in

Menunda Pekerjaan Berarti Pemalas? Simak 7 Fakta Berikut Ini

Sering menunda sesuatu? Mungkin beberapa hal ini yang jadi salah satu sebabnya

Pernakah kalian menunda untuk mengerjakan suatu hal, atau bahkan sering? Apakah itu berarti menandakan bahwa kalian sebagai seorang yang pemalas? Sebaiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa definisi dari ‘pemalas’ itu sendiri!

Definisi Pemalas

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata ‘pemalas’ berasal dari kata ‘malas’ yang berarti tidak mau bekerja atau tidak mau mengerjakan sesuatu. Sedangkan ‘pemalas’ adalah orang yang suka malas, orang yang tidak mau bekerja atau melakukan sesuatu.

Setelah membaca uraian di atas, tentunya sebagian di antara kalian ada yang berpikir bahwa, “wah iya, aku pemalas!” Dan sebagian lainnya berpikir bahwa, “aku gak pemalas kok, cuma..…!”

Penyebab Menunda Pekerjaan

Nah, untuk memberi kalian pencerahan, saya akan menjabarkan beberapa hal yang mungkin salah satunya kalian alami dan membuat kalian menunda mengerjakan suatu hal. Berikut adalah 7 hal penyebab seseorang menunda mengerjakan suatu hal:

1. Stres (Banyak Pikiran)

menunda , pikiran
Stres tidak bisa dibirkan begitu saja 

Stres merupakan gangguan emosional yang dialami oleh seseorang dikarenakan berbagai hal seperti banyaknya masalah yang menimpa, trauma akibat suatu hal tidak menyenangkan yang terjadi, tekanan dari beberapa pihak, terlalu memikirkan suatu masalah yang tak kunjung menemukan solusi, dst. Stres tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena dapat mengakibatkan berbagai hal yang kurang baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Stres terbagi menjadi tiga tahap. Pada tahap awal, stres membuat seseorang menjadi tidak mood, hilang keceriaan, dan suka marah-marah tidak jelas. Kemudian, pada tahap kedua, stres membuat seseorang menjadi lebih sering melamun, tidak semangat untuk melakukan aktivitas, dan dapat menghambat seseorang untuk menjadi produktif karena, seseorang jadi sering menunda untuk melakukan suatu hal. Dan stres pada tahap akhir, mengakibatkan seseorang mulai berhalusinasi yang dapat berakibat fatal menjadikan seseorang mengalami gangguan mental (gila).

2. Hilangnya Motivasi

Motivasi adalah sebuah modal bagi seseorang untuk menjalankan kehidupan di dunia ini. Sebab, motivasi tentunya menjadi sebuah pendorong yang kuat bagi seseorang untuk melakukan suatu hal dengan lebih bersemangat dan pantang menyerah.

Motivasi bisa datang dari diri sendiri (faktor internal) dan dari orang lain atau lingkungan (faktor eksternal). Motivasi yang berasal dari diri sendiri terjadi sebab seseorang sangat menyukai hal yang dikerjakannya (hobi), atau juga karena, sedang merasa segar dan bersemangat setelah mengalami beberapa hal menyenangkan. Sedangkan, motivasi yang berasal dari luar terjadi sebab adanya orang-orang di sekitar seperti orang tua, sahabat, teman, atau pasangan yang selalu mendukung dan memberi kepercayaan kepada seseorang.

Nah, motivasi ini sangat penting, karena ketika motivasi itu hilang, maka tentunya seseorang jadi tidak bersemangat untuk mengerjakan sesuatu, bahkan menunda atau malah tidak jadi mengerjakannya.

3. Kurangnya Keterampilan

keterampilan , menunda
Kadang, memunda karena kurang keterampilan

Keterampilan merupakan bakat alami yang melekat pada diri seseorang. Terdapat perbedaan yang sangat mencolok dari satu orang dengan yang lainnya untuk masalah satu ini. Seseorang yang terampil (cakap) untuk mengerjakan suatu hal yang merupakan bakatnya, tentu lebih cepat dan merasa mudah untuk mengerjakan suatu hal tersebut dibandingkan yang tidak terampil dalam hal tersebut.

