in

Mau Kuliah Jurusan Jurnalistik? Ketahui Dulu Seluk-Beluknya!

Halo teman-teman pembaca Ublik! Pada artikel kalli ini aku ingin membahas mengenai salah satu jurusan atau program studi yang masih relatif jarang dibicarakan. Jurusan apa tuh? Jurusan Jurnalistik. Yap di sini aku ingin membahas sedikit seluk-beluk mengenai program studi Jurnalistik.

Apa sih jurnalistik itu?

Kalau bahas soal jurnalistik, pasti yang pertama kali kita pikirkan adalah pers, wartawan, reporter yang sering muncul di televisi, dan news anchor. Sebetulnya, jurnalistik lebih dari itu. Pada umumnya, jurnalistik dapat disebut sebagai sebuah ilmu, teknik, dan suatu proses yang berkaitan dengan peliputan/pencarian sebuah berita, penulisan/pelaporan sebuah berita, feature, atau opini di sebuah media massa.  Media massa sendiri banyak jenisnya, mulai dari media cetak, elektronik, hingga daring.

Apa saja yang dipelajari di dalam Jurusan Jurnalistik?

Banyak sekali hal yang akan dipelajari di jurnalistik. Tidak hanya sesuatu yang berkaitan dengan penulisan berita saja, namun ternyata jauh lebih kompleks daripada itu. Di dalam program studi jurnalistik, selain belajar mengenai cara menulis berita, kita juga akan mengenal berbagai macam jenis berita dan tulisan, manajemen media, retorika, belajar mengenai dunia keredaksian dari berbagai jenis media, bagaimana jurnalis bekerja, hingga Undang-undang serta kode etik yang harus dipatuhi. Tidak hanya itu, bagi kalian yang tidak suka menulis, di program studi jurnalistik kamu juga akan belajar mengenai dunia fotografi dan desain.

Baca Juga: 4 Cara Menentukan Passion agar Tidak Salah Jurusan

Di dalam program studi jurnalistik, kamu akan belajar mengenai banyak hal. Bagaimana tidak, sebagai jurnalis, kita harus mengetahui banyak informasi. Mengapa demikian? Sebab, kita harus bisa meliput apapun isu dan peristiwa yang ditugaskan kepada kita. Mulai dari hukum, politik, ekonomi, pendidikan, seni budaya, gaya hidup, dan masih banyak lagi.

Ketika menjadi jurnalis, mau tidak mau kita harus rajin membaca. Untuk menghasilkan tulisan yang baik salah satunya adalah dengan rajin membaca. Selain itu, rajin membaca akan membuat kita memiliki banyak pengetahuan mengenai berbagai isu yang sedang berkembang. Dengan membaca pula, kita bisa menjadi lebih kritis sehingga mampu meyajikan tulisan yang berguna untuk masyarakat. Sebab, jurnalis merupakan profesi yang tujuan utamanya menyajikan informasi yang berdasarkan fakta, akurat, dan memberikan manfaat untuk masyarakat, bukan?

Berbicara mengenai fakta, ketika kita belajar di program studi jurnalistik, kita akan diajarkan mengenai bagaimana mencari atau meliput sebuah berita dan memverifikasi setiap informasi yang kita temukan. Jadi, belajar di jurnalistik bisa membuat kita terhindar dari hoaks juga hehehe.

Mengapa jurnalistik itu penting?

prospek jurusan jurnalistik di Indonesia

Nah, setelah mengetahui di jurnalistik itu belajar apa saja, lalu pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa si kita harus mempelajari semua itu? kenapa jurnalistik itu penting?

Jurnalistik memiliki peran penting untuk keberlangsungan sebuah negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi. Kita semua juga telah mengetahui bahwa pers merupakan pilar keempat sebuah negara yang menganut sistem demokrasi. Sistem pemerintahan demokrasi sendiri merupakan sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Ide pokok konsep demokrasi terletak pada bagaimana cara pengambilan keputusan oleh suatu kelompok masyarakat, di mana masyarakat ikut dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut dan setiap individu dalam masyarakat memiliki nilai suara yang setara. Intinya, demokrasi merupakan sebuah sistem di mana masyarakat merupakan instrumen yang berperan besar dan sangat penting kedudukannya.

