in

Mengatasi Kegalauan saat Melihat Kesuksesan Orang Lain

Suatu hari di jam makan siang, saya iseng membuka aplikasi media sosial Instagram. Sebuah unggahan dari salah satu orang teman sekolah menarik perhatian saya. Pada unggahan sepuluh foto tersebut, ia membagikan momen-momen yang sempat ia abadikan dalam kunjungannya ke luar negeri. Perlu diketahui, ini bukanlah kali pertamanya berwisata ke tanah asing. Ia tergolong sering melancong, baik untuk berlibur maupun urusan bisnis. Tak jarang ia membagikan cuplikan kegiatannya tersebut disertai keterangan bahwa semua kesempatan ini ia dapatkan dari hasil usaha kerjanya.

Hal ini membuat saya merenung. Kami adalah alumni sekolah yang sama, memiliki umur yang hampir sama, dan prestasi di sekolah yang tak jauh berbeda. Hanya saja keadaan kami berdua saat ini bisa dikatakan berbeda. Dia dengan kesuksesan yang mengantarnya bisa menapakkan kaki di berbagai negara, sedangkan saya masih menuntut ilmu dengan bantuan biaya orang tua. Tak bisa dipungkiri, keadaan sang kawan membuat saya iri. Saya juga ingin sukses dan dipandang seperti dirinya.

Pernahkah Sahabat Ublik merasakan hal yang sama? Galau melihat orang lain yang lebih sukses dari kita, mengeluhkan kehidupan yang kita jalani karena tidak dapat menyerupai mereka, kemudian jadi tambah tidak semangat melakukan apapun?

Rasa galau dan iri melihat kesuksesan orang lain bisa terbilang wajar. Setiap orang pasti mendambakan hidup yang lebih baik. Respons kita lah yang perlahan membuat kerisauan itu menjadi tidak wajar. Lantas, bagaimana menanggapi perasaan galau tersebut?

1.My Path, My Pace

Mengatasi Kegalauan saat Melihat Kesuksesan Orang Lain

Hal pertama yang harus kita sadari adalah bahwa setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Tuhan Yang Maha Esa menciptakan kita dengan jalur hidup berbeda yang harus ditempuh. Kita tidak bisa membandingkan jalur hidup kita dengan jalur hidup orang lain, bahkan ketika kita merasa kondisi kita tidak jauh berbeda dibandingkan mereka.

Kita tidak boleh mencela orang yang kita anggap masih tertinggal di belakang kita, pun juga tidak boleh merasa iri akan orang yang kita rasa sudah berada di depan kita. Acapkali kita merasa iri pada orang yang kita rasa lebih maju dari kita, lebih hebat, lebih cemerlang. Dan ketika kita lihat diri sendiri, kita merasa tidak berarti apa-apa. Sama sekali tidak pantas dipandang seandainya dibandingkan dengan orang lain yang lebih maju tersebut.

Baca Juga: Agar Kamu Tidak Lagi Merasa Minder dan Mengerdilkan Diri

Itu adalah pemikiran yang salah. Semua orang punya jalannya masing-masing, punya trek hidup masing-masing, kisah hidup masing-masing. Kita tidak bisa membandingkan diri kita dengan orang lain karena kita berjalan pada jalur yang berbeda. Kita tidak akan bisa menjadi seperti orang lain tersebut, sama seperti mereka yang tidak akan bisa menjadi seperti kita. Mereka mungkin terlihat ‘bersinar’ pada jalur hidupnya, kelak kita juga akan ‘bersinar’ pada jalur hidup kita.

2.Kenali Potensi Diri

Mengatasi Kegalauan saat Melihat Kesuksesan Orang Lain

Daripada hanya diam, menatap kesuksesan orang lain dari jauh, lalu memendam rasa galau dan iri dalam hati, lebih baik waktu tersebut kita gunakan untuk merenung dan melihat kembali pada diri sendiri. Coba kita gali lagi apa yang sebenarnya menjadi potensi kita, kelebihan kita, hal-hal yang ada pada diri yang bisa kita kembangkan sebagai langkah awal untuk mencapai kesuksesan.

