu dengan bijaksana.

Baca juga: Semua Orang Berhak Meraih Prestasi dan Kesuksesan yang Hakiki

2.Hindari sesuatu yang membuat nyaman

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa salah satu alasan mengapa orang tidak memiliki motivasi adalah karena ia tidak mau bekerja lebih keras. Lalu apa hubungannya dengan kenyamanan? Mari ibaratkan saja ketika kita semua merasakan kesenangan yang tidak bermanfaat, lalu membuat kita terlena, sehingga kita merasa nyaman akan hal itu. Kita tidak mau mencoba hal lain yang belum tentu itu membuat kita senang.

Kenyamanan memang sangat menjebak. Ketika kita sudah merasa nyaman, maka rasanya sudah tidak ingin beralih ke sesuatu yang lain. Bukankah begitu? Sudah nyaman rebahan, ya sudah lah begini saja. Haduh, mengerikan sekali ketika kita memiliki pikiran demikian. Pada kenyataannya kenyamanan itu akan membunuh kita cepat ataupun lambat. Apabila sudah merasa nyaman, namun kita tahu bahwa yang kita lakukan salah, maka paksalah diri kita untuk berubah.

Lawanlah kenyamanan itu dengan melakukan sesuatu yang ‘sedikit’ sulit dari biasanya. Secara konsisten, kita akan terbiasa meninggalkan kenyamanan-kenyamanan yang menjebak tersebut. Semangat, ya! Jangan sampai karena terlanjur nyaman, kamu akan terjebak dan sulit untuk beranjak dari kebiasaan burukmu.

Baca juga: Inilah Makna Prestasi yang Sebenarnya, Lalu Bagaimana Meraihnya?

3.Lebih termotivasi saat bergaul dengan orang-orang dengan positive vibes

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun

Begitu banyak orang-orang yang sudah susah payah mengumpulkan motivasi lalu kehilangan begitu saja karena ‘salah gaul’. Perasaan tidak termotivasi bisa jadi karena circle pergaulanmu dipenuhi oleh orang-orang yang tidak memiliki motivasi. Mereka sudah terlanjur nyaman dengan dunianya dan tidak ingin berubah atau mencoba hal baru yang lebih baik.

Untuk itu, kita perlu banyak bergaul dengan mereka yang memiliki positive energy. Mereka akan selalu punya ribuan alasan untuk terus berubah dan bertumbuh. Jadi, tunggu apalagi? Mulailah mencari support system yang akan mendukung prosesmu ke depan nanti.

Baca juga: Kenangan Angkatan 2020: Suka Duka Lulus di Masa Pandemi

4.Coba kurangi penggunaan media sosial

Tips Agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Kondisi Apapun

Yang terakhir adalah kurangi penggunaan media sosial.Apakah ada hubungannya? Tentu ada. Dalam artikel yang saya baca diatas, bahwa banyak sekali siswa-siswa yang kehilangan kreativitas, berkurangnya skill menulis, dan sebagainya. Mereka yang cenderung bergantung pada sosial media tentu saja akan semakin sering melihat postingan orang lain yang mungkin saja lebih sukses dari mereka. Itu tentunya akan menimbulkan perasaan tidak termotivasi.

Dari situlah timbul bibit-bibit membandingkan hidup kita dengan oranglain. Jika kamu masih sangat bergantung dengan sosial media, cobalah mulai mengurangi. Waktu yang kamu gunakan untuk scroll timeline, atau ngelike postingan orang akan jauh lebih bermanfaat ketika digunakan untuk meningkatkan kualitas diri, mengikuti kegiatan yang bermanfaat yang membuatmu memiliki motivasi.

Dari empat tips di atas mungkin Sahabat Ublik memiliki tips yang lebih ampuh? Jangan lupa berbagi tips, ya! Stay positive, yuk! Semoga kita selalu memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat, ya.

 

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mengapa Memaafkan Itu Penting? Temukan Alasannya di Sini!

Pentingnya Berpikir Positif untuk Maksimalkan Potensi Dirimu