in

Drama Dunia Kerja: Jika Atasan Lebih Muda, Harus Bagaimana?

Bekerja di perusahaan orang lain sama artinya dengan siap menerima segala kemungkinan yang terjadi, apapun itu bentuknya. Mulai dari menerima dan sepakat dengan kontrak kerja, jenjang karir, lama masa kontrak sebelum akhirnya sampai pada label karyawan tetap, setuju dengan sistem rolling jabatan dan wilayah, juga macam aturan lainnya, termasuk di dalamnya jika atasan lebih muda.

Lantas bagaimana dengan pola penerimaan fresh graduate untuk posisi minimal sekelas supervisor? Baiklah, ini tidak terpaku hanya pada sarjana baru karena bisa saja ia berpengalaman di usia muda.

Hal ini menjadi begitu penting karena menurut penelitian pada September 2016 dalam Journal Organization of Behavior yang dilansir forbes.com menyatakan bahwa banyak karyawan yang memiliki pandangan dan emosi negatif terhadap atasan lebih muda.

Jika begitu, bagaimana dengan kamu, yang mungkin saat ini adalah seorang karyawan, apakah kamu siap memiliki atasan lebih muda darimu? Atau kamu masuk kategori tidak setuju namun tidak bisa berkata tidak?

Baca juga : 

Berikut ini ada beberapa cara agar kamu dapat menghadapi atasanmu yang lebih muda:

Berpikir Kritis

Sebuah keputusan dalam perusahaan pastilah telah melalui pertimbangan matang dan selektif. Mulailah dengan berpikir lebih dalam terhadap keputusan perusahaan memberikan posisi atasan kepadanya. Ingatlah, perusahaan tidak akan memberi jabatan kepada seseorang yang tidak berkompeten.

Berangkat dari Masalah yang Sama

berpikir kritis , atasan lebih muda
Atasan lebih muda? (Sumber: Pixabay)

Kecemasan akan sulitnya membentuk kekompakan akibat perbedaan usia yang signifikan juga menyita pikirannya. Ia juga belajar untuk beradaptasi dan mencari cara terbaik untuk berbicara dan memberi tugas pada kamu. Maka menjadi tugas kamu untuk melakukan hal yang sama dengannya.

Menurut Senior Asessor ECC UGM, Sri Muliati A, S. Psi, MA, M. Psi seperti yang dikutip careernews.id perbedaan usia sebenarnya adalah pemanis di sela-sela kesibukan yang ternyata tidak punya peran apa pun selain hanya angka.

Objektif Menerima Ide Atasan

kompak , atasan lebih muda
Kompak dengan atasan yang lebih muda (Sumber: Pixabay)

Kamu mungkin lebih lama bekerja pada perusahaan, tapi itu semua tidak menjamin kamu lebih ahli di bidang tersebut. Bersikaplah sewajarnya, sampaikan apa yang sekiranya dibutuhkan, dan biarkan atasan menunjukkan kemampuannya mengeksplor dan membagi ide kreatifnya.

Bahkan dari sini kamu memiliki keuntungan untuk belajar lebih dalam lagi tentang pekerjaan yang saat ini sedang kamu lakukan. Sisi paling baiknya lagi jika kamu mampu menarik kesimpulan dan menjadikannya amunisi untuk berkembang lebih baik.

Renungkan, pastinya ada kekurangan dalam dirimu yang menyebabkan perusahaan justru tidak melirikmu untuk posisi atasan tersebut.

Tunjukkan Rasa Hormatmu

Bersikap objektif jauh lebih mudah dipraktikkan ketimbang menaruh hormat pada atasan lebih muda. Berapapun usianya, seminim apapun pengalamannya, dan apapun latar belakang pendidikannya, kamu yang pertama harus meletakkan rasa hormat saat menyambut kedatangannya dalam tim.

Robin Throckmorton, President of Strategic HR Inc dalam wawancaranya dengan situs berita Monster mengatakan “one of the most important things to remember when your boss is younger than you is to show respects.” Salah satu hal paling penting yang harus kamu lakukan saat atasanmu lebih muda darimu adalah menunjukkan rasa hormat-padanya.

Menjadi Diri Sendiri

Jurang usia tidak perlu disikapi dengan memaksakan diri berkomunikasi dan bergaya seperti atasan. Tetap percaya diri pada apa yang bisa kamu tampilkan dan lakukan. Namun jangan biarkan dirimu terlalu kaku dalam berdiskusi apalagi bergaul dengannya.

Ini juga berlaku jika ada hal yang sekiranya tidak kamu setujui dari apa yang dia minta. Kemukanlah dengan caramu sendiri lengkap dengan memberi alasan yang relevan dan mampu dipertanggungjawabkan.

Tunjukkan Kemampuanmu

tunjukkan kemampuanmu , atasan lebih muda
Tunjukkan kemampuanmu (Sumber: