in ,

Jurusan Aktuaria: Disiplin Ilmu “Langka” Dengan Jenjang Karir Menarik

Berkenalan Dengan Ilmu Pengelolaan Risiko Keuangan Di Masa Yang Akan Datang

Ketika kamu berprofesi sebagai seorang polisi, arsitek, pilot, atau banker, sebagian besar orang akan langsung paham tentang apa yang kamu kerjakan. Tapi lain halnya kalau kamu berprofesi sebagai Aktuaris, rasanya hanya segelintir orang saja yang akan paham tentang hal tersebut. Seorang aktuaris biasanya merupakan orang yang telah selesai mengenyam pendidikan di bidang Jurusan Aktuaria.

Ringkasnya. Jurusan Aktuaria merupakan perpaduan antara ilmu matematika, statistika, ekonomi, akuntansi, dan sains komputer.

Bidang ini mempelajari tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang.

Jadi bagi kamu yang memilih concern di bidang ini akan dilatih menjadi pribadi yang cakap dalam hal memprediksi, menghitung peluang, serta menganalisis resiko dan dampak di masa depan.

5 Ilmu Utama Di Jurusan Aktuaria

prospek kerja jurusan aktuaria

1) Matematika Keuangan

Di sini kamu akan belajar tentang tingkat suku bunga, jenis suku bunga (Suku bunga nominal, kontinu, dan efektif), anuitas nilai pembayaran sekarang, dan di masa yang akan datang.

Contoh: Dana pensiun dan besar cicilan pembayaran.

2) Ekonomi

Ilmu mikroekonomi dan makroekonomi adalah ilmu yang sangat dibutuhkan bagi seorang aktuaris .

Mikroekonomi membahas tentang teori permintaan, teori tingkah laku konsumen, teori produksi, biaya produksi, mekanisme pasar, dan lainnya.

Makroekonomi membahas tentang prinsip – prinsip ekonomi secara global.

Contohnya analisis penentuan kegiatan ekonomi dan pendapatan nasional, kebijakan ekonomi dalam perekonomian tertutup dan terbuka, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi suatu negara, dan hal – hal terkait lainnya.

Baca Juga: Mau Kuliah Jurusan Jurnalistik? Ketahui Dulu Seluk-Beluknya!

3) Akuntansi

Di sini kamu akan belajar tentang prinsip – prinsip dasar akuntansi, standar dan fungsi akuntansi, alur dan konsep akuntansi, laporan tahunan dan pernyataan tahunan.

Selain itu juga akan mempelajari tentang akuntansi untuk aset investasi dan aset lainnya, akuntansi manajemen dan biaya, analisis laporan keuangan, akuntansi pertanggungjawaban, hingga pengendalian internal dan auditing.

4) Peluang Dan Statistika

Secara umum ilmu statistika membahas tentang peluang dengan konsep utama memahami permutasi dan kombinasi. Serta analisis data tentang ukuran pemusatan dan penyebaran data.

Konsep utama yang dipelajari di sini adalah probabilitas, variabel acak dan karakteristiknya, distribusi probabilitas, serta konsep pengujian hipotesis untuk membuat suatu keputusan statistika.

5) Pemodelan Dan Teori Risiko

Teori risiko seringkali digunakan pada institusi asuransi jiwa, dana pensiun, asuransi kesehatan dan asuransi umum serta teknik simulasi dan pemodelan dalam industri asuransi.

Risiko adalah suatu keadaan yang tidak pasti dan terdapat unsur bahaya, atau konsekuensi yang bisa terjadi akibat proses yang sedang berlangsung maupun kejadian yang akan datang.

Prospek Kerja Lulusan Aktuaria

Bisa dikatakan kalau Jurusan Aktuaria belum banyak dikenal di Indonesia. Karena memang baru dibuka secara serentak oleh 4 PTN pada SBMPTN 2018 kemarin.

Tapi kalau kamu memilih bidang ini, kamu berpeluang besar mendapatkan jenjang karir plus gaji yang menarik ketika lulus kuliah nanti.

Pasalnya, lapangan pekerjaan sebagai aktuaris masih sangat terbuka lebar saat ini. Dan faktanya, perusahaan asuransi maupun non-asuransi sangat membutuhkan aktuaris.

Berikut ini merupakan jenis pekerjaan lulusan aktuaria yang bisa kamu pilih ketika lulus kuliah nanti.

  • Aktuaris
  • Surveyor Risiko Akuntansi
  • Konsultan Keuangan
  • Analisis Risiko
  • Analisis Investasi
  • Perencana Keuangan
  • Pemeriksa Klaim Asuransi
  • Penilai dan Penyelidik Klaim Asuransi
  • Penaksir Akuntansi
  • Manajer Investasi
  • Analis Keuangan
  • Dan lain sebagainya

Baca Juga: Suka Jurusan Desain Grafis? Ini Jenis Karir Yang Bisa Kamu Tekuni

5 Perguruan Tinggi Negeri Yang Memiliki Jurusan Aktuaria

perguruan tinggi jurusan aktuaria
Sumber: itb.ac.id

Hingga saat ini memang hanya ada beberapa perguruan tinggi saja yang memiliki Jurusan Aktuaria untuk para mahasiswa / i nya.

Beberapa diantaranya:

1) Institut Pertanian Bogor (IPB)

Di kampus ITB, proses penerimaan mahasiswa / i baru Jurusan Aktuaria pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017 kemarin.

Lokasi jurusan aktuaria IPB berada di Fakultas MIPA.

2) Institut Teknologi Bandung (ITB)

Meskipun ITB telah memiliki program Magister Aktuaria sejak 1998, program sarjana-nya (S1) baru dibuka tahun 2018.

Waktu itu, FMIPA ITB angkatan pertama menerima 50 mahasiswa Aktuaria.

3) Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM memiliki kerjasama dengan Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk menghasilkan 1000 Aktuaris.

Tidak hanya itu saja, kerjasama tersebut juga dilakukan untuk ujian profesi dan sertifikasi Aktuaris.

Sama halnya dengan aktuaria ITB, jurusan studi aktuaria UGM juga dibuka pada tahun akademik 2018 / 2019.

4) Universitas Indonesia (UI)

FMIPA UI juga punya Jurusan Aktuaria. Selain melalui jalur tes SBMPTN, Aktuaria UI juga menerima mahasiswa baru melalui jalur prestasi.

Mahasiswa Aktuaria UI tidak hanya bisa menerapkan Ilmunya pada industri keuangan dan asuransi, tapi juga cakap dalam mata uji profesi Aktuaris oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).

5) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Dalam penyusunan kurikulum Aktuarianya ITS bekerjasama dengan University of Waterloo.

Jurusan Aktuaria ITS juga diperuntukkan untuk asuransi bencana, asuransi syariah, dan asuransi kelautan.

Jika menjadi mahasiswa Aktuaria ITS tahun 2019, maka kamu akan menjadi angkatan kedua di almamater ini.

5 perguruan tinggi di atas adalah perguruan tinggi negeri. Bagaimana halnya dengan perguruan tinggi swasta? Apakah ada yang membuka program S1 Aktuaria? Jawabannya ada.

Ada 4 perguruan tinggi swasta yang menyediakan Jurusan Aktuaria. Yaitu Surya University, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Prasetiya Mulya, dan Universitas Pelita Harapan.

Saat ini idealnya ada 300 – 400 tenaga Aktuaris profesional di Indonesia.

Tapi faktanya. Dari 350-an anggota Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) yang ada, hanya 150 orang yang berhak menandatangani laporan aktuaria.

Mereka adalah orang – orang yang sudah mendapatkan gelar aktuaris di Indonesia. Atau Fellow Society of Actuaries of Indonesia (FSAI).

Padahal hingga saat ini, kebutuhan akan tenaga profesional di bidang aktuaria masih banyak.

Jika hal ini tidak segera diantisipasi, tidak heran jika nanti mungkin banyak perusahaan yang akan mendatangkan aktuaris dari luar negeri.

Baca Juga: 4 Cara Menentukan Passion agar Tidak Salah Jurusan

Kalau kamu ingin menjadi seorang Aktuaris yang profesional, kamu memang membutuhkan uji sertifikasi yang membutuhkan waktu hingga 7 tahun.

Tapi hal ini sebanding dengan gaji menarik yang akan kamu dapatkan. Biasanya hingga puluhan juta perbulannya.

Ya. Dibalik kesempatan kerja dan tawaran gaji yang menggiurkan, tentu saja ada proses panjang yang harus dilewati dengan penuh perjuangan.

Jadi sekarang bagaimana. Kamu berminat untuk masuk Jurusan Aktuaria?

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

berterima kasih

Psikologi: Perlukah Aku Berterima Kasih Padaku?

Berkenalan Dengan Jurusan Psikologi

Jurusan Psikologi: Antara Mitos, Fakta, Dan Profesi