in

Sempat Dikira Penyakit Mental, Inilah Uniknya Kepribadian Introvert

Menjadi introvert di dunia yang ramai (Sumber gambar: Arif Riyanto on Unsplash)

Menjadi seorang introvert yang hidup di dunia yang ramai ini seakan menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana tidak? Jenis kepribadian introvert yang unik ini memiliki jumlah yang masih kalah banyak dengan kebalikannya, yaitu ekstrovert. Bila ekstrovert mendapatkan energi dari keramaian di sekitar, introvert justru mendambakan waktu sendiri untuk mengembalikan energi yang telah dikeluarkan.

Banyak mitos yang mengelilingi kepribadian introvert. Introvert sering diidentikkan dengan pemalu, padahal tidak selalu seperti itu. Oleh sebab itu penulis buku The Introvert’s Way: Living a Quiet Life in a Noisy World, Sophia Dembling mengatakan bahwa menemukan seorang introvert bisa lebih sulit daripada menemukan Waldo. Karena bisa saja orang yang berkepribadian introvert tidak mengira dirinya masuk ke kategori tersebut.

Introvert bukan berarti pemalu (Sumber gambar: Clem Onojeghuo on Unsplash)

Seorang social butterfly, atau orang yang pandai bergaul dan bukan orang yang pemalu, ternyata adalah orang introvert. Para motivator, artis, pemimpin, dan berbagai profesi lain yang menuntut harus tampil di depan umum pun juga diisi oleh orang-orang introvert. Apakah hal itu terdengar mustahil? Oh, tidak. Kenyataannya stereotip tersebut salah. Lihat saja beberapa penulis seperti Jee Luvina, yang sering diundang jadi pembicara di berbagai kesempatan, menyenangi kegiatan berbicara di depan umum. J.K. Rowling pun kerap kali harus tampil di hadapan publik.

Sayangnya, kepribadian ini sering dianggap sebelah mata, bahkan disalahpahami, seperti yang terjadi pada tahun 2010. American Psychiatric Association mengklasifikasikan kepribadian introvert ke dalam daftar penyakit mental yaitu Diagnostic and Statistical Manual (DSM-5), sebuah manual yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit mental. Untungnya, kini lebih banyak orang introvert yang bersuara.

Orang introvert memiliki tanda-tanda tertentu (Sumber gambar: Oliver Cole on Unsplash)

Jadi sebenarnya apa sih tandanya kalau kamu punya kepribadian introvert? Apa saja kelebihannya? Mari kita simak artikel ini sampai selesai.

Tanda Kamu Punya Kepribadian Introvert

Dilansir dari huffpost.com, tanda-tanda orang introvert di antaranya adalah sebagai berikut:

1.Tidak suka pembicaraan kecil atau sepele

Sadarlah wahai kaum introvert, seberapa kerasnya kamu berusaha untuk berbicara remeh temeh dan tidak penting, kamu justru akan lelah sendiri. Pernah merasa seperti itu? Ya, tidak heran, sih. Karena pada dasarnya orang introvert akan terkuras energinya kalau terlalu lama berada di kerumunan orang. Hal itu terjadi bukan karena kamu benci orang lain, tetapi karena kamu tidak suka akan batasan yang ditimbulkan dari perbincangan kecil tersebut.

2.Kamu sering merasa sendiri meski berada di keramaian

Biasanya introvert akan merasa sendiri, walau sedang berada di tengah-tengah acara kumpul-kumpul atau aktivitas grup, bahkan dengan orang yang dikenal sekalipun. Sophia Dembling mengatakan bahwa orang introvert memilih teman atau aktivitas yang memilihnya daripada mereka sendiri yang memberi undangan.

3.Membangun Jaringan Membuatmu Merasa Palsu

Orang introvert tidak menyukai kegiatan seperti membangun jaringan (networking) demi karir atau tujuan tertentu karena mereka lebih menyukai ketulusan. Dembling pun menambahkan membangun jaringan bisa membuat stress, karena mereka lebih menyukai berada di lingkungan kecil, grup yang lebih intim daripada bercampur aduk di grup yang besar.

4.Waktu Sendiri Bukan Hal yang Tak Produktif

Salah satu karakter fundamental yang introvert miliki yaitu mereka butuh waktu sendiri untuk mengisi ulang energi. Ketika ekstrovert merasa bosan menghabiskan waktu seharian di rumah, menyendiri dengan teh dan setumpuk majalah, kegiatan seperti ini justru dibutuhkan dan memuaskan orang introvert.

Menyendiri adalah cara introvert untuk mengisi energi (Sumber gambar: Toa Heftiba on Unsplash)

5.Ketika Kamu Naik Kendaraan Umum, Kamu Memilih Duduk di Pinggir Bangku

Seorang introvert tidak akan memilih duduk di tengah bangku, karena mereka menghindari duduk dikelilingi orang lain dari berbagai sisi. Mereka cenderung duduk di pinggir agar lebih mudah turun.

