in

Ketika Pekerjaan Tak Butuh Ijazah, Haruskah Kita Kuliah?

Antara pekerjaan, kuliah, ilmu, dan pengalaman…

Antara kuliah dan pekerjaan yang tak butuh ijazah

“Ngapain sih kita kuliah kalau tanpa kuliah aja bisa dapat pekerjaan dan banyak uang?” mungkin itu adalah salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak kita semua.

Saat ini kita semua telah memasuki era modernisasi, di mana teknologi menjadi semakin berkembang dan profesi juga semakin banyak ragamnya. Menguntungkan memang, lapangan pekerjaan menjadi semakin banyak dan terbuka untuk siapa saja yang memiliki skill apalagi ditambah dengan pengalaman. Ya, skill dan pengalaman, bukan ijazah. Hal itu juga berlaku di dalam perusahaan sebesar Google dan Apple. Mereka membutuhkan skill, bukan hanya ijazah semata.

Lalu, jika sudah seperti itu, apa gunanya kita kuliah? Toh kita bisa belajar melalui internet, semua bisa diakses melalui gawai kita. Pada hakikatnya, tujuan dari kuliah ialah untuk menambah ilmu pengetahuan kita. Setelah pengetahuan bertambah, kita diharapkan siap untuk menjalani kehidupan dunia yang kadang memusingkan ini. Sayangnya, kuliah tidak menjanjikan kesuksesan pada kita.

Tidak dapat dimungkiri, pada realitasnya banyak sarjana yang kemudian menjadi pengangguran atau yang disebut dengan ‘pengangguran intelektual’. Semakin maraknya fenomena pengagguran intelektual ini menjadikan kita berpikir dua kali untuk memasuki dan menjalani dunia perkuliahan. Apalagi, ditambah dengan biaya kuliah yang tidak murah untuk sebagian orang.

“Jadi nggak usah kuliah aja ya?” BIG NO! Begitu banyak manfaat dan keuntungan yang akan kita lewatkan jika kita berpikir seperti itu, kenapa?

Kuliah Bisa Mengembangkan Pola Pikir Kritis

Kuliah memberikan kesempatan untuk kita mengembangkan pola pikir yang lebih kritis dan rasional. Berpikir kritis tentu sangat dibutuhkan saat ini. Dengan ledakan informasi yang kita hadapi saat ini, jika kita tidak bisa berpikir lebih kritis dan rasional, kita akan lebih mudah termakan oleh berita dan informasi yang tidak benar alias hoaks. Tentu saja hal itu sangat merugikan bukan? Kuliah tidak hanya soal lulus, memiliki gelar, lalu mencari pekerjaan. Tapi, lebih dari soal pekerjaan, kuliah juga penting untuk mengembangkan daya pikir kita.

Melatih Diri Lebih Disiplin, Bertanggung Jawab, dan Jujur

Dalam dunia perkuliahan, kita dilatih untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan jujur. Kita harus bangun pagi untuk kuliah, kita harus menyelesaikan tugas sesuai tenggat waktu yang ditentukan dosen, juga harus memiliki konsistensi untuk mencicil tugas jika tidak mau tugas-tugas kita semakin menggunung. Kejujuran dalam mengerjakan tugas serta mengerjakan ujian juga hal yang harus diterapkan dalam bangku perkuliahan.

pekerjaan , lulus kuliah
Setelah lulus lalu apa?

Bertemu dengan Para Akademisi yang Siap Membagi ilmunya kepada Kita

Di dunia perkuliahan kita akan bertemu dengan tenaga pengajar dari berbagai bidang keilmuan. Kita bisa bertanya berbagai hal kepada mereka. Kita bisa mengetahui satu hal dari berbagai sudut pandang. Dengan menjadi mahasiswa, tentu kita akan mandapatkan akses yang lebih mudah untuk bertanya dan menemui mereka. Terbayang bukan sebanyak apa ilmu pengetahuan baru yang akan kita dapatkan?

Bertemu dengan Mahasiswa dari Berbagai Latar Belakang dan Pemikiran

Selain dari tenaga pengajar, kita juga akan bertemu dengan teman sesama mahasiswa yang berbeda pemikiran dengan kita. Dari situ kita bisa berdiskusi serta bertukar pikiran dan pendapat dengan mereka. Hal itu akan lebih membuka pikiran kita mengenai suatu hal yang didiskusikan. Pikiran kita tidak akan terpaku pada satu sudut pandang saja, kita akan melihat satu hal dengan pikiran yang lebih luas dan terbuka.

