in

Sebelum KKN, Sebaiknya Kamu Persiapkan 7 Hal Ini

Agar KKN nggak cuma main-main, catet nih sebelum berangkat!

Sebelum menjalankan program KKN, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan

Sebelum KKN alias Kuliah Kerja Nyata, apa yang perlu dipersiapkan?

“Persiapan kelompok dan diri sendiri ternyata banyak banget!” Awalnya, bisa jadi itu sebuah keluhan, namun dalam hati kecil masing-masing tersimpan semangat yang luar biasa untuk segera berangkat KKN. Nah, sebelum kamu berangkat, yuk persiapkan hal ini dulu.

1.Luruskan Niat

Coba lihat sejenak ke belakang dan tanyakan pada hati kecilmu. Apa niatmu untuk melakukan KKN ini? Barangkali kamu akan menjawab: ada yang hanya ingin menyelesaikan tugas, ada yang hanya ingin bermain-main, ada yang ingin belajar mengabdi, bahkan ada yang ingin mengikuti alur saja tanpa tujuan yang jelas, atau malah ada yang masih ‘perang batin’ dan bertanya dalam hati: “sebenarnya aku mau ngapain di sana?”.

Baiklah, mungkin ada yang masih galau, jadi bolehlah bertanya pada hatimu agar lebih jujur pada diri sendiri. Meskipun setiap orang memiliki tujuan yang berbeda, namun kamu dan teman-teman sudah memiliki proposal yang ditulis secara jujur, bahwa kamu akan melaksanakan tugas Tri Dharma perguruan tinggi. Hmmm…berat ya?

Mungkin akan sedikit berat, namun perlu diingat pertanyaan ini dalam dirimu: “Apa yang bisa aku berikan untuk kampus dan bagaimana aku melakukan semuanya itu dengan bahagia?”. Barangkali pertanyaan itu sudah cukup untuk kamu menemukan alasan yang pasti. Semoga awal niat yang lurus akan menjadi KKN yang menyenangkan.

berangkat , KKN
Sebelum menjalankan program KKN, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan

2.Siapkan Mental

Program KKN biasanya dilakukan secara kelompok. Setiap kelompok tentunya memiliki beberapa anggota yang bertujuan untuk menyukseskan KKN. Nah, karena kamu hidup dalam kelompok maka kamu perlu memiliki rasa saling memahami. Kenapa? Karena saat KKN, kamu akan menemukan sifat asli dirimu dan teman-temanmu. Ada yang sangat tinggi jiwa kepemimpinannya, ada yang selalu mengalah, dan ada yang kurang peka. Bermacam-macam karakter itu, akan membuatmu lebih dewasa untuk menyikapinya.

Barangkali dengan adanya sikap mereka yang seperti itu contohnya, KKN akan menjadi lebih berwarna. Semuanya tidak ada yang tidak baik, hanya kita memiliki sudut pandang yang berbeda saja. Selain interaksimu dengan teman seperjuangan KKN, kamu juga perlu untuk mempersiapkan mentalmu saat berdiskusi dengan orang-orang desa yang akan kamu kunjungi, minimal saat mengenalkan program. Siap-siap juga kamu akan di-bully saat teman-temanmu sudah dekat denganmu.

Baca juga;

Jangan Takut KKN di Desa, Buktikan Apa yang Kamu Dapat Setelahnya
Inilah SABS (Sekolah Alam Bengawan Solo), Sekolah yang Memberi Suasana Liburan Setiap Hari
5 Alasan Kenapa Mondok Itu Ngangenin, Nomor 4 Paling Seru

3.Buat Rencana dan Deadline

KKN merupakan tugas kelompok yang harus diselesaikan bersama-sama. Penentu kesuksesan suatu program yang dibawa adalah nama kelompok dan instansi yang menaungimu. Jadi, buat persiapan yang matang.

Langkah awal bisa dimulai dari konsep yang akan kamu buat saat KKN, contohnya menetapkan penanggung jawab dari hal terkecil sampai hal yang berkaitan dengan desa yang bersangkutan. Misalnya ada yang akan menjadi penanggung jawab konsumsi, penanggung jawab lomba, sampai yang akan berkoordinasi dengan desa terkait program yang kamu bawa.

Salah satu yang perlu disiapkan saat membuat rencana adalah menyediakan rencana biasa dan rencana dengan kemungkinan terburuk sehingga kamu akan lebih mudah untuk menyesuaikan kondisi di lapangan. Selain membuat rencana tersebut, satu lagi yang perlu menjadi perhatian yaitu membuat deadline. Dengan membuat deadline dan mematuhinya, itu bisa membuat pekerjaanmu selanjutnya lebih mudah.

4.Pelajari Program yang Akan Diaplikasikan

Yakin program KKNmu diterima? Nah, mulailah dari pertanyaan itu, sebelum program yang kamu bawa dianggap sebagai ‘program biasa’ yang ujung-ujungnya diterima tapi setengah hati! Kan nyesek ya... Alangkah baiknya dipersiapkan dulu sebelum KKN. Langkah awalnya cobalah membuka sedikit diskusi dengan pemerintah desa setempat.

