Pusatkan dirimu
in

Pusatkan Dirimu Kepada Dirimu Sendiri Agar Lebih Mudah Meraih Impian

Sahabat, banyak orang lupa tentang menghargai dirinya sendiri ketika sedang berada pada fase perjuangan. Kadang-kadang ia menjadi lebih sensitif dan membuat dirinya terbakar rasa cemburu, amarah, sehingga pikiran menjadi carut-marut. Pada artikel terakhir dari seri menjemput impian ini, agaknya saya memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan tentang beberapa hal. Terkait memusatkan diri kepada diri sendiri.

Pertama-tama, apa yang selalu saya tanamkan ke dalam diri yang masih suka bebal ini adalah, tak peduli seberapa lambat pun jalan kita untuk menjemput impian-karena manusia memiliki waktu yang berbeda-beda-asal kita tidak berhenti, pasti akan sampai juga. Kuncinya adalah ada di tidak berhenti, jangan fokus pada lambat ataupun sampai.

Bila kamu merasa lelah untuk berjuang, selalu ingat bahwa hidup ini sepenuhnya tentang perjuangan. Bahkan sebelum kamu terlahir, orang tuamu lebih dulu telah berjuang, dengan harapan kelak bisa memberi yang terbaik. Namun, meski mereka ingin menjagamu seumur hidup, kapasitas dan keterbatasan tentu ada. Mereka semakin berumur dan tidak lagi sekuat dulu, dengan berat hati membiarkan dirimu, anak yang dulu masih kecil dan mereka timang, untuk berjuang dengan kaki sendiri, agar mandiri dan tetap baik-baik saja kala tidak ada yang bisa menjadi sokongan lagi. Berdoa agar kamu selalu sanggup dan kuat menapaki alur kehidupan.

Baca Juga: Hentikan Kebiasaan Ini, untuk Memiliki Hidup yang Lebih Baik

Mengapa harus memusatkan energi untuk melihat apa yang tidak ada pada dirimu? Padahal hal itu tidak bisa kamu sesali kendati teramat merasa tidak adil. Kamu tidak bisa mengubah apa pun yang tidak bisa kamu ubah. Apa yang menjadi jembatan untuk kesuksesan adalah yang ada di dalam diri. Meski kamu rutuki setiap hari, dia tetap di sana, tidak berpaling barang seinci pun. Bahkan menjadi lebih dekat bila kamu dekati, menjadi lebih kuat bila kamu latih.

Hal ini memang sepele, tetapi bila tidak segera dimulai, kapan target yang kamu tetapkan akan tercapai? Siapa yang bisa mencapainya jika bukan dirimu sendiri? Saya pernah berpikir bahwa, mengapa manusia sering sekali merasa patah hati dan patah arang, salah satu yang melatarbelakanginya adalah suka menunggu.

Iya, benar, menunggu kepastian, menunggu kesempatan datang, menunggu bila barangkali ada orang-orang yang bisa membantu untuk naik tingkat. Sekali lagi, padahal hal-hal yang tidak pasti semacam itu, yang tidak tahu letaknya di mana, tidak tahu bentuknya seperti apa, adalah hal yang paling tidak bisa kita kendalikan.

kesempatan, meraih impian, pusatkan dirimu, tips memusatkan diri
Ilustrasi kesempatan. Pusatkan dirimu

Daripada menunggu kesempatan datang. Orang-orang yang telah berjuang dan kini mencapai targetnya, telah membuktikan dengan lebih dulu menciptakan kesempatan. Dengan bekerja keras dan mengambil semua kesempatan yang bisa ia lakukan. Kendati tidak tahu akankah berhasil atau tidak. Namun mereka meyakini bahwa pengalaman adalah guru paling baik, bahwa langsung terjun di masyarakat, di lapangan, adalah cara yang paling mudah untuk menyesuaikan diri dengan kesempatan yang ada. Sehingga melatih diri sendiri untuk langsung fokus ke pasar yang sudah ada.

Lalu tentang menunda-nunda, entah karena ketakutan atau kemalasan. Berhenti lakukan itu, kita memiliki batas waktu yang tak diketahui, kita bisa pergi kapan saja dan tidak bisa melanjutkan perjuangan yang sudah dimulai. Mengapa kita hanya menghabiskan hidup dengan menunda-nunda sembari mengangan-angan kesuksesan?

Baca Juga: Setelah Mengalami Kegagalan, Saatnya Mendesain Ulang Kehidupan

Ya, betul, tentang menikmati hidup juga erat sekali kaitannya dengan waktu hidup kita di dunia. Mengapa harus fokus pada apa yang tidak kita miliki? Perihal bahagia, semua orang memiliki bibitnya masing-masing di dalam tubuh. Entah ingin dipakai atau tidak, ingin disiram dengan pupuk jenis kekayaan atau jenis kesyukuran, semua itu ada di tangan kita. Sebagai pemilik dari tubuh ini.

Juga tentang betapa sedihnya dirimu ketika sepertinya tidak ada yang mau mendukung impian ini. Mereka berkata kamu tidak seharusnya memperjuangkan hal yang tidak pasti, harusnya melakukan ini dan itu. Ketahuilah, bahwa mereka hanya tidak bisa melihat apa yang kamu lihat. Mengapa? Karena peluang yang kamu lihat memang khusus untukmu, sehingga yang bisa melihat dengan kasat mata adalah kamu sendiri.

pusatkan dirimu. zona nyaman
Illustrasi zona aman. Pusatkan dirimu

Mereka hanya tidak mau kamu salah mengambil keputusan, itu saja, sebab mereka tahu betapa hidup ini berat dengan segala ujiannya. Mereka inginnya kamu ada di zona aman yang sebetulnya juga tidak aman. Tidak ada yang berada di zona aman. Semua punya risiko masing-masing. Pun, bila mereka punya maksud lain, abaikan saja. Mengingat dan menyimpannya tidak membantu apa pun untuk kemajuanmu.

Coba dengarkan baik-baik, semua orang punya masalah yang sama tentang keinginan dan impian. Itu pertanda bahwa memang tidak ada yang benar-benar tahu tentang zona aman. Semua hanya menerka-nerka.

Lalu yang betul-betul terakhir, tubuhmu telah menemani selama ini tanpa lelah, walau kadang-kadang kamu juga berperan dalam membuatnya kerdil dengan merasa tidak percaya diri, tetapi dia tetap ada. Siapa yang paling setia selain tubuhmu? Jadi, bagaimana kalau kamu tetap mengambil hiburan sesekali waktu. Tidak peduli tentang masa depan atau masa lalu, hari ini adalah yang terbaik. Ambil beberapa waktu jeda untuk beristirahat dan membuat pikiran fresh dengan melakukan apa yang kamu suka.

Simak artikel-artikel lainnya tentang Konseling, atau kunjungi tulisan lainnya dari Halo Oys.

Report

What do you think?

Participant

Written by Halo Oys

Years Of MembershipCommunity ModeratorVerified User

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

cara membuat resolusi 2020, cara mencapai resolusi

8 Alasan Mengapa Membuat Resolusi Awal Tahun Itu Penting

standar kesuksesan diri sendiri

Tentukan Standar Kesuksesan, Agar Kamu Tak Hidup Menggunakan Standar Hidup Orang Lain