Apakah kamu suka menulis? Apakah kamu suka membuat desain? Apakah kamu memiliki ketertarikan dalam bidang fotografi, atau program perangkat lunak, atau perhitungan keuangan? Apakah kamu memiliki bakat untuk berbicara di depan umum, ataukah kamu gemar duduk di sebuah ruangan dan bicara empat mata dengan orang lain sebagai seorang konselor?

Apapun potensi kita, baik yang dilakukan sebagai selingan di waktu luang maupun sebagai pekerjaan utama, bila ditekuni dengan maksimal pasti akan membuahkan hasil yang maksimal pula. Bukan tidak mungkin sesuatu yang selama ini dianggap sebagai pekerjaan sampingan menjadi pintu masuk menuju kesuksesan yang kita impikan.

Baca Juga: Inilah 10 Skill yang Paling Dibutuhkan di Tahun 2020, Kamu Sudah Memilikinya?

Banyak terjadi dari kehidupan orang-orang sukses di mana sebenarnya yang mereka lakukan adalah mengembangkan sesuatu yang mereka anggap sebagai potensi mereka. Mereka menekuninya dengan senang hati karena mereka menikmatinya, dan kemudian potensi tersebut berkembang dan berbuah pesat. Hal yang serupa tentu dapat terjadi pada kita bila kita mengenali potensi diri kita masing-masing. Tentu saja potensi setiap orang akan berbeda satu sama lain, dan hanya kita yang dapat mengenali serta menggalinya.

Jadi, daripada mengambil sikap galau dan iri, lebih baik kita duduk sejenak dan merenungkan apa yang sebenarnya menjadi potensi diri kita.

3.Contoh Hal yang Baik

Agar tidak galau saat Melihat orang lain sukses

Meskipun di awal sudah dikatakan bahwa setiap orang mempunyai trek hidup serta potensi yang berbeda-beda, tetapi tidak ada salahnya bila kita belajar dari pengalaman orang lain. Kita perhatikan apa hal baik dari diri orang yang kita anggap sukses tersebut yang dapat kita contoh dan terapkan dalam hidup kita.

Sebagai contoh, mungkin kita bisa meniru kedisiplinan orang-orang sukses tersebut. Bagaimana mereka begitu teratur dalam pengaturan waktu, membiasakan diri untuk tidak terlambat. Membuat target-target dan mengharuskan diri sendiri untuk mencapai target tersebut. Membiasakan diri untuk menyelesaikan setiap tugas yang diberikan sebelum tenggat waktu terakhir. Hal-hal kecil yang demikian bila kita terapkan secara rutin dalam hidup tentu akan membuahkan sesuatu yang baik, dan bukan tidak mungkin akan membantu kita menapaki jalur menuju kesuksesan.

Baca Juga: Mengapa Generasi Milenial Perlu Belajar dari Hatta dan Sjahrir?

Hal lain yang mungkin dapat kita tiru adalah budaya membaca, menambah pengetahuan. Kita akan sulit untuk mencapai kesuksesan dengan ilmu yang hanya itu-itu saja. Kita butuh mengembangkan diri dan pola pikir dengan cara membaca. Dengan membaca, pengetahuan kita menjadi lebih luas, dan kita pun menjadi lebih mahir dalam mengembangkan potensi kita sesuai dengan perkembangan teknologi dan zaman, menuju kesuksesan yang kita dambakan.

Tiga hal di atas merupakan sekilas contoh sikap yang dapat kita ambil tatkala merasa galau melihat kesuksesan orang lain. Sebenarnya, masih banyak cara lain yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kegalauan kita. Sahabat Ublik, daripada sekadar duduk termenung dan berkecil hati melihat orang lain di luar sana yang lebih sukses dari kita, Yuk kita terapkan beberapa sikap positif ini dan mulai menapaki jalan hidup kita sendiri menuju kesuksesan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cara Mengatur Pola Pikir agar Hidup Lebih Bahagia

Cara Mengatur Pola Pikir agar Hidup Lebih Bahagia

Awas! Social Cost yang Dapat Menggerogoti Isi Dompetmu