Tidak ada keraguan bahwa industri media massa telah berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir. Bila dulu generasi 90-an biasa duduk manis di depan TV mulai jam 6 pagi di hari Minggu demi menonton film kartun favorit di akhir pekan, kini tidak sama lagi. Anak muda terlihat lebih asyik menonton channel YouTube di gadgetnya masing-masing, dan itu bisa dilakukan sewaktu-waktu, kapanpn mereka ada waktu luang.

Mengapa YouTube terlihat lebih menarik dibanding TV? Tentu saja karena kita bebas mencari channel sendiri sesuai kebutuhan. Bahkan setiap orang yang punya akses ke internet kini bisa membuat channel sendiri di YouTube. Terkait apa kontennya, tentu bisa disesuaikan dengan passion dan kreativitas masing-masing. Mulai dari konten hiburan, berbagai tips dan tutorial, tayangan di channel TV, sampai media belajar semua ada di YouTube. Memang benar, YouTube sebagai tempat berbagi video itu wajar kalau isinya relatif lebih banyak konten yang sifatnya hiburan (entertainment), karena memang itulah yang terbukti banyak pemirsanya.

Pilihan Editor;

Tapi bagaimana kalau telalu banyak konten hiburan tapi sangat minim edukasi? Kabar baiknya, kini channel YouTube yang isinya konten edukatif dan berfaedah semakin banyak jumlahnya. Pemirsanya pun terus bertambah, bisa dilihat dari jumlah subscriber-nya. Apa saja channel YouTube edukatif itu?

1.Kok Bisa

Inilah channel edukatif pertama yang bisa menjawab berbagai pertanyaan di benakmu. Mungkin kamu pernah terbesit pertanyaan sepele tapi penting tentang hidup sehari-hari misalnya; ‘benarkah golongan darah menentukan sifat kita?’, ‘mengapa Indonesia tidak masuk piala dunia?’, ‘mengapa kita merasa rindu?’, atau bahkan ‘benarkah hantu itu ada?’ Channel Kok Bisa yang berbasis video infografis melalui animasi graphic motion ini bisa menjawab pertanyaan sepele tapi penting dan menjelaskan konsep sains yang rumit dengan lebih mudah dipahami.

Secara umum, kontennya berisi tentang Indonesia dan budayanya, psikologi dan tubuh mansia, alam semesta, ilmu bumi, sosial politik, dan intermezzo. ‘Kok Bisa’ dibuat dan dikembangkan oleh Gerald Sebastian, Alvin Disatputra, dan Ketut Yoga Yudistira. Sebelum membagikan konten, mereka biasa memulai dengan mencari beragam pertanyaan, khususnya yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.  Setelah melalui tahapan riset dan pematangan konsep, video infografis pun diunggah. Uniknya, kebanyakan video mereka memiliki ciri khas, yaitu dihubungkan dengan bakso. Penasaran? Ini dia salah satu video yang bisa kamu tonton.

2.Hujan Tanda Tanya

Terbentuk pada bulan Januari 2016, channel ini berisi tentang pemikiran seputar sains, teknologi, dan masyarakat yang dikemas secara ringan. Hampir mirip dengan Kok Bisa, kreator Hutata juga membahas pertanyaan-pertanyaan random dengan penyampaian yang menarik. Channel ini dikelola oleh sekelompok pemuda diaspora yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia kepada sains dan teknologi.

Orang-orang kreatif di balik channel ini adalah Syarif Rousyan Fikri, Mohammad Ikhsan, dan Firman Azhari, Menurut mereka, setiap pertanyaan yang terjawab akan menghasilkan pertanyaan baru, sehingga pikiran manusia selalu berada dalam Hujan Tanda Tanya. Melalui konten-kontennya, Hujan Tanda Tanya berharap dapat memberikan ajakan positif pada anak-anak muda agar tidak ragu untuk menekuni dunia sains dan penelitian dan memunculkan rasa ingin tahu yang lebih lagi

3.Arsypedia

Arsypedia adalah channel edukatif yang bertujuan untuk mendukung Indonesia agar semakin cerdas dan tidak mudah percaya hoax. Seiring dengan makin pesatnya perkembangan teknologi yang tidak bisa difilter, kreator Arsypedia menyajikan konten interaktif yang bisa menjadi pencerahan bagi pemirsa sekalian. Channel Youtube edukasi produksi Artnat Studio ini memadukan antara unsur pendidikan, hiburan, humor, dan animasi secara bersamaan. Hampir serupa dengan Kok Bisa dan Hujan Tanda Tanya, Arsypedia membagikan konten edukasi yang dikemas secara menarik berbentuk animasi dua dimensi. Jika di channel Kok Bisa ada bakso, maka Arsypedia pun memiliki keunikan dengan karakter Arsy dan salam tahu bulat-nya.

