in

Pentingnya Skill dan Grit untuk Mengembangkan Karirmu di Perusahaan

Miliki skill dan grit, untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman

Skill dan grit, apakah kamu sudah memilikinya?

Belakangan ini kita dihadapkan pada tantangan industri digital yang dikenal dengan industri 4.0. Disadari atau tidak, kita memang sudah berada pada fase ini. Berbeda halnya dengan industri 3.0 saat otomatisasi mulai banyak dilakukan yang memanfaatkan teknologi sebagai motor penggerak dunia, industri ini justru memanfaatkan dunia digital sebagai motor penggeraknya. Memang tidak bisa dipungkiri jika dunia selalu bergerak secara dinamis sehingga mau tidak mau manusia harus bisa beradaptasi dengan perkembangannya.

Di era digital sekarang ini, bukan hanya soal kecerdasan saja yang dicari, tetapi juga skill (keahlian). Hal ini karena sudah banyak orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata, sehingga harus ada pemikat untuk perusahaan memilihnya, contohnya saja dalam hal skill atau keahlian. Skill ada dua jenis yaitu hard skill dan soft skill. Tetapi, skill atau keahlian ini tidak serta merta ada dalam diri seseorang, melainkan harus diasah. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti banyak pelatihan mengenai hard skill seperti menulis, desain grafis, menari, dan sejenisnya. Sedangkan, untuk soft skill adalah dengan mulai bergabung bersama komunitas tertentu yang bermanfaat untuk mengembangkan kapasitas diri. Setelah menekuni keduanya, individu akan memperolehnya di kemudian hari.

Baca juga;

Inilah 10 Skill yang Paling Dibutuhkan di Tahun 2020, Kamu Sudah Memilikinya?

Bagaimana Investasi SDM Bisa Meningkatkan Kualitas Pendidikan?

Ketika Revisi RUU KPK Bikin Resah, Sekolah Tetap Fokus Pendidikan

Bagi perusahaan, soft skill dan hard skill merupakan dua elemen yang cukup penting untuk bekerja dalam tim. Kualitas dan kuantitas akan produk pun bergantung dari kreativitas dan kecerdasan berpikir seorang individu. Maka dari itu, perusahaan akan menimbang para pendaftar dari dua hal ini. Bagi seorang mahasiswa, masih ada waktu untuk meningkatkan keduanya. Karena banyaknya unit kegiatan mahasiswa maupun organisasi untuk mengembangkan soft skill, begitu pula dengan hard skill-nya. Tetapi, untuk fresh graduate maupun para pencari kerja tidak perlu merasa khawatir, karena ada banyak komunitas sosial yang bisa dimasuki dan pelatihan di luar kampus yang bisa diikuti. Intinya, selama ada kemauan untuk mengembangkan diri, pasti ada banyak jalan di dalamnya.

Dalam mengembangkan skill juga pasti ada rasa malas yang menggelayut dalam diri. Karena itulah diperlukan grit, apa itu grit? Apa perannya untuk mengasah skill yang dimiliki oleh seorang individu?

skill , grit
GRIT, buku yang ditulis oleh Prof. Angela Duckworth (Sumber: angeladuckworth.com)

Menurut buku yang ditulis oleh Prof Angela Duckworth, seorang Profesor Psikologi dari University of Pennsylvania, grit merupakan daya juang dalam mengejar sesuatu. Grit terdiri dari empat elemen dasar yaitu passion, deliberate practice, sense of purposes, dan hope. Dalam grit, keempat elemen ini menyatu menjadi satu sehingga tercipta keseimbangan di dalamnya. Berikut adalah penjelasan dari keempat elemennya:

1.Passion

Passion merupakan gairah untuk mencintai sesuatu. Passion diibaratkan seperti individu yang sedang mencintai sesuatu. Layaknya orang jatuh cinta, individu tersebut tentu akan memberikan seluruh waktu dan tenaga untuk sesuatu yang dicintainya. Satu kalimat yang pernah diucapkan oleh Steve Jobs sebagai seorang pemimpin perusahaan Apple dalam buku ‘The Drop Out Billionaire‘, yaitu:

”Untuk menjadikan sesuatu berkualitas haruslah dijalani secara sungguh-sungguh, Anda harus mengerjakannya dengan sepenuh hati, jangan setengah-setengah dan benar-benar mencintai apa yang sedang dikerjakan”. Dengan kata lain, “Jatuh cintalah pada apa yang kamu geluti sekarang”.

2.Deliberate practice

Deliberate practice merupakan suatu bentuk latihan yang dilakukan secara terus menerus. Deliberate practice mengajarkan individu untuk selalu berlatih dalam melakukan sesuatu. Karena tidak ada hasil yang berkualitas dengan cara yang instan. Apalagi, jika selama latihan mengalami banyak kegagalan, justru ini menjadi pelajaran penting  bagi individu. Karena hal ini akan menjadi ladang bagi individu untuk berkembang.

3.Sense of purpose

Sense of purpose merupakan suatu bentuk tujuan dari apa yang sedang digeluti sekarang. Tentu, tujuan ini berkaitan dengan pribadi manusia sebagai makhluk sosial. Tujuan ini juga bisa mengantarkan individu untuk tetap fokus dalam mengejar sesuatu.

4.Hope 

Hope adalah suatu bentuk harapan. Harapan adalah satu hal yang harus terus tertanam dalam diri. Karena dalam menjalani kehidupan, akan ada jalan berkelok yang ditemukan sehingga harus ada pengontrolan diri terhadap sesuatu agar tetap fokus pada pencapaian serta apa yang sedang digeluti atau dikerjakan dan itu hanya bisa didapatkan dengan sebuah harapan.

Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa skill dan grit merupakan sesuatu yang saling berkaitan dan berkesinambungan. Keduanya merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan karir di dalam sebuah perusahaan. Skill dan grit juga mempunyai hubungan yang sinergis sehingga akan berdampak positif jika dilakukan oleh seorang individu dalam mengembangkan karir di dalam sebuah perusahaan.

 

Daftar Pustaka

Hermawan, Ricardo. 2009. The Drop Out Billionaire (Menjual Ide Ala Mark Zuckerberg). Best Publisher. Yogyakarta. 

Ditulis oleh Kris Listiani Safitri

Saya adalah orang yang suka berbagi dan menulis. Bagi saya, berbagi itu memiliki banyak makna. Definisi berbagi menurut saya adalah memberikan kesenangan terhadap orang lain dengan apa yg kita lakukan. Entah itu dengan sesuatu yang mengenyangkan atau menggembirakan. Menurut saya, menulis adalah contoh berbagi pengetahuan dan inspirasi kepada orang lain. Terlebih, saya juga merupakan orang yang berkeyakinan pada Tuhan yang Maha Esa dimana saya juga menjadikan tulisan sebagai ladang dakwah saya dalam menjalani hidup ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

lunas, sapi kurban

Tujuh Bocah Ini Beli Sapi Kurban dengan Cara Patungan

resign , pekerjaan

Ketika Resign Harus Menjadi Pilihan, Setelah Itu Apa?