in

Setelah COVID-19 Berakhir, Bisakah Kamu Tetap Work From Home?

COVID-19 berakhir dan tetap work from home, siapa takut?

Sebelum Coronavirus Disease (COVID-19) menyebar luas di Indonesia, saya pernah mendengar orang-orang terdekat berkelakar tentang berapa banyak jumlah tanggal merah di kalender 2020.

Pada jenis pekerjaan tertentu, tanggal merah yang ada di kalender bisa diartikan sebagai penanda bahwa si pekerja bisa ‘libur’. Semburat merah dari wajah orang-orang terdekat saya menggambarkan kekecewaan. Sudah barang tentu sebab musababnya, yakni tidak ada tanggal merah sama sekali di bulan Februari, kecuali hari Minggu.

Apa yang terjadi saat ini seolah menjadi jawaban dari candaan mereka beberapa bulan yang lalu. Kejadian Luar Biasa (KLB) menimpa kita semua secara tak terduga. Rupanya tidak perlu menunggu kalender merah merona untuk alasan ingin ‘di rumah aja’ dalam waktu yang lama.

Karena penyebaran COVID-19 kian meluas, World Health Organization (WHO) menerapkan kebijakan physical distancing atau jarak fisik masing-masing individu. Kebijakan ini diyakini ampuh untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Presiden Joko Widodo juga mengimbau seluruh masyarakatnya untuk bekerja dari rumah atau biasa dikenal dengan Work from Home (WFH). Di jejaring media sosial, ajakan untuk menjaga jarak dan tidak bepergian keluar rumah juga diramaikan dengan tagar #dirumahaja.

Pilihan Editor;

Jangan Bermain Ponsel Saat Sedang Bekerja, Ini Alasannya
Pekerjaan Paruh Waktu yang Cocok untuk Mahasiswa Bahasa Inggris
Tips Sukses Menjadi Seorang Entrepreneur

Seiring berjalannya waktu, satu per satu pekerja yang menerapkan sistem kerja WFH mulai gelimpungan, bosan katanya. Memang, yang namanya karantina itu membosankan. Kegiatannya juga ‘itu-itu aja’.

Namun ada pula yang menganggap bahwa WFH itu menyenangkan. Salah seorang teman saya menyatakan bahwa bekerja dari rumah itu meyenangkan. Bisa menggunakan pakaian secara bebas, irit bensin karena tak perlu menggunakan kendaraan menuju ke tempat kerja hingga irit parfum dan irit-irit lainnya.

Maklum saja, namanya juga perempuan, hemat tetap menjadi elemen terpenting dari yang paling penting. Lalu, apakah benar demikian sahabat Ublik?

Kalau benar begitu, bukan tidak mungkin jika di masa yang akan datang WFH menjadi tren bekerja yang digandrungi banyak orang. Lalu, apa saja sih faktor penunjang yang perlu dipersiapkan untuk WFH?

Koneksi Internet

Di zaman yang serba canggih ini, koneksi internet sudah barang tentu menjadi elemen penting lancar tidaknya pekerjaan seseorang. Koneksi internet adalah faktor penunjang yang utama dalam penerapan sistem kerja WFH. Berikut ini adalah beberapa pilihan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah dan tentunya membutuhkan koneksi internet yang stabil.

Virtual photoshoot, sesi pemotretan jarak jauh yang saat ini sedang viral di media sosial adalah salah satu contoh pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah saja, baik fotografer maupun modelnya. Dalam hal ini, keduanya tidak saling bertemu secara langsung seperti pemotretan pada umumnya. Pemotretan dilakukan dengan cara video call. Foto yang dihasilkan merupakan refleksi dari layar video call.

Sudah barang tentu, kualitas foto yang baik dipengaruhi oleh jaringan yang stabil. Koneksi internet merupakan faktor penunjang bagus tidaknya kualitas gambar yang dihasilkan. Semakin bagus jaringan, semakin menarik foto yang dihasilkan. Begitu pun sebaliknya.

Tak lain dengan virtual photoshoot, salah satu pekerjaan yang membutuhkan koneksi internet yang stabil adalah web developer. Biasa bekerja untuk perusahaan dalam pengembangan perangkat lunak, seorang web developer tentunya membutuhkan koneksi internet yang stabil. Selain itu, seorang pengembang web juga membutuhkan jaringan yang bagus karena pekerjaannya berkaitan langsung dengan teknologi informasi dan konsultasi komputer.

