in

Panduan dan Tips Dalam Membuat Life Plan yang Tepat

Siapa sih yang tidak punya cita-cita dan impian yang ingin dicapai? Semua orang berusaha dengan caranya masing-masing untuk mengejar prestasi atau standar sukses tertentu dalam aspek kehidupannya. Tapi, namanya hidup tentu ada saja perubahan yang harus dilakukan. Tidak jarang ada kalanya kita merasa punya ide atau proyek yang bagus tapi terlalu banyak distraksi atau cara yang kita lakukan gagal, kehilangan arah atau malah off track.

Life plan adalah salah satu dari berbagai bentuk usaha untuk membantu kita tetap on track. Tidak sedikit dari orang sukses yang ternyata membuat life plan untuk membantunya meraih prestasi yang diharapkan. Mungkin sahabat Ublik juga sudah pernah mendengarnya, ingin mencoba membuat tapi bingung musti buat seperti apa?

Berikut penjabaran sederhana tentang apa sebenarnya dan bagaimana bentuk life plan dan juga langkah untuk menyusunnya agar bisa efisien. Mari kita telusuri bersama!

Template Life plan

Kita samakan dulu persepsi tentang life plan, ya! Life plan bukanlah berbentuk buku planner. Tidak ada bentuk yang pakem, dan life plan bukan berupa schedule book per detik atau per menit. Life plan bisa dibuat dalam bentuk list, tabel, atau apapun. Prinsip dari life plan adalah bentuk tertulis dari isi kepala tentang komitmen dan visi hidup kita.

Prinsip tersebut penting untuk digaris bawahi karena dalam hal-hal kecil di hidup kita, kita sering memiliki banyak ide untuk melakukan ini dan itu, tetapi dalam beberapa menit atau jam, ide tersebut bisa saja menguap dan yang kita ingat hanya serpihan-serpihannya. Inilah fungsinya menuliskan visi hidup tersebut, agar kita lebih mudah ingat dan diwujudkan dalam kenyataan.

Hal lain yang perlu diperhatikan mengenai life plan adalah rencana di dalamnya justru dibuat untuk merealisasikan perubahan-perubahan yang diperlukan, artinya bersifat fleksibel, bukan kaku yang akhirnya justru membuat stres.

Next, harus mulai dari mana ketika membuat life plan?

Step 1 : Evaluasi yang sudah berlalu

Evaluasi adalah kata kunci yang penting ketika membangun life plan kita, sahabat Ublik. Evaluasi tidak hanya dibutuhkan ketika mulai membuat life plan, tetapi di setiap fase kehidupan yang kita jalani kita perlu meninjau ulang. Fungsi evaluasi ini bukan untuk membuat diri kita terpuruk, menyesal dan jatuh ke dalam kubangan episode yang kita anggap buruk di masa lalu.

Evaluasi ketika mulai membuat life plan dilakukan dalam rangka untuk melihat dan mengatur aspek yang menjadi prioritas, nilai dan arti hidup kita, potensi dan kelemahan diri kita kemudian perubahan apa yang perlu diejawantahkan untuk mencapai standar hidup tertentu yang ingin dicapai.

Ingatkan diri dalam tahap ini yang perlu dilakukan adalah MEMPELAJARI BUKAN MERATAPI kegagalan. Dalam evaluasi kita perlu memposisikan bahwa kegagalan adalah bukti adanya usaha dan perlu adanya perubahan.

Kalau rasanya kesulitan mempelajarinya, sahabat Ublik bisa menggunakan metode analisis SWOT. Ambil satu atau dua contoh kejadian yang cukup menonjol dari fase kehidupan yang sudah dijalani, lihat kembali apakah kejadian itu berpengaruh pada aspek hidup yang menjadi prioritas kalian dan apakah efek tersebut adalah efek positif atau negatif.

Panduan dan Tips Dalam Membuat Life Plan yang Tepat
Analisis SWOT. Sumber: Pixabay

Step 2 : Identifikasi prioritas dan rencana jangka panjang

Langkah selanjutnya setelah melakukan evaluasi dari yang sudah berlalu adalah mengidentifikasi aspek-aspek kehidupan yang menjadi prioritasmu, telaah arti dari setiap aspek kehidupan itu serta tentukan pencapaian yang diinginkan dalam jangka waktu tertentu di masa depan untuk setiap aspek tersebut.

Contoh kecil, seorang Muslim yang menghargai hakikat hidupnya adalah untuk kembali ke kampungnya di akhirat (yaitu surga) tentu akan berani mengevaluasi apa saja yang kurang dalam ibadahnya dan yang perlu ditingkatkan. Misalnya yang tadinya masih lebih mendahulukan pekerjaan ketimbang shalat tepat waktu, dan melakukannya terburu-buru. Jika dia berniat untuk menjadi muslim yang lebih taat, maka dia akan memulai dengan mengerjakan ibadah wajib di waktu yang lebih awal dan dengan cara yang lebih tepat sesuai dengan teladan dari nabi Shallallahu’alaihi wasallam.

