in

Pentingkah Bekerja Sesuai Passion? Berikut Penjelasannya

Passion memiliki banyak definisi, diantaranya seperti yang kami kutip dari laman SehatQ passion adalah keinginan untuk melakukan sesuatu yang disukai atau dianggap penting untuk dilakukan.

Berkaitan dengan kerja sesuai passion, masih terjadi banyak ‘perdebatan’. Katanya kerja sesuai passion itu banyak untungnya, tapi kok di luar sana banyak yang berakhir kerja di luar passion nya karena realita. Jadi, harus bagaimana menentukan pilihan?

Jika sahabat Ublik juga bertanya-tanya tentang yang hal yang sama, ada baiknya menilik beberapa hal berikut ini.

Keuntungan Bekerja Sesuai Passion

Walaupun banyak yang bilang kerja sesuai passion itu gak ada masa depan, tapi gak sedikit, lo, yang akhirnya memilih meninggalkan pekerjaan dengan gaji besar karena merasa seperti kerja rodi saja pada pekerjaan lamanya.

Ketika melakukan aktivitas yang disukai, ada beberapa keuntungan yang dirasakan secara berkesinambungan. Sama halnya dalam bekerja, kalau pekerjaan sahabat Ublik sesuai dengan hobi atau kecendrungan minat yang dimiliki, biasanya manfaat dan keuntungan berikut ini akan terjadi secara alami seperti berikut ini:

Cepat adaptasi

Mulai bekerja di suatu tempat perusahaan atau organisasi, selain keahlian di bidangnya, ada soft skill yang umum diminta : cepat dalam adaptasi. Cepat dalam beradaptasi tidak dimiliki seseorang secara serta merta, perlu latihan atau pembiasaan semenjak dini. Orang-orang yang bekerja sesuai dengan minatnya, umumnya lebih cepat beradaptasi dengan pekerjaan yang ia tekuni.

Walaupun ada rintangan atau kendala, tetapi akan lebih mudah untuknya mengendalikan reaksi terhadap rintangan tersebut. Hal ini bisa terjadi karena ia merasa berada di zona yang membuatnya nyaman, dimana ia mengetahui seluk-beluk pekerjaannya, yang membuat fokusnya berada pada hal yang ia minati tersebut.

Kinerja optimal

Kecepatan seseorang beradaptasi dan fokusnya pada bidang pekerjaan yang ia minati membuatnya lebih mudah untuk bekerja secara optimal. Namun, Optimal di sini bukan berarti semua hal akan benar-benar mulus.

Tetapi, stimulus untuk bekerja secara efisien dalam prosesnya akan lebih ditemukan. Biasanya, jika pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan passion, maka pelakunya pun akan lebih mudah memegang kendali atas dirinya, contohnya dalam mengatur tingkat stress sehingga burn out pun bisa dihindari dengan baik. Pekerjaan yang ia lakukan tidak terasa seperti beban. apalagi dengan berkembangnya industri kreatif, yang menjadi panggilan jiwa banyak orang untuk berkarya.

Keuntungan yang disebutkan diatas tidak berarti sahabat Ublik yang punya pekerjaan sesuai minatnya tidak akan merasa lelah. Rasa lelah bersifat alami, tubuh dan mental tetap memerlukan istirahat pada waktunya. Tetapi lelah yang dirasakan rasanya menyenangkan.

Kerja Sesuai Passion, Harus Atau Enggak?
Melukis: Salah satu pekerjaan yang cenderung sesuai passion. Sumber: Pexels.com

Sampai di sini, mungkin sahabat Ublik berpendapat wah ya kalau gitu memang bener enak kerja sesuai passion. Pendapat ini tidak salah seratus persen, tapi pertimbangan berikut ini lebih bijaksana untuk membawa pada keputusan yang tepat ketika sahabat ublik ingin mencari pekerjaan.

Pertimbangan ketika mencari kerja

Putuskanlah dengan matang ketika akan melamar kerja dengan melihat aspek-aspek berikut ini :

Prioritas kebutuhan

Sahabat Ublik perlu lebih tajam dalam memaknai passion, karena menurut SehatQ passion terbagi menjadi passion harmoni (positif, berasal dari dalam diri sendiri) dan passion obsesi (berasal dari luar dan cenderung negatif).

Tinjau kembali apa yang menjadi prioritas kebutuhan sahabat Ublik saat mencari kerja, apakah karena harus menghidupi diri sendiri dan tanggungan kalian (keluarga, kerabat, pendidikan diri sendiri) atau mengejar cita-cita, atau bahkan memenuhi gaya hidup. Jika ternyata lapangan kerja yang tersedia dan memungkinkan untuk dimasuki mendukung tercapainya kelengkapan untuk prioritas kebutuhan sahabat Ublik, maka kejarlah.

Tetapi jika kenyaatannya prioritas kebutuhan hidup tidak bisa disokong dengan baik jika bekerja sesuai passion, yang perlu sahabat Ublik lakukan adalah berdamailah dan jalani dulu sesuai prioritas.

Memaksakan diri untuk ketat pada passion saja mungkin malah akan menghambat kehidupan kalian.

Selanjutnya, pertimbangkan poin kedua yaitu..

Keselarasan dengan kemampuan

Pikirkan kondisi kemampuan fisik dan profesional sahabat Ublik. Ketika pekerjaan yang akan dilakukan ternyata sesuai dengan passion harmoni dan dapat menyokong prioritas kebutuhan hidup, coba tanyakan kembali pada diri sendiri beberapa pertanyaan seperti : apakah pekerjaan yang sesuai passion saya tidak akan mencederai fisik saya, dan apakah kemampuan profesional saya juga akan semakin terasah?

Jika ternyata sahabat Ublik terpaksa melamar suatu pekerjaan atas dasar passion obsesi maka pertimbangan pula hal yang sama: dengan gaji sekian dan beban kerja demikian, apakah fisik saya mampu? akankah ada dorongan positif yang menguatkan mental saya? atau kemudian kemampuan profesional saya terasah dan mungkinkah saya memiliki waktu untuk mengembangkan minat saya?

Pada akhirnya, tidak ada keharusan untuk bekerja sesuai passion, atau sekedar mengejar gaji. Semua dikembalikan pada prioritas hidup masing-masing dan bagaimana berkompromi dengan kenyataan yang dihadapi.

Pekerjaan yang baik untuk dikerjakan adalah pekerjaan yang dapat membuat diri kita bertumbuh dan berkembang, serta mengembannya dengan penuh amanah dan kejujuran.

Semangat untuk sahabat Ublik yang tengah bersiap mengembangkan sayap di dunia kerja!

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ingin Jadi Sukses Tanpa Privilese, Memangnya Bisa?

3 Profesi yang Tetap Dibutuhkan di Masa Pandemi Covid-19