Begitu pun dengan data entry, salah satu pilihan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah dan tentunya membutuhkan koneksi internet yang baik. Mengorganisasikan data, memeriksa akurasi dokumen, menyalin serangkaian data dan memindai dokumen adalah beberapa tugas yang dilakukan di bidang entri data. Tugas lain yang berkaitan langsung dengan internet di antaranya memasukkan data pada website, blog atau toko online.

Ada pula content writer dan pengajar, meskipun intensitas penggunaan internet tak sebanyak virtual photoshoot, web developer, dan data entry namun seorang content writer juga membutuhkan jaringan internet yang baik. Sedangkan bagi pengajar, koneksi internet yang stabil biasa digunakan untuk membagikan tugas online. Jika diperlukan, seorang pengajar akan melakukan video conference untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.

Kurangi penyebaran COVID-19, kerja dari rumah

Ruang Kerja yang Nyaman

Terlepas dari upaya mencegah penyebaran COVID-19, sejumlah pekerja berpendapat bahwa face-to-face meetings are better than virtual meetings. Namun tidak bisa dimungkiri bahwa banyak juga pekerja yang justru menjadikan WFH sebagai pilihan kerja yang menyenangkan.

Agar kenyamanan tetap terjaga, pastikan kamu memiliki ruang kerja yang nyaman. Ruang di mana kamu tidak terganggu oleh aktivitas orang rumah. Pemilihan ruang kerja yang nyaman bukan berarti ruang kerja yang bisa membuat anda bersantai diri. Alih-alih meningkatkan produktivitas kerja, malah ketiduran saking tenteramnya.

Sirkulasi udara adalah salah satu elemen penting yang harus dipertimbangkan dalam menentukan ruang kerja. Ada baiknya memilih ruang kerja yang berada di dekat jendela. Selain lebih sejuk, ruang kerja juga mendapatkan pencahayaan yang cukup.

Agar lebih bersemangat, biasanya seorang pekerja akan menambahkan elemen dekoratif seperti tanaman atau foto keluarga. Hal ini diterapkan agar pekerja menjadi lebih bersemangat dalam menyelesaikan pekerjaannya. Namun, hindari terlalu banyak meletakkan elemen dekoratif agar ruang kerja tidak terkesan berantakan.

Perlengkapan Kerja yang Memadai

Setiap pekerjaan tentunya memiliki starter pack yang berbeda-beda. Perlengkapan kerja yang diperlukan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika kamu bekerja pada sebuah perusahaan, ajukan perlengkapan kerja yang memadai. Misalnya kursi, meja, laptop, earphone dan monitor.

Meskipun bekerja di rumah saja, pakaian rapi dan formal merupakan elemen penting yang wajib kamu gunakan. Pada jenis pekerjaan tertentu, cara berpakaian tentunya dapat menunjang penampilan kamu saat melakukan video conference.

Walaupun hanya duduk dan bekerja santai di rumah, kamu juga harus memerhatikan pentingnya menyediakan air mineral di ruang kerja. Sediakan satu botol air mineral atau infused water agar kamu tetap terhidrasi karena tubuh membutuhkan asupan air yang cukup.

Selain air mineral dan infused water, kopi adalah minuman yang bisa menjaga konsentrasimu dalam bekerja. Kopi sudah menjadi sahabat setia bagi mereka yang terbiasa bekerja lembur. Pasalnya, kopi mengandung kafein yang bermanfaat untuk mengurangi rasa kantuk saat bekerja.

Itulah beberapa starter pack yang wajib kamu miliki ketika bekerja dari rumah. Jika starter pack di atas sudah terpenuhi, itu artinya kalian sudah siap untuk menghadapi WFH sebagai tren di masa depan ketika COVID-19 berakhir.

Sahabat Ublik, apapun pekerjaannya, menyediakan segala macam kebutuhan yang diperlukan saat bekerja adalah faktor penting yang harus diutamakan. Mau bekerja dari kantor atau pun rumah, usahakan kamu melakukannya dengan sama profesionalnya karena kesuksesan bisa diraih dengan kerja keras dan ketekunan.

Success is no accident, it is hard work, perseverance learning, sacrifice and most of all love what you do – Pele

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

8 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Kuliah Lintas Jurusan

Kenangan Angkatan 2020: Suka Duka Lulus di Masa Pandemi