Permisalan lain di segi keuangan. Kita bisa meninjau kembali dalam kurun waktu sekian tahun bekerja apakah sudah memiliki target untuk 2 atau 5 tahun atau 10 tahun ke depan, atau apakah target keuangan tertentu yang direncanakan sebelumnya sudah tercapai. Jika belum punya target, maka tentukanlah prioritas yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 atau 10 tahun ke depan. Kemudian, dari SWOT yang ada, lihat potensi dan kelemahan yang ada dari diri dan strategi yang selama ini dilakukan, dan pandu diri kalian menentukan langkah perubahan untuk mencapai target yang ada. Jika sudah ada target tapi belum tercapai, segera tinjau ulang apa yang menghambatnya, bagaimana cara mengatasinya, deadline baru untuk mencapainya beserta perubahan apa yang harus dilakukan untuk mencapainya sesuai deadline baru tersebut.

Step 3 : Action Steps

Evaluasi dan identifikasi akan memudahkan kita untuk menguraikan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meniti tangga prestasi yang diimpikan, lho. Dream Big and Do it Big.

Dalam menguraikan action steps, sahabat Ublik punya kendali penuh untuk menentukan kurun waktunya, juga langkah yang sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu menjadi orang lain, cukupkan diri dengan memotivasi terus untuk menjadi versi terbaik di setiap langkah dan terus melangkah walaupun ada masa dimana pace-nya perlu disesuaikan, kadang harus jalan santai, jalan cepat, lari, tertatih.

Bersiaplah selalu untuk menyesuaikan dengan perubahan. Rencana ada untuk diupayakan bukan dipastikan. Menjadi fleksibel dan terbuka untuk perubahan adalah prinsip life plan.

Sahabat Ublik bisa membuat action steps dari yang kecil hingga yang besar, dibuat terperinci untuk kurun waktunya untuk memudahkan mengukur perkembangannya. Buatlah langkah yang terstruktur. Jika butuh panduan, googling metode SMART dan terapkan untuk membuat struktur action steps kalian dengan lebih mudah.

Contoh kecil : jika aspek kehidupan yang paling diprioritaskan sahabat Ublik adalah pendidikan dan ingin melanjutkan kuliah, maka sahabat Ublik bisa memulai dengan menuliskan dalam kurun waktu berapa tahun lagi ingin melanjutkan ke S2 atau S3, apa yang ingin dicapai dari aspek tersebut, ingin melanjutkan dimana, butuh persiapan apa saja (biaya, profil dan lainnya), kemana mencari informasinya, dan kapan harus mulai menyiapkan dan memiliki setiap kebutuhan tersebut.

Step 4 : Temukan Motivasi Yang Konsisten

Setelah menuangkan seluruh visi, harapan dan ide yang dimiliki untuk menjalani kehidupan, saatnya membuatnya menjadi kenyataan. Tahapan ini adalah tahapan yang paling penuh perjuangan: memulai dan mempertahankannya. Inilah pentingnya mengenali nilai yang kalian pegang dan arti setiap prioritas dan aspek kehidupan kalian.

Arti setiap aspek kehidupan tentu akan memberi dorongan besar untuk melangkah, terutama ketika kondisi sedang tidak mudah. Self talk untuk mencari sumber-sumber motivasi yang dapat mendukung kalian.

Mendekat pada keluarga, teman atau mencari komunitas sefrekuensi yang konsisten dan membantu mengingatkan pada life plan serta membangun habit baik untuk mencapai target.

Ukur kemajuan dan perkembangan yang dilakukan dengan evaluasi rutin, dan beri juga reward untuk dirimu jika sudah mencapai target tertentu. Semua ini dapat membantu memulai action steps, mempertahankannya dengan konsisten juga menemukan strategi dan tindakan yang tepat.

Dari semua tips yang tertera di atas, bagian tersulitnya adalah memulai. Kurangi kebiasaan menunda-nunda, dan mulailah memaksa diri untuk memulai sehingga kebiasaan yang baik menjadi kebutuhan. Terapkan prinsip bahwa rencana saya adalah melakukan perubahan sehingga ketika rencana kurang sesuai ketika dijalankan, kekhawatiran lebih mudah ditaklukan dan stres lebih mudah dimatikan sebelum menyala.

Semoga semua rencana dibuat dengan efektif dan dimulai dengan aksi yang baik berakhir dengan baik, ya!

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cara Cari Uang Tambahan Berkelas Ala Mahasiswa

[Ublik Membaca] Catatan Tentang Hari Esok Versi Maudy Ayunda