in

Jurusan Psikologi: Antara Mitos, Fakta, Dan Profesi

HRD Bukanlah Satu – Satunya Profesi Untuk Lulusan Psikologi

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Saya sering melihat bahwa cukup banyak lulusan SMA yang memilih jurusan psikologi sebagai pendidikan berikutnya di tingkat universitas.

Dulu Saya juga memilih jurusan ini di SPMB tahun 2006. Tapi rezeki saat itu adalah di jurusan Ilmu Ekonomi.

Jadi lah Saya lulusan Ilmu Ekonomi 2010.

Ketika zaman Saya ikut SPMB dulu. Saya ingat betul bahwa banyak teman – teman Saya yang menganggap bahwa jurusan psikologi tidak punya prospek masa depan yang cerah.

“Mau ngapain za kuliah psikologi? Mau ngurusin orang sakit jiwa ya?”

Kurang lebih seperti itulah pertanyaan mereka kepada Saya.

Well. Saya memang tidak berhasil masuk jurusan psikologi. Tapi sampai saat ini Saya masih sangat antusias jika berdiskusi seputar psikologi.

Inilah yang membuat Saya tertarik untuk menuliskannya di sini. Harapannya semoga sahabat ublik bisa mengambil manfaat dari informasi ini.

Beberapa Mitos Tentang Jurusan Psikologi

Mitos

Sampai sekarang Saya masih sering menemukan mitos seputar psikologi yang banyak beredar di tengah masyarakat umum.

Beberapa diantaranya. Banyak orang beranggapan bahwa lulusan psikologi, ketika bekerja hanya akan menjadi seorang HRD saja.

Ada juga yang mengatakan bahwa lulusan psikologi memiliki kemampuan membaca pikiran seseorang, dan bisa mengetahui dengan ajaib bahwa seseorang sedang berbohong atau tidak.

Bahkan yang lebih parah. Ada juga yang meyakini kalau lulusan psikologi bisa memanipulasi pikiran seseorang.

Perlu ditekankan bahwa semua informasi di atas kurang tepat.

Saya pribadi berpendapat bahwa anggapan – anggapan di atas muncul karena minimnya informasi valid seputar jurusan psikologi.

Nah. Ini beberapa fakta tentang jurusan psikologi yang sebaiknya kamu ketahui. Khususnya kalau kamu ingin memilih bidang ini di tingkat universitas nanti.

Baca Juga: Jurusan Aktuaria: Disiplin Ilmu “Langka” Dengan Jenjang Karir Menarik

Fakta Tentang Jurusan Psikologi

Fakta

Ringkasnya. Ilmu psikologi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari perilaku dan mental seseorang atau individu secara ilmiah.

Tolong digarisbawahi kata ilmiah.

Karena yang namanya ilmiah pasti ada datanya. Bukan sekedar katanya.

Selain itu. Terkait jurusan psikologi, di masyarakat umum masih sering muncul pertanyaan tentang perbedaan antara psikiater dan psikolog.

Karena keduanya sering dianggap sebagai profesi yang identik.

Padahal tidak seperti itu.

Seorang psikolog akan memandang gangguan mental yang dihadapi seseorang dengan cara menelaah masalah individu yang bersangkutan secara lebih dalam.

Kemudian dia akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut dengan melakukan terapi tanpa bantuan obat – obatan.

Seorang psikiater justru sebaliknya. Dia akan memandang gangguan mental yang dihadapi seseorang melalui sudut pandang medis atau kedokteran.

Sehingga cara menyelesaikan masalah tersebut pun menggunakan terapi secara medis, yang notabene menggunakan obat – obatan.

Supaya kamu lebih paham tentang seluk beluk dunia psikologi, berikut ini merupakan beberapa bidang konsentrasi yang ada di jurusan psikologi.

Beberapa Konsentrasi di Jurusan Psikologi

Bidang Konsentrasi Psikologi

1 – Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi Industri dan Organisasi ini sering juga disebut sebagai PIO.

Bidang inilah yang sangat identik dengan Human Resource Department atau HRD di suatu perusahaan. Dan sering dianggap sebagai satu – satunya pilihan karir bagi lulusan psikologi.

Concern di bidang PIO ini adalah membuat kondisi psikologis setiap individu dan interaksi antar sesamanya (Di kantor) menjadi lebih baik.

Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan produktivitas pekerjaan yang bersangkutan.

2 – Psikologi Pendidikan

Psikologi pendidikan akan mempelajari tentang pendidikan seseorang.

Baik itu pendidikan anak usia dini atau PAUD. Hingga pelatihan untuk karyawan dan pegawai di suatu perusahaan, lembaga, organisasi, atau instansi tertentu.

Di sini kamu akan belajar tentang pendekatan yang tepat untuk mengarahkan dan mengedukasi seseorang sesuai kapasitas mentalnya masing – masing.

Bisa dikatakan kalau bidang ini memiliki peran yang signifikan dalam hal memajukan pendidikan suatu bangsa.

Karena dari sinilah akan muncul generasi penerus bangsa.

3 – Psikologi Sosial

Ilmu psikologi sosial mempelajari tentang interaksi antara satu individu dengan individu lainnya, atau secara kelompok.

Ada banyak hal yang akan dibahas di sini.

Mulai dari penyebab perpecahan suatu kelompok masyarakat, semangat atau tidaknya seseorang, dan hal – hal terkait lainnya.

4 – Psikologi Klinis

Psikologi klinis akan mempelajari tentang cara membedah perilaku manusia secara lebih khusus dan mendalam.

Di sini kamu akan belajar tentang berbagai kondisi mental manusia. Mulai dari yang paling ringan seperti kurangnya kepercayaan diri seseorang.

Hingga yang paling ekstrim seperti antisosial dan depresi.

5 – Psikologi Umum dan Eksperimental

Psikologi umum dan eksperimental akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan pembuatan, pembaharuan alat tes, serta penyusunan metodologi penelitian.

Di sini kamu akan belajar tentang cara melakukan pendekatan eksperimen dengan cara, metodologi, alat tes, hingga sumber responden yang tepat.

Baca Juga: Mau Kuliah Jurusan Jurnalistik? Ketahui Dulu Seluk-Beluknya!

Beberapa Profesi Untuk Lulusan Psikologi

Profesi Untuk Lulusan Psikologi

Sekarang kita masuk ke bagian yang Saya rasa cukup sering ditanyakan oleh kamu yang ingin kuliah di jurusan psikologi. Yakni tentang profesi dan karir.

Selain HRD, berikut ini merupakan beberapa profesi yang bisa ditekuni oleh lulusan psikologi.

1 – Konsultan Psikologi

Tugas seorang konsultan psikologi adalah memahami individu, menganalisis perilaku, mengenali tipe kepribadian, hingga menyusun program untuk pengembangan individu di suatu lembaga, instansi, atau organisasi tertentu.

2 – Ahli Riset

Seorang ahli riset biasanya bekerja atau bertugas di Biro Pusat Statistik (BPS) dan lembaga sejenis lainnya.

Ahli riset sangat dibutuhkan dalam hal pengolahan data (Biasanya) dengan skala yang lebih besar.

3 – Ahli Psikometri

Tugas seorang ahli psikometri biasanya membuat alat tes psikologi. Tujuannya untuk mengukur kinerja, motivasi, kebahagiaan, kepribadian, hingga kejujuran seseorang.

***

Sampai di sini. Mudah – mudahan kamu sudah bisa menelaah lebih jauh tentang jurusan psikologi ya.

Tapi supaya lebih mantap, tidak ada salahnya kalau kamu membaca buku – buku seputar psikologi sebagai bahan pembelajaran.

Karena yang namanya belajar tidak ada batasnya bukan?

Report

What do you think?

Participant

Written by Reza Aditya

Years Of Membership

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jurusan Aktuaria

Jurusan Aktuaria: Disiplin Ilmu “Langka” Dengan Jenjang Karir Menarik

Keunggulan Jurusan Ilmu Komunikasi

5 Keuntungan Memilih Jurusan Ilmu Komunikasi