in

Inilah Makna Prestasi yang Sebenarnya, Lalu Bagaimana Meraihnya?

Apa makna prestasi bagimu?

Meraih prestasi bukanlah perkara yang mudah, apalagi jika memiliki beberapa keterbatasan. Untuk menjadi seseorang yang berprestasi tak hanya dibutuhkan keinginan tapi juga keyakinan, kerja keras bahkan pengorbanan. Intinya jangan berharap prestasi dapat diraih jika masih setengah-setengah dalam mengerjakan sesuatu.

Beberapa tahun lalu setelah lulus dari SMK, saya mulai menyukai dengan dunia literasi. Bergabung dengan salah satu grup menulis menjadikan saya berteman dengan beberapa penulis andal di sosial media.

Beberapa kali saya dibuat tertegun dengan prestasi mereka dan menghasilkan karya berupa buku. Saya pun berangan-angan ingin menorehkan suatu prestasi berupa karya. Mulailah saya menulis beberapa artikel dan mengikuti lomba meski belum memiliki fasilitas menulis seperti komputer.

Saya meminjam laptop dari yang lain untuk menulis. Satu artikel saya kemudian menang juara harapan dan mendapatkan hadiah. Tentunya saya sangat senang karya saya dapat diapresiasi orang lain dan itu merupakan salah satu prestasi bagi saya. Betapa senang ketika melihat ekspresi orang tua setelah mengetahui saya ternyata bisa menulis walaupun belum semegah tulisan para penulis terkenal.

Baca juga: 

Motivasi memang merupakan salah satu komponen penting dalam meraih prestasi. Dengan adanya motivasi, biasanya seseorang akan semakin gigih memperjuangkan impiannya. Bahkan di saat putus asa, motivasi bisa menjadi angin segar pembangkit semangat. Saat itu semangat menulis memang menggebu meski dengan keterbatasan fasilitas. Motivasi memang penting, tapi komitmen pun sama pentingnya. Sekadar memotivasi saja tidak akan membuat kita mampu bertahan melewati segala lika-liku kehidupan. Kita perlu komitmen yang kuat.

motivasi , prestasi
Motivasi dalam meraih prestasi (Sumber gambar: Pexels)

Tidak ada yang menjamin bahwa apa yang sedang kita usahakan pasti berbuah manis. Tak ada seorangpun yang dapat menebak hasilnya. Salah satu pemikiran yang kurang tepat waktu itu adalah saya terlalu fokus pada hasilnya bukan proses. Proses belajar yang kurang menjadikan hasil tulisan saya kurang maksimal. Padahal dengan melewati sebuah proses, mungkin saya bisa menemukan hal-hal baru, bereksperimen dan mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki. Ketika menghadapi suatu kendala, timbullah perasaan ragu. Saat itu saya tidak berani keluar dari zona nyaman dan menghilangkan ketakutan.

Prosesnya cukup sulit sehingga saya pun menyerah dan mengatakan bahwa impian saya mustahil. Hampir sepuluh tahun saya pun tidak berusaha mewujudkan prestasi yang saya inginkan. Ternyata logika saja memang tidak cukup untuk menjadi seseorang yang spesial (dalam artian berprestasi). Saya pernah membaca sebuah kutpan bahwa seseorang yang pandai berimajinasi dapat dengan mudah menciptakan ide-ide unik, inovatif serta kreatif. Tapi, imajinasi seperti itu tentu tak mudah untuk didapatkan.

Tidak ada sesuatu yang dapat diperoleh tanpa pengorbanan. Seringkali saya menunda untuk melakukan sesuatu dengan alasan “menunggu waktu yang tepat”. Dan alasan itu ternyata dapat berlanjut hingga pada akhirnya tanpa sadar saya kehilangan waktu serta beberapa kesempatan. Jalan yang harus dilewati untuk meraih prestasi memang tidaklah mudah. Akan ada banyak kerikil, dan gangguan lainnya yang akan terus menghadang. Lalu apa yang harus dilakukan? Tentu saja berusaha menyingkirkan segala gangguan tersebut. Fokus pada tujuan, ingatlah motivasi dan jangan dengarkan jika ada yang berusaha mematahkan semangatmu.

perencanaan , prestasi
Perencanaan dalam prestasi (Sumber gambar: Pexels)

Tahun 2017 saya kembali melirik grup penulis yang pernah saya ikuti dulu. Saat itu saya tertarik dengan satu event menulis yang menarik. Dari event tersebut, saya bertemu dengan beberapa penulis yang ramah dan berbagi ilmu tentang menulis. Dengan berbagai hal yang saya dapatkan dari mereka, saya pun menyadari bahwa prestasi sebenarnya yang harus saya capai adalah mengalahkan keraguan dalam diri sendiri. Tidak ada hal yang sangat sulit untuk dicapai. Tidak ada sesuatu yang mustahil jika mau berusaha.

Kini beberapa buku antologi yang memuat tulisan saya telah terbit. Isi pikiran dengan motivasi yang mengobarkan semangat bukan dengan hal-hal menyedihkan yang berpotensi menimbulkan sikap putus asa. Mencoba untuk terus berpikir besar. Berusaha berpikir terbuka dan mengasah kemampuan yang dimiliki untuk mewujudkan impian lainnya. Tidaka ada orang yang sukses dengan sekali jalan. Terkadang kegagalan merupakan sebuah kesempatan untuk memulainya lagi. Ya, memulai dengan cara yang lebih baik, teliti dan cerdas.

Prestasi pun bukan tentang apa yang kita peroleh, tapi sejauh mana kita dapat mempertahankan sesuatu yang telah kita perjuangkan. Mempertahankan memang tak mudah tapi bukan berarti tidak bisa. Ada saat dimana kita lelah dan ingin melepaskan. Jika hal itu terjadi, maka menepi dan cobalah berpikir ulang sejauh mana kamu telah berjuang.

Jangan biarkan perjuangan sebelumnya menjadi sia-sia. Intinya, untuk memperoleh prestasi harus menguatkan niat, gigih berusaha dan mempertahankan komitmen. Jika ketiga hal tersebut bisa kamu pegang dengan baik, maka kamu bisa meraih prestasi yang kamu inginkan. Terus tanamkan motivasi dalam diri bahwa semua orang bisa mengasah kemampuannya hingga lebih baik. Semangat!

 

Artikel ini merupakan artikel kiriman pembaca, isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. Kamu juga dapat mengirimkan tulisanmu melalui link berikut https://bit.ly/2Cnatij . Ketentuan menulisnya dapat dibaca di link berikut : https://bit.ly/2FwQlNH

Comments

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Comments

0 comments

karya tema cinta laris

Alasan Kenapa Karya Bertema Cinta Selalu Laris di Pasaran

hadapi perfeksionis kantor

5 Tips Menghadapi Si Perfeksionis di Kantor