in

Skill yang Harus Dimiliki Seorang Content Writer

Tidak asal nulis, content writer harus bisa apa saja?

Tentang pekerjaan content writer, apa saja skill yang dibutuhkan?

Sahabat Ublik, apakah kamu menyadarinya bahwa pergeseran media pun berimbas pada bentuk promosi produk yang ikut mengalami perubahan. Apabila dulu promo produk kebanyakan mengandalkan iklan di media cetak, televisi, atau iklan di radio, kini iklan-iklan beralih ‘kemasan’. Sebagai contoh, peluncuran produk yang kini dimaksimalkan oleh peran para buzzer, banyak juga yang menggunakan jasa blogger dengan cara ‘nitip link’ dalam project content placement demi menggaet kepercayaan dari masyarakat luas.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat orang begitu mudah mengakses smartphone. Hal ini berbanding lurus dengan menjamurnya situs online yang membuat banyak bidang pekerjaan baru mulai bermunculan. Sebut saja sebagai influencer, YouTuber, blogger, buzzer, content creator, copywriter, content writer hingga orang yang berjualan pun banyak yang beralih menggunakan media online.

Bila ditelisik lebih dalam, salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki pelakunya adalah kemampuan menulis yang baik. Jika dahulu pekerjaan menulis kerap dipandang sebelah mata, kini seolah roda telah berputar.

Jika dilakukan dengan telaten, pekerjaan sebagai penulis konten dapat menghasilkan pundi-pundi yang tak sedikit lho. Beberapa dari mereka bahkan bisa membayar kuliah menggunakan honor menulis tersebut. Hmm, lumayan banget kan?

Sebagai contoh, apabila seorang pengusaha online ingin omset usahanya naik, maka ia harus bisa menggunakan kalimat persuasif yang menjual. Karena tidak semua orang memiliki kemampuan atau waktu untuk menulis, maka di sinilah jasa seorang copywriter dibutuhkan. Selain copywriter, bidang pekerjaan yang terkait digital marketing juga butuh yang namanya content writer. Apa bedanya? Akan kita bahas di artikel yang lain.

Baca juga;

Mengintip Pekerjaan Copywriter, Sosok Kreatif di Balik Iklan Produk Laris
5 Tips Melejit Berkarir di Bidang Sales and Marketing
Ketika Pekerjaan Tak Butuh Ijazah, Haruskah Kita Kuliah?

Masih tentang peluang menulis, ternyata ada banyak peluang baru di bidang tersebut. Tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi membuat pekerjaan sebagai penulis konten (content writer) masih terbuka lebar. Ya, karena smartphone sudah menjadi alat komunikasi yang paling dibutuhkan.

Selain peluangnya lebar, inilah beberapa alasan mengapa banyak orang akhirnya memilih menjadi content writer, baik sebagai pekerjaan sampingan maupun sebagai sumber pendapatan utama :

Tidak selalu membutuhkan bakat

Menulis adalah pekerjaan yang tidak selalu membutuhkan bakat. Jika kamu ingin menjadi penulis yang sukses hal yang perlu dilakukan hanyalah menulis, menulis, dan menulis serta jangan lupa banyak membaca untuk memperkaya referensi.

Bisa dikerjakan di mana saja

Menjadi penulis konten bisa dikerjakan di mana saja, asal ada fasilitas pendukung seperti internet dan laptop. Selebihnya kamu hanya memerlukan semangat dan stok ide yang cemerlang. Menjadi seorang content writer bahkan bisa dikerjakan secara remote lho. Artinya kamu tak perlu ngantor setiap hari. Menulis konten juga bisa dilakukan di sela kegiatan, bahkan dilakukan di antara kegiatan lain, seperti menunggu antrian.

Begitu banyak alasan mengapa menjadi seorang content writer banyak dipilih. Simak yuk beberapa ketrampilan yang harus dimiliki oleh seorang content writer.

1. Harus cekatan menangkap peluang dan update info yang lagi viral

Untuk menghindari lupa pada ide yang sering datang tak disangka-sangka, kamu bisa lho menyelipkan buku catatan di saku. Gunanya, untuk mencatat ide secara garis besar agar tak menguap begitu saja. Selanjutnya, kamu bisa buat detailnya nanti ketika senggang.

2. Kreatif, berfikir kritis, dan out of the box

Hal ini diperlukan terutama jika kamu ingin mengemas sesuatu yang viral melalui sudut pandang lain. Jika kamu memiliki sifat kritis, kreatif, dan berfikir di luar yang biasa orang lain pikirkan, kamu bisa menggali satu buah tema lebih dalam.

3. Kamu nggak boleh gaptek

Karena pekerjaanmu ditemani teknologi, jadi kamu harus piawai menggunakannya. Selain memiliki kemampuan mengetik dasar, kamu juga harus bisa menggunakan aplikasi penunjang, sebagai contoh adalah Google Keyword Planner dan beberapa aplikasi cek plagiasi.

4. Memiliki kemampuan self editing

Sebagai penulis konten, tentu wajib untuk memiliki kemampuan menulis yang bagus dan enak dibaca. Untuk mengasahnya, bisa didapatkan dengan rutin menulis, banyak membaca, serta mengikuti kelas menulis untuk meningkatkan kemampuan. Selain memiliki kemampuan menulis yang enak dibaca, sebagai penulis konten kamu harus bisa melakukan self editing alias swasunting terhadap artikel yang kamu tulis.

content writer , skill pendukung
Selain menulis, ada juga skill pendukung seorang content writer

5. Memiliki skill pendukung adalah nilai plus

Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, adalah nilai plus jika kamu memiliki kemampuan bahasa asing, bisa mengedit foto, video, atau kemampuan yang bersifat visual lainnya sebagai pendukung isi artikelmu.

Nah, sudah siap menjadi penulis konten yang sukses?

Ditulis oleh Amrih Priutami

Tukang momong yang hobi menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

andreas , wisuda

Andreas Rony: Anak Petani dari Klaten yang Lolos 5 Beasiswa S2 Luar Negeri

syukur , bapak

[Ruang Fiksi] Tentang Syukur dan Malaikat Bermandikan Peluh Itu