in

Kurangi Beli 10 Hal Ini, Demi Menghemat Uang Kamu

Banyak cara supaya kamu tidak menderita di akhir bulan.

Agar bisa berhemat ada banyak hal tidak penting yang harus rela ditinggalkan. (Sumber gambar: Melissa Walker on Unsplash)

Nggak salah kalau uang itu disamakan dengan air. Kalau mengalir deras banget soalnya, meluap entah ke mana! Tiba-tiba uang yang diberikan ortu sudah habis saja. Tiba-tiba gaji yang kelihatannya sanggup tersisa sampai akhir bulan, eh, kok sudah raib di tengah-tengah. Kepala kelimpungan memikirkan cara berhemat, mie instan jadi andalan.

Bagi yang merasa kayak gitu sebaiknya bergabung di sini, deh, karena kalian perlu tahu hal-hal sepele apa sih sebenarnya yang bikin uang pergi tak terasa. Kayaknya kemarin cuma makan di warung murah sepuluh ribuan. Kayaknya kemarin cuma beli thai tea pinggir jalan lima belas ribuan. Dan kayaknya-kayaknya lain yang nggak besar nominalnya tapi bikin kamu hidup missqueen alias melarat menuju pergantian bulan!

1.Minuman Kemasan

minuman kemasan , uang
Kebiasaan beli minuman di luar jadi salah satu alasan kenapa susah menabung. (Nathan Dumlao on Unsplash)

Siapa yang suka jajan minuman? Apalagi kopi, tuh, biar keren aja beli di kafe, ada kemasannya gitu. Pergi kerja sambil nenteng segelas kopi yang ada logonya bikin gengsi naik. Macam pegawai hits di luar negeri. Atau nggak setiap ke mal bawannya harus beli teh susu ala-ala waralaba dari Taiwan atau Thailand, karena rasanya enak, manis, dan menyegarkan.

Padahal nih, gara-gara minuman-minuman (yang kadang dibeli bukan karena haus) itu uangmu jadi lebih cepat habis. Bayangkan kalau tiap hari kamu keluar, kamu rela menghabiskan puluhan ribu demi minuman yang sebenarnya bisa kamu nikmati sesekali saja atau malah buat sendiri di rumah. Lagipula menurut prinsip hidup sehat, minuman berasa yang mengandung banyak gula apalagi pengawet dan pemanis buatan tentu nggak baik untuk tubuhmu. Sedangkan menurut gaya hidup zero waste, sampah kemasan yang sulit didaur ulang semakin bikin dunia kita jadi penuh plastik.

2.Makanan Cepat Saji

Nah, ini, nih yang menggoda iman orang-orang yang lapar. Penyajiannya yang cepat dan rasanya yang enak juga menjadi salah satu pelaku raibnya uang kita. Selalu saja ada inovasi menu baru yang ditayangkan di iklan televisi atau bersliweran di media sosial, belum lagi promosi semacam beli apa gratis apa, atau beli sekian banyak dapat diskon, dan lain-lain. Bikin lidah menari dengan sendirinya dan uang siap dilayangkan ke mbak atau mas pelayan yang tersenyum ramah.

Padahal masak sendiri jauh lebih murah dan dapat porsi lebih banyak serta lebih sehat. Kemasan makanan cepat saji juga bikin sampah di sekeliling kita menumpuk. Kalau nggak percaya coba deh hitung, sekali beli makanan cepat saji berapa uang yang dihabiskan. Meski memilih yang murah pun pasti nggak jauh dari angka 50 ribu.

3.Makan di Luar

makan di luar hemat , uang
Makan di luar bikin susah berhemat. (Sumber gambar: Valentin Wallet on Unsplash)

Hal ini nggak berlaku untuk makanan cepat saji saja. Biar makanan itu lambat saji sampai laparmu jadi hilang sekalipun, uang yang kamu keluarkan lebih banyak daripada masak sendiri. Apalagi kalau sedang kumpul bareng teman biasanya makan di luar adalah hal yang sulit untuk dilewatkan. Maka dari itu kamu harus cerdas mengatur kapan uang itu sebaiknya disimpan dan digunakan.

4.Potong Rambut

Bukan berarti rambutnya dibiarkan gondrong acak-acakan, lho. Tetapi nggak ada salahnya kalau turunin gengsi, jangan maunya potong rambut cuma di salon-salon ternama apalagi di dalam mal. Coba deh cari salon biasa yang ada di sekitar kamu. Mungkin harganya hanya setengah dari ongkos di salon gede. Lumayan buat beli bahan makanan hari itu. Alhamdulillah rezeki anak soleh/solehah.