4.Gitasav

Yang ini berbeda dengan yang ditampilkan pada no 1 – 3 yang notabene isinya adalah ilmu pengetahuan umum. Gita Savitri Devi, salah satu influencer muslimah Indonesia ini awalnya dikenal karena sering berbagi inspirasi seputar kuliah di Jerman. Setelah itu, channel Gita terkenal dengan segmen “beropini”-nya yang berisi tentang opini Gita tentang isu-isu terbaru, entah itu di Indonesia maupun di dunia.

Gita yang berkuliah di Jerman mengambil jurusan Kimia itu menilai konten YouTube Indonesia banyak yang berkualitas, namun sayang kontennya masih hanya berkisar tentang jalan-jalan di luar negeri, challenge yang sedang populer, unboxing produk, dan hal-hal yang sebenarnya tidak penting-penting amat untuk penontonnya. Bahkan, tidak dipungkiri, banyak juga YouTuber yang terkenal karena menyajikan konten-konten negatif. Chanel Gitasav bisa menambah wawasan dan pandangan baru tentang berbagai hal dengan critical thinking yang otomatis membuat penontonnya jadi mendapat insight menarik dan mengikuti video-video terbarunya.

5.Sacha Stevenson

Bule asal Kanada yang telah lama tinggal di Indonesia ini awalnya dikenal karena videonya yang viral ‘How to act Indonesian’. Isinya secara umum adalah sindiran untuk sikap-sikap masyarakat Indonesia, dan itu dibawakannya dengan kocak. Beberapa tahun kemudian Sacha konsisten mengunggah video opini-opini berbagai tema mulai dari seputar hal-hal sehari-hari, attitude orang Indonesia yang dikenalnya, seputar agama, pemimpin, dan masih banyak lagi.

Belakangan channel Sacha Stevenson, ada yang menarik. Apa ya kira-kita pendapat bule yang menikah dengan orang Indonesia ini tentang Bahasa Inggris para pesohor Indonesia, mulai dari artis, pembawa acara, sampai presiden RI? Sacha sering mengunggah video yang mengulas tentang Bahasa Inggris orang-orang terkenal di Indonesia di seri ‘Seleb English’. Nah, di seri ‘Seleb English’ ini kita bisa belajar bahasa Inggris dengan lebih menyenangkan.

6.SuccessBefore30

Channel YouTube ini merupakan sebuah media yang mengulas berbagai topik tentang Kehidupan, Bisnis, Blogging, Social Media, Teknologi, Entrepreneurship, Inspirasi, Motivasi, dan beberapa topik menarik lainnya. Selain disampaikan dalam bentuk vlog di YouTube, SuccessBefore30 juga bisa diakses dalam bentuk blog SuccessBefore30.com blog yang juga mengulas topik-topik seperti di atas. Konten-konten pengembangan diri yang inspiratif di channel ini disampaikan oleh Chandra Putra Negara, mentor bisnis dan motivator asal Surabaya.

7.Sekolah Koding

Perkembangan dunia teknologi informasi (TI) di dunia semakin pesat. Bahasa-bahasa pemrograman, framework, dan konsep-konsep baru bermunculan setiap hari tanpa bisa dibendung. Hal itu tentu bisa menjadi tantangan tersendiri bagi kita, khususnya yang belajar atau bekerja di bidang TI agar tidak ketinggalan perkembangan-perkembangan terbaru. Kabar baiknya, ada begitu banyak cara untuk bisa tetap belajar dan mengikuti teknologi-teknologi terkini, salah satunya adalah melalui video tutorial di Youtube. Channel Sekolah Koding ini akan membantu kamu yang punya passion di bidang teknologi informasi, khususnya pengembangan website.

Itulah 7 channel YouTube edukatif yang bisa menambah wawasanmu. Selain itu tentu masih banyak lagi channel berkualitas. Kamu boleh menambahkannya di kolom komentar. Yang jelas, selain menikmati konten-konten bagus mereka, jangan lupa dukung mereka dengan like, comment, subscribe, dan share video mereka agar makin banyak konten edukatif lainnya yang dihasilkan.

 

(Sumber gambar utama: YouTube/KokBisa)