Dari diskusi yang dilakukan, secara tidak langsung, kita dilatih untuk belajar menghargai pendapat orang lain yang berbeda dengan kita. Mahasiswa dengan latar belakang yang beraneka ragam, berbeda agama, ras, budaya, dan jenis kelamin, juga bisa meningkatkan rasa toleransi kita di negara yang dipenuhi dengan perbedaan.

Memiliki Banyak Relasi

Keuntungan lain yang akan kita dapatkan dalam perkuliahan ialah memiliki banyak relasi. Kita akan memiliki relasi dengan para akademisi mulai dari doktor hingga profesor, maupun relasi dengan sesama teman mahasiswa. Tidak dapat dimungkiri, relasi merupakan salah satu hal penting saat ini. Apalagi di dunia yang semakin menantang untuk mendapatkan pekerjaan ini. Dengan memiliki teman di perusahaan tertentu misalnya, paling tidak kita bisa mendapatkan informasi lebih mengenai kualifikasi yang ditetapkan perusahaan.

Belajar Mandiri

Bagi kita yang menempuh perkuliahan yang jauh dari kampung halaman, tentu kita harus belajar mandiri. Kita perlu mengetahu apa saja kebutuhan kita, di mana kita bisa memenuhi kebutuhan tersebut, bahkan dalam hal sesederhana soal ‘ingin makan apa’, itu pun harus kita pikirkan. Harus makan apa kita, bagaimana cara mengelola uang kita supaya bertahan hingga akhir bulan, bagaimana cara mengatur ruangan kita agar tetap bersih, teratur, dan tetap nyaman untuk kita tinggali, serta sederet hal lain yang harus kita atur.

Mengurangi Risiko Menjadi Pengangguran

Ya, masuk akal bukan? Mereka yang pernah mengenyam bangku kuliah dan mendapat gelar sarjana saja bisa menganggur, apalagi kalau kita tidak kuliah? Hal yang sangat masuk akal untuk dipikirkan. Dengan kuliah, kita akan memperkecil peluang untuk menjadi pengangguran. Kuliah juga dapat memberikan kita banyak pilihan. Jika mereka yang tidak kuliah bisa menjadi wiraswasta sukses, kita yang kuliah juga pasti bisa. Dengan gelar yang kita dapat, jika tidak ingin menjadi wiraswasta, kita memiliki pilihan lain, bekerja di suatu perusahaan misalnya, atau bahkan mau memilih dua-duanya pun bisa!

kuliah , pekerjaan
Apakah ijazah cuma buat melamar pekerjaan?

Kesempatan untuk Meningkatkan Status Sosial Keluarga

Hal ini berlaku bagi kita yang orang tuanya tidak memiliki kesempatan untuk merasakan atau bahkan mencicipi bangku perkuliahan. Sebagian besar orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Orang tua juga pasti menginginkan kita untuk lebih baik dari mereka. Dengan kuliah kita dapat meningkatkan status sosial keluarga kita. Bayangkan betapa bangganya mereka yang nantinya melihat kita lulus dengan gelar sarjana.

Pada akhirnya, kuliah tidak hanya soal mendapatkan gelar dan selembar kertas ijazah saja. Tetapi soal menambah ilmu pengetahuan, mengembangkan cara berpikir, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta segudang persoalan lainnya yang sulit kita raih tanpa menempuh pendidikan hingga jenjang universitas. Skill tetaplah penting, pengalaman juga penting. Tetapi, kedua hal itu juga akan kita dapatkan di dalam bangku perkuliahan jika kita sungguh-sungguh menjalaninya.

Dengan ilmu pengetahuan yang luas, pemikiran yang kritis dan rasional, rasa tanggung jawab, disiplin, dan jujur, serta alasan lainnya mengapa kita harus kuliah, ditambah dengan skill dan pengalaman yang mumpuni, kita harus bisa membuktikan bahwa kita bukan hanya “sarjana kertas”, tapi kita sarjana yang memiliki skill yang bisa diakui kemampuannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

perfeksionis , perfeksionisme

Kendalikan Perfeksionisme dengan Memahami 6 Hal Ini

leluhur , cogean

[Ruang Fiksi] Cogean dan Kontrak Leluhur