Setelah kamu mendapatkan kritik dan saran yang membangun, silakan diolah terlebih dahulu agar menjadi program yang lebih baik. Kalau setelah programmu disetujui dan diterima, selanjutnya lebih baik jika kamu juga mempelajari seluk beluk program yang akan kamu bawa. Minimal mampu menjawab 5W+1H untuk masyarakat desa tersebut.

Lebih baik lagi kalau di dalamnya kamu beri penjelasan tentang pengetahuan yang kamu dapatkan dari kampusmu. Usahakan jelaskan secara rinci keunggulan produk, cara administrasi untuk membuatnya menjadi produk unggulan desa, dan bagaimanakah mendapatkan surat-surat yang mendukung untuk produk yang kamu bawa, agar bisa diproduksi untuk desa. Setidaknya jika kamu memberi bekal itu, programmu akan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

5.Bawa Barang yang Perlu

Namanya juga KKN, tentu perlu pindah kan ya? Hehe…berpindah tinggal sementara waktu ke lain tempat dengan sebuah tujuan, tentu akan baik. Agar semuanya yang dibawa membawa manfaat dan tidak hanya akan dibawa saja, maka perlu pintar-pintar memilah dan memilih apa saja yang perlu atau tidak.

Selain pintar untuk memilih, coba deh ditinggalkan kata-kata “aku kayaknya perlu ini”. Nah, jadi bawalah barang-barang yang diperlukan secukupnya saja. Yang wajib dibawa, misalnya; peralatan mandi, make up, dan baju secukupnya. Poin selanjutnya, sebaiknya sebelum sampai di tempat KKN ,tanya dulu tentang rumah yang akan ditempati. Jika barang-barangnya boleh digunakan, sebaiknya kurangi barang yang akan dibawa.

6.Kenali Lokasi dan Pahami Kondisi Masyarakat

Selesai dengan persiapan diri dan kelompok, selanjutnya adalah mengetahui lokasi KKN. Nah, lokasi yang sudah didapat tentu akan memudahkan kamu untuk mempersiapkan barang bawaan. Misalnya lokasimu jauh dari jalan raya, maka kamu bisa membawa sepeda motor untuk memudahkan mobilisasi. Kalau KKNmu di desa terpencil, maka usahakan membawa peralatan seperti senter, jaket, sepatu untuk antisipasi saat jalan di sekitar desa.

Selain itu, sebelum mulai, carilah informasi tentang tingkat keamanan desa yang akan ditempati, tentang akses ke beberapa tempat yang nantinya akan kamu butuhkan, seperti pasar, swalayan, dll. Selain itu, PR sebelum terjun ke lapangan langsung yaitu memahami kondisi masyarakat. Bukan berarti sepenuhnya kamu terjun menjadi seperti warga yang ada di desa tersebut. Setidaknya, di saat itulah, kamu bisa memahami banyak sekali kondisi masyarakat yang heterogen.

Sebagai seorang pembelajar yang terus berjuang untuk menerapkan ilmu dalam masyarakat, sebaiknya kamu memiliki beberapa pertanyaan yang akan kamu isi sendiri saat survey kondisi masyarakat yang akan kamu tempati, agar saat KKN berlangsung kamu tidak kebingungan dalam menerapkan program. Bukankah program yang baik adalah program yang matang secara konsep?. Mungkin ini bisa dijadikan pertanyaan: Bagaimanakah kondisi masyarakat setempat? Untuk mayoritas petani, kamu bisa membuat produk inovasi hasil pertanian atau alat untuk memudahkan petani dalam mengolah lahan.

desa , KKN
Salah satu program KKN yang bisa dilakukan: membuat inovasi hasil pertanian

Di lain sisi, sebagai salah satu individu tentu kamu bisa mengklasifikasikan sifat apa yang disukai oleh penduduk setempat, sehingga kamu lebih pandai untuk menjaga sikap agar KKN berlangsung dengan baik dan nama instansi yang kamu bawa pun menjadi baik.

7.Jalin Silaturahmi Walau Sudah Selesai

Bukankah kesan awal yang didapat menentukan nantinya akan diterima dengan baik ataupun tidak? Nah, sebelum atau setelah KKN lebih baik menjaga silaturahmi dengan masyarakat desa tersebut. Minimal pemerintah desa yang akan kamu kunjungi. Kenapa? karena dengan mengenal mereka kamu bisa lebih mudah untuk berkomunikasi dan diskusi ke depannya tentang programmu ataupun yang lainnya.

Selain menjalin komunikasi dengan mudah kamu juga bisa nantinya lebih banyak belajar melalui silatuturahmi yang sedang kamu jaga ini. Misalnya, kamu bisa mendengar keluh kesah desa tersebut, bisa mengerti adat istiadat dan kamu juga bisa untuk merekomendasikan adik-adik tingkatmu untuk membuat program di desa tersebut. Jadi, tetaplah jalin silaturahmi walau program sudah selesai, dan niat itu bisa kamu tanamkan dalam diri sejak sebelum berangkat KKN.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

resign , pekerjaan

Ketika Resign Harus Menjadi Pilihan, Setelah Itu Apa?

tips , memilih investasi

Cerdas Memilih Investasi, Jangan Sampai Bikin Gigit Jari!