Baca Juga: 5 Situs Kuliah Online Ini Berikan Solusi Pendidikan Tanpa Uang dan Ruang

Pers, termasuk jurnalis di dalamnya, dapat menjadi jembatan penghubung antara pemerintah dan masyarakat di dalam negara demokrasi. Pers harus dapat memberikan informasi yang berguna bagi kehidupan bermasyarakat. Pers harus berimbang, artinya tidak memihak kepada salah satu pihak tertentu. Selain itu, pers memiliki fungsi sebagai giving voice to the voiceless. Dalam hal tersebut berarti pers harus dapat menyalurkan suara masyarakat. Memberikan suara kepada mereka yang lemah, yang tidak memiliki kesempatan untuk menyalurkan pendapatnya kepada pemerintah.

Bayangkan ketika di dalam sebuah negara yang menganut demokrasi tidak ada pers, maka masyarakat akan sulit untuk dapat menyalurkan suaranya kepada pemerintah. Masyarakat juga akan sulit mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah. Sebab, tidak ada jembatan peghubung antara masyarakat dan pemerintah.

Pers dapat menjadi sarana kritik. Pers juga dapat berperan dalam mengangkat berbagai isu yang ada di dalam sebuah lingkungan masyarakat. Isu kemiskinan misalnya, dengan peran pers di dalamnya, isu kemiskinan bisa diangkat ke permukaan dan menjadi sorotan bagi segala pihak, baik pemerintah maupun masyarakat negara itu sendiri. Pers dapat mengangkat isu kemiskinan dari berbagai sudut pandang, mulai dari penyebabnya hingga akibat atau konsekuensi yang harus diterima ketika kemiskinan menjadi masalah yang tidak kunjung diperhatikan oleh pihak yang berwenang. Begitu juga dengan berbagai isu lainnya.

Nah itu dia pentingnya jurnalistik itu ada dan sangat perlu tenaga profesional di bidangnya. Jadi, jangan ragu kalau kamu mau masuk ke dalam dunia jurnalistik ya. Karena kamu sangat mungkin bisa menjadi salah satu agen perubahan bangsa Indonesia.

Lalu apa prospek kerja untuk mahasiswa program studi Jurusan Jurnalistik?

universitas dengan jurusan jurnalistik terbaik

Seperti yang telah dijelaskan di atas, di dalam program studi jurnalistik tidak hanya belajar soal menulis dan melaporkan sebuah berita. Ada banyak hal yang kita pelajari, maka ada banyak pula kesempatan kerja yang kita dapatkan dari latar belakang pendidikan kita.

Tentu saja prospek kerja yang utama dari program studi jurnalistik adalah menjadi jurnalis atau wartawan dan reporter yang kemudian bisa mejadi editor hingga redaktur. Selain itu, mahasiswa lulusan program studi jurnalistik juga bisa menjadi fotografer yang mendalami bidang kejurnalistikan. Namun, tidak menutup kemungkinan juga kita bisa mendalami fotografi dalam bidang lain, advertising misalnya.

Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Sarjana di Indonesia Masih Banyak yang Menganggur

Lulusan program studi jurnalistik juga bisa menjadi designer grafis, bisa menjadi penulis lepas, penulis nover, copywriter, penyiar radio, atau bahkan bisa mendirikan sebuah media sendiri. Buat kamu yang suka jalan-jalan atau traveling, bisa banget untuk jadi travel blogger, apalagi dengan kemajuan media dan teknologi saat ini. Menjadi tenaga pendidik juga dapat dijadikan pilihan untuk kamu yang tertarik pada bidang pendidikan.

Seru nggak si kuliah Jurusan Jurnalistik itu?

Menurutku, semua program studi memiliki kesulitan, tantangan, dan keseruannya masing-masing. Tidak terkecuali jurnalistik. Sama seperti program studi lain, di jurnalistik, kamu juga akan mengerjakan banyak tugas dan laporan, hehe. Satu yang istimewa di jurnalistik adalah kamu akan belajar mengenai liputan dan turun langsung ke lapangan. Bertemu dengan berbagai narasumber dari berbagai macam latar belakang pula. Kamu akan belajar banyak hal dari mereka. Kalau memungkinkan, kamu bisa banget liputan sambil jalan-jalan loh, seru kan!

Nah, itu dia sedikit seluk-beluk mengenai program studi atau Jurusan Jurnalistik. Semoga artikel ini bisa membantu dan memenuhi rasa penasaran kamu mengenai bidang kejurnalistikan ya!

Report

What do you think?

Participant

Written by Aini

Years Of Membership

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

mengatasi writer's block

8 Tips yang Bisa Kamu Coba Untuk Mengatasi Writer’s Block

Pekerjaan Untuk Lulusan Jurusan Desain Grafis

Suka Jurusan Desain Grafis? Ini Jenis Karir Yang Bisa Kamu Tekuni