6.Kamu Berhubungan dengan Orang Ekstrovert

Orang ekstrovert dapat mengajak orang introvert untuk bersenang-senang dan menyuruh mereka untuk jangan terlalu serius menghadapi segalanya.

7.Kamu Lebih Suka Menjadi Ahli di Satu Hal Daripada Mencoba Semua Hal

Menurut Olsen Laney, psikoterapis sekaligus penulis buku The Introvert Advantage, bagian dominan otak yang dimiliki oleh kaum introvert memudahkan mereka untuk fokus dan berpikir tentang hal-hal, jadi mereka bisa mengembangkan keahlian yang dimiliki.

8.Kamu Memperhatikan Detail yang Luput dari Pandangan Orang Lain

Introvert mudah dirangsang oleh banyak stimuli, sehingga mereka lebih memperhatikan detail, mengetahui hal yang luput dari pandangan orang di sekitar. Penelitian yang dikutip dari livescience.com mengatakan bahwa aktivitas otak introvert akan meningkat ketika memproses informasi visual, dibandingkan dengan ekstrovert.

Kekuatan Introvert

Menjadi seorang introvert terkadang membuatmu berharap memiliki kepribadian ekstrovert, karena itulah jenis kepribadian yang lebih sering kamu jumpai. Tapi sejatinya, setiap jenis kepribadian memiliki keunikannya masing-masing. Begitu pula seorang introvert.

Introvert punya berbagai keunikan dan kekuatan yang membuat mereka spesial (Sumber gambar: Adrien Olichon on Unsplash)

1.Pemecah Masalah yang Baik

Orang introvert biasanya gemar berpikir sehingga saat mereka diberikan pertanyaan, mereka akan mencari jawaban dan memecahkan masalah yang ada. Data yang ada akan berintegrasi dengan informasi yang sudah disimpan oleh otak, dan menghasilkan respons dan solusi, dilansir dari rd.com.

2.Lebih Pede Kalau Persiapannya Matang

Mereka sengaja mempersiapkan segala sesuatu dengan matang meski melelahkan sebelum acara tiba. Misalnya saja untuk ujian, pertemuan bisnis, wawancara kerja, dan lain sebagainya. Introvert gemar melakukannya untuk menghindari hal-hal yang sifatnya tidak terduga.

3.Penulis yang Hebat

Sudah tahu dong siapa penulis buku kaya raya yang membuat serial Harry Potter itu? Ya, J.K. Rowling adalah seorang introvert yang karya-karyanya tidak perlu diragukan lagi. Bahkan diangkat ke layar lebar yang dinanti-nantikan penggemar di seluruh dunia.

Introvert cenderung lebih baik berkomunikasi lewat tulisan daripada orang, dan banyak dari mereka yang berprofesi sebagai penulis. Mereka merasa berenergi saat mereka sendiri dengan pikiran-pikiran mereka saja.

4.Pendengar dan Teman yang Baik

Mencari pendengar dan teman yang baik terkadang bisa menjadi cukup sulit. Tetapi orang dengan kepribadian introvert adalah pendengar yang hebat. Seperti yang sudah disebutkan di poin pertama, mereka bisa membantu memecahkan masalah. Mereka juga umumnya teman yang loyal karena ketika sudah merasa nyaman dengan orang tersebut, maka sudah pasti akan terus menjadi teman.

5.Introvert adalah Pemikir yang Kreatif

Di balik diamnya orang introvert, tersimpan kreativitas yang bisa membuat kagum orang lain. Orang introvert cenderung pemikir, jadi jangan heran kalau setelah mereka bertapa sejenak, muncul ide-ide brilian yang sebelumnya tidak terpikir oleh orang lain. Keunggulan mereka yang fokus pada detail juga menjadi poin penting.

Meski senang menyendiri introvert adalah orang yang bisa diandalkan (Sumber gambar: Stefan Stefancik on Unsplash)

Memilki kepribadian introvert adalah suatu berkah tersendiri, dengan berbagai keunikan yang patut disyukuri. Jadi kalau kamu adalah introvert yang sering merasa berbeda, jangan pernah berkecil hati, ya! Di baliknya, kamu juga adalah orang spesial yang menyimpan sejuta potensi.

2 Comments

Leave a Reply
  1. Saya introvert dan mengakui bahwa saya butuh waktu untuk menyendiri mengisi energi.. Karena saat bertemu dengan banyak orang, diri ini butuh energi banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ketika Orang Cerdas menjadi Pelaku Bullying, Apa Partisipasi Kita?

Benarkah Bahwa Lidah Kita Tidak Bisa Mencecap Rasa Pedas?