Sehingga, ketika seseorang kurang terampil dalam suatu pekerjaan, maka ia membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikan bagiannya. Bahkan, dalam beberapa kasus, seseorang yang kurang terampil akan menunda mengerjakan pekerjaan tersebut, hingga ia merasa dapat mengerjakannya.

4. Siklus Bulanan (Wanita)

Hal ini khusus terjadi pada wanita. Di mana ketika siklus bulanan (menstruasi) datang, biasanya wanita cenderung merasakan berbagai hal seperti, merasa sangat lelah, mudah marah, mood yang kurang baik, bahkan menunda untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal tersebut sangatlah umum. Sehingga, untuk para pria tidak usah merasa heran apabila khawatir.

5.  Kepribadian Introver

Seseorang dengan kepribadian introver, biasanya akan memikirkan suatu hal sebelum mengerjakannya. Ia akan memikirkan tentang apakah hal yang akan dikerjakan berdampak positif atau negatif bagi dirinya maupun orang lain? Atau apakah pekerjaan tersebut memberi keuntungan atau malah sebaliknya? Bisa juga ia akan memikirkan langkah-langkah efektif untuk dapat mengerjakan pekerjaannya secara cepat dan efektif.

Seseorang dengan kepribadian introver ini, ketika sudah menemukan jawaban dari pertanyaan dan pemikirannya, maka ia akan segera menyelesaikan pekerjaan yang sempat ia tunda atau membatalkannya. Jadi, jika kalian bertemu atau bekerja dengan seseorang yang berkepribadian introver, jangan merasa heran dan biarkan ia berpikir sejenak. Meskipun orang tersebut mungkin memerlukan waktu lebih untuk berpikir, tapi ia tidak akan melewatkan deadline yang sudah ditentukan.

6. Buruknya Manajemen Diri

Setiap orang pasti mempunyai lebih dari satu aktivitas atau pekerjaan. Untuk itulah diperlukan manajemen diri. Meskipun tanpa sadar, semua pasti telah memanaj dirinya sendiri dengan cara masing-masing. Ada yang membuat jadwal atau jurnal untuk memanaj semua aktivitas atau pekerjaannya agar tidak terbengkalai maupun terlupa.

Namun, ada juga yang memanaj semua aktivitas atau pekerjaannya hanya melalui ingatan (memori otak). Hal tersebut, seringkali menjadi awal dari kekacauan pekerjaannya. Sebab, pasti ada saja yang terlupa jika hanya diingat tanpa ditulis.

Seringkali, seseorang menunda melakukan suatu pekerjaan karena, merasa masih mempunyai banyak waktu untuk melakukan pekerjaan yang lain terlebih dahulu. Kemudian, menjelang deadline buru-buru mengerjakan dan akhirnya hasilnya sangat tidak maksimal. Oleh karena itu, berusahalah untuk mempunyai manajemen diri yang baik, jangan suka menunda apa yang bisa kamu kerjakan saat ini.

7. Perfeksionis

Seseorang yang memiliki sifat perfeksionis, selalu menginginkan hasil yang sempurna. Seringkali, ia akan menunda melakukan pekerjaannya demi mencari dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya agar pekerjaannya mempunyai hasil yang maksimal. Perfeksionis hampir sama dengan introver dalam hal ini, bedanya introver cenderung berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak agar hasilnya maksimal meskipun tidak terlalu sempurna pada akhirnya. Sedangkan perfeksionis tentu saja menginginkan hal yang sempurna, jika tidak, ia akan merasa kecewa dan kesal sepanjang hari.

Nah, sudah jelas, bukan? Bahwa menunda pekerjaan tidak selalu mengidentifikasi seseorang sebagai pemalas, tapi ada bermacam-macam sebabnya. Don’t judge someone without knowing the reason!

 

 

Ditulis oleh Sheilla Aisyah

Pecinta Kaktus yang berusaha mengabadikan setiap kenangan dan ingin berbagi hal yang semoga bermanfaat melalui tulisan.

Kalian bisa follow juga akun Wattpadku:

@princess_kaktus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

milenial , bahagia

Menjadi Milenial Bahagia untuk Produktif dalam Berkarya

bendera Indonesia , 17-an

7 Alasan Generasi Muda Perlu Melestarikan Tradisi Lomba 17-an