5.Bioskop

kurangi ke bioskop menghemat , uang
Nonton film di bioskop memang asyik tapi boros. (Sumber gambar: Erik Witsoe on Unsplash)

Memang nonton di bioskop itu seru banget. Suaranya yang cetar membahana di studio ikut bikin film yang ditonton makin keren. Film yang sudah bagus makin bagus begitu sepertinya. Tapi nggak dapat dimungkiri kalau keperluan nonton di bioskop bikin keuanganmu jadi seret. Belum lagi nih bagi yang merasa nggak puas kalau nggak beli soda dan berondong jagung yang harganya selangit. Ya ampun, mengenyangkan nggak, tapi harganya ngalah-ngalahin bakso tiga bungkus. Ckckck…

Sesekali boleh sih, tapi coba kamu pakai fasilitas wifi buat nonton film secara online yang ingin kamu saksikan. Terus beli jajanan di toko kelontong yang sekiranya pas buat menamanimu nonton. Mau sambil makan berat pun nggak ada yang melarang. Mau mewek atau ketawa terbahak juga silakan. Bebas pokoknya.

6.Buku Baru (*Yang Kemarin Udah Dibaca Belum?)

Agak sedih-sedih gimana gitu mau bilang sebaiknya hemat uang untuk buku. Kalau masalah ini sih sebenarnya bisa kamu pikir dan atur sendiri. Kalau kamu merasa buku itu akan kamu baca sekali lalu menganggur di rak buku dan jadi saranghae, eh, maksudnya sarang laba-laba, sebaiknya nggak usah dibeli. Pinjam saja di perpustakaan.

Tetapi kalau buku itu akan berguna di masa mendatang, atau malah bisa disumbangkan dan mendapat pahala, yah, oke-oke saja. Kamu sendiri yang mengerti tipe buku apa yang sebaiknya dijadikan hak milik dan yang sekadar lewat tanpa harus dimiliki. Eaaak

7.Bensin

hemat bensin , uang
Hemat bensin bisa bantu mengurangi pengeluaran. (Sumber gambar: Jonathan Petersson on Unsplash)

Bagi pengendara motor mungkin merasa uang untuk bensin nggak besar-besar amat. Tetapi kalau kamu bisa menghemat dari segi ini, kenapa tidak? Bila hanya ingin beli sesuatu di lokasi yang dekat dijangkau dengan kaki, sebaiknya berjalan saja, sekalian olahraga.

8.Anggota Gym

Banyak cara untuk menggerakkan tubuh daripada bayar keanggotaan gym mahal-mahal. Kamu bisa menonton aneka video fitness di YouTube. Selama kamu bisa melakukannya sendiri di rumah dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, sebaiknya potong saja anggaran untuk ini.

9.Baju Baru

baju diskon hemat , uang
Belilah baju saat diskon agar lebih murah. (Sumber gambar: Prudence Earl on Unsplash)

Lihat baju bagus di mal? Tahan diri, kawan! Mereka akan berujung pada sesuatu yang disebut dengan d-i-s-k-o-n. Ya, diskon. Simpan dulu uangmu baik-baik. Karena di momen tertentu seperti saat hari raya tiba mereka akan bisa kamu miliki dengan harga lebih murah. Selain itu, kalau kamu sudah memiliki baju yang masih bisa dipakai maka nggak ada salahnya untuk belajar mengontrol nafsu belanja.

10.Produk Pembersih

Bagi kamu anak kos mungkin bisa mencoba membuat produk pembersih multiguna sendiri. Caranya adalah dengan memanfaatkan cuka dan air. Jika nggak kuat menghirup bau menyengat cuka, bisa ditambahkan minyak esensial. Kalau produk pembersih biasanya hanya untuk satu fungsi tertentu, larutan cuka dan air bisa digunakan untuk semuanya. Hal tersebut juga lebih ramah lingkungan.

Bagaimana nih, Kawan Ublik? Terdengar mudah, bukan? Iya, sih, tapi butuh ketegaran hati yang kuat supaya nggak menyerah pada godaan dan lebih cerdas mengelola keuangan. Hahaha….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

unicorn , startup

Selain Unicorn, Inilah 5 Istilah Lain dalam Bisnis Startup

[Ruang Fiksi] Karena Aku Memilihmu