in

Ketagihan Nonton Drama Korea? Ternyata Ini Alasannya

Song Joong Ki dan Song Hye Kyo (sumber: asianwiki.com)

Awalnya mungkin hanya iseng atau ikut-ikutan menonton drama Korea. Tapi, lama kelamaan jadi ketagihan! Setelah itu, gak sekadar ikut-ikutan, malah makin suka nonton drama Korea terbaru, inisiatif sendiri.  Apa kamu juga begitu?

Mungkin ada di antara kalian yang curiga bahwa drama Korea itu memberikan addictive item ke dalam setiap produksinya, hingga membuat penontonnya bukan hanya jatuh cinta tapi juga maniak pada drama-drama racikan mereka.

Survei Neilsen Cross Platform menunjukkan bahwa di tahun 2017 terdapat sebanyak 44% kebutuhan screen masyarakat Indonesia di 11 kota terpenuhi lewat layanan internet dan TV online, seperti Netflix, Iflix, dan Hooq. Nah, jenis tontonan yang laris manis di layanan ini adalah drama-drama produksi Korea.

Sebenarnya apa yang membuat drama Korea pada akhirnya memiliki tempat di hati pemirsa Indonesia? Kita rinci lebih lengkap yuk!

Alur Cerita Kokoh dan Membangun Emosi

Ini adalah kelebihan pertama drama Korea dalam hal unsur pembangun cerita. Penulis naskah drama Korea memang terbiasa membuat alur yang mampu membangkitkan sisi sentimental penontonnya.

Mereka juga memainkan emosi penonton dengan sangat baik dan natural, jauh dari kesan memaksakan dan mengada-ada. Drama Korea seakan ‘taat’ dengan unsur pembangun cerita, seperti rising action, conflict, climax, falling action, dan resolution yang berurut dan kait-mengait dengan baik.

formula plot , drama Korea
Formula plot (Sumber: usedbookinclass.com)

Penokohan yang Teliti

Dalam sebuah cerita, kita sebagai penonton bukan hanya membutuhkan informasi mengenai siapa nama tokoh dan seperti apa wajah dan wataknya, tapi juga penjelasan yang lebih lengkap dan terperinci. Inilah yang disediakan drama Korea, mereka memberi penjelasan terperinci mengenai profesi tokoh dan bagaimana profesi itu berjalan.

Hal ini menjadi nilai lebih dalam memberi gambaran yang jelas tentang sebuah profesi, keseharian profesi tersebut, hingga plus dan minusnya bekerja dalam profesi tersebut, misal dokter, pengacara, sekretaris, reporter, dll.

Jika kamu pernah menonton ‘Good Doctor’, sebuah drama yang berlatar kedokteran dan sudah di-remake ke dalam versi Jepang dan Amerika, kamu akan paham betul bagaimana drama Korea berusaha total untuk menerjemahkan dan memberi gambaran dalam sebuah profesi.

good doctor , drama Korea
Good Doctor: gambaran detail sebuah profesi (sumber: asianwiki.com)

Moral dan Pesan Cerita yang Utuh hinga Akhir Cerita

Tidak semua drama berhasil menyampaikan moral dan pesan cerita pada akhirnya. Terlebih lagi, belakangan ini drama atau sinetron di Indonesia banyak dibuat untuk rating belaka, yang ternyata memberi pergeseran pada pesan cerita yang semula akan disampaikan.

Drama Korea berhasil menciptakan kesetiaan dan keutuhan komitmen dalam menyampaikan moral dan pesan cerita. Beberapa di antaranya disisipkan lewat dialog yang mengadopsi kalimat-kalimat motivasi dan menggugah hati penontonnya, seperti yang ditampilkan dalam drama Morim School: “in life we learn more from failure than from success“. Dalam hidup kita belajar lebih banyak dari kegagalan daripada kesuksesan.

Terlihat idealis ya? Padahal kenyataannya drama Korea juga memperhitungkan rating, hanya saja mereka mampu mengemasnya dalam bentuk yang berimbang antara tujuan produksi dengan kesenangan penonton.

Genre Variatif

Walaupun sebagian besar drama Korea disisipi cerita percintaan, namun tema besarnya sangat bervariasi. Kamu bisa menikmati drama komedi, horor, petualangan, sejarah, dan politik dalam cerita yang tetap dikemas menarik. Variasi inilah yang mampu menjaring penonton-penonton baru dan semakin membuat pecinta drama Korea setia.

komedi , drama korea
Fight for My Way: contoh drama Korea bergendre komedi romantis (sumber: asianwiki.com)

Durasi dan Episode yang Ramah Waktu

Masuknya budaya dan seni India lebih dulu ke Indonesia membuat pecinta drama atau sinetron terbiasa disajikan cerita dengan durasi waktu yang lama dan memiliki jumlah episode yang panjang.

Drama Korea yang mulai hits di awal tahun 2000-an memberi angin segar dengan durasi penayangan antara satu hingga satu setengah jam, juga jumlah episode yang pendek, hanya berkisar antara 14-20 episode atau lebih.

waktu , drama Korea
Ramah waktu (sumber: Pixabay)

Belajar Budaya

Salah satu keuntungan menonton film atau drama luar negeri adalah menambah wawasan tentang budaya negara setempat. Kita bukan hanya hanyut pada cerita yang disuguhkan, tapi juga mengenal dan belajar mengenai kultur, kebiasaan, makanan khas, fashion, dan suasana kota-kota di negara tersebut.

Akibat wabah travelling yang saat ini menjangkiti seluruh dunia, tentu hal semacam ini mampu menjadi referensi dalam berpelesir atau sekadar menambah wawasan tentang Korea Selatan.

For your information pada tahun 2016 sendiri terdapat 14,2 juta wisatawan Indonesia yang melakukan perjalanan ke negeri gingseng ini.

pulau jeju , drama korea
Pulau Jeju, salah satu destinasi di Korea Selatan (sumber: Pixabay)

Pemain yang Luar Biasa

Sesudah menonton sesuatu yang di luar kebiasaan dan terbungkus dengan apik pasti membuat orang penasaran dan sibuk membicarakannya. Mungkin ini juga terjadi saat kamu menonton drama Korea.

pemain , drama Korea
Song Joong Ki dan Song Hye Kyo (sumber: asianwiki.com)

Melihat pemain drama berkulit putih dengan berat badan ideal dan tinggi yang pas membuat kamu seperti cuci mata dari rutinitas. Belum lagi ketika akting mereka yang mumpuni bertemu dengan slide by slide adegan yang selalu dibiarkan tumbuh secara perlahan dan natural. Ini jelas membuat penikmat drama Korea serasa dimanjakan dengan tontonan yang setiap detailnya diperhitungkan dengan matang.

Setiap aktor dan aktris yang terlibat dalam drama Korea biasanya juga menjadi pertimbangan penulis naskah sebelum akhirnya suatu drama diproduksi. Inilah yang menyebabkan seluruh pemain—yang bukan hanya punya tampilan cantik dan tampan—tapi juga terlihat ‘pas’ dalam memainkan perannya masing-masing, begitu menurut penuturan Kim Eun Sook, penulis naskah drama Korea kenamaan, dalam suatu wawancara.

Setujukah kamu dengan poin-poin yang dijabarkan di atas? Setuju atau tidak, hal terpenting dari menonton drama Korea adalah mengadaptasi hal-hal baik di dalamnya ke dalam kehidupan kita. Bahkan akan semakin baik jika kamu termotivasi untuk membuat karya dalam negeri yang sangat berkualitas seperti mereka.

One Comment

Leave a Reply
  1. Bagus banget . Semoga aja kalau bisa produser-produser di Indonesia banyak yang baca ya. Soalnya udah gregetan sama sinetron Indonesia yang panjangnya ngalahin tol Jawa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

[Ruang Fiksi] Dari Pena untuk Pemimpin

bukit lintang sewu , wisata di jogja

10 Tempat Wisata di Jogja yang Romantis dan Instagrammable