in

Waspada Sambaran Petir! Beberapa Cara Ini Bisa Menghindarinya

Hujan mulai mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia sejak beberapa pekan yang lalu. Musim hujan tidak hanya dinantikan oleh para petani untuk bercocok tanam, tapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena, hujan memberikan kesejukan dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setelah hawa panas yang selalu menyapa selama beberapa bulan terakhir.
Namun, saat musim hujan datang, tentunya ada dua hal yang mengiringinya. Yang pertama adalah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Yang kedua adalah fenomena alam seperti guntur dan petir. Dalam hal ini yang akan saya bahas adalah petir. Karena, beberapa hari ini banyak sekali berita tentang orang-orang yang tersambar petir mewarnai media massa. Sambaran petir sangat berbahaya, karena dapat membuat seseorang yang tersambar menjadi pingsan, terbakar, maupun meregang nyawa.
Baca juga;

Penggali Makam Tewas Tersambar Petir

Foto salah seorang warga yang tersambar petir namun masih selamat (Sumber: detik.com/Eko Sudjarwo)

Proses Terjadinya Petir

Pada Sabtu malam, terjadi hujan deras disertai petir yang menyambar hebat di daerah Lamongan membawa korban jiwa. Dikabarkan ada empat orang yang sedang menggali makam tersambar petir dan satu diantaranya meninggal dunia.
Dilansir dari news.detik.com, beberapa hari yang lalu Minggu, 18 November 2018. Dikabarkan empat orang tersambar petir dengan satu korban tewas dan yang lain luka-luka. Peristiwa tersebut bermula saat empat orang tersebut sedang menggali makam untuk salah satu warga yang meninggal. Saat itu turun hujan lebat disertai petir, empat orang penggali makam tersebut pun berteduh di bawah gubuk tempat menyimpan keranda. Tapi, petir malah menyambar gubuk tersebut.
Warga yang mengetahui pun langsung membawa para korban ke rumah sakit, hingga salah satu korban yang bernama Khamim (40) tak dapat diselamatkan. Keempat orang tersebut adalah warga Dusun Dampit, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan-Jawa Timur.

Bagaimana Awal Mula Terjadinya Petir?

Kemudian, masih banyak lagi berita orang yang tersambar petir lainnya memenuhi media massa beberapa hari ini. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui asal mula terjadinya petir serta beberapa cara untuk menghindari sambaran petir. Demi keselamatan diri sendiri, keluarga, serta orang-orang sekitar.

Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir:

1.Proses Ionisasi

Petir merupakan fenomena alam yaitu proses pelepasan muatan listrik (electrical discharge) yang terjadi di atmosfer, hal ini disebabkan berkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan dari gesekan antar awan dan juga kejadian ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan padat (es) menjadi cair. Ion bebas menempel permukaan awan dan bergerak mengikuti angin yang berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan ion tersebut akan memiliki beda potensial yang cukup untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.

2.Gesekan Antar Awan

Proses ini diawali dengan awan yang bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainya, dari proses ini terlahir elektron-elektron bebas yang memenuhi permukaan awan. Proses ini bisa di simulasikan secara sederhana pada sebuah penggaris plastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas. Pada saat tertentu, awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena elektron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya yang kemudian memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.

Petir (Sumber: Pixabay)

Bagaimana Cara Menghindari Sambaran Petir?

Nah, setelah mengetahui proses terjadinya petir di atas, sekarang kita perlu mengetahui beberapa cara untuk menghindari sambaran petir. Ada dua kondisi di mana terdapat perbedaan dalam menghindari sambaran petir.

A. Jika Berada di Luar Rumah

Jika kita sedang berada di luar rumah, kemudian terjadi hujan deras disertai petir, lakukan beberapa cara di bawah ini untuk menghindari sambaran petir:

  1. Berlindung di dalam bangunan atau   mobil. Jangan berada di tempat terbuka, jika sedang mengendarai motor, sebaiknya berhenti dan berteduh di bawah bangunan yang aman.
  2. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman. Karena, petir selalu mencari tanah untuk melepaskan energinya.
  3. Jangan berlindung di bawah pohon, tiang listrik, menara dan sesuatu yang tinggi. Dalam suatu penjelasan oleh National Weather Service US, yang dikutip dari io9 (07/06), petir selalu menyambar suatu obyek yang tinggi seperti pohon, menara dan tiang.
  4. Jangan terlalu dekat dengan orang lain, untuk menghindari aliran energi.
  5. Jangan berenang. Selain tanah, petir juga dapat melepaskan energi pada air. Sehingga, segeralah berteduh pada tempat yang aman, jika turun hujan disertai petir saat sedang berenang.

B. Jika Berada di Dalam Rumah

Jangan pernah berpikir bahwa saat berada di dalam rumah, kita sepenuhnya aman dari sambaran listrik. Oleh sebab itu, lakukan beberapa hal di bawah ini agar terginter dari sambaran listrik, meskipun sefsed berada di dalam rumah:

  1. Jika terjadi hujan disertai petir, segeralah cabut stop kontak TV dan Komputer.
  2. Jangan menelpon baik menggunakan telepon rumah, maupun telepon genggam. Karena, keduanya beresiko menyebabkan tersambar petir.
  3. Jauhi peralatan dari logam. Karena, petir dapat mengalirkan energi melalui logam-logam yang ada.
  4. Jauhi teras, karena masih termasuk ruangan yang terbuka.

Semoga beberapa cara di atas dapat membantu kita terhindar dari sambaran petir. Sebagai seorang manusia, kita wajib berusaha menjaga keselamatan diri, meskipun takdir sudah ada yang mengatur.

cublak-cublak suweng berasal dari jawa timur

Cublak-cublak Suweng, Lagu Dolanan yang Penuh Makna Kehidupan

Mengapa Banyak Orang Suka Mengonsumsi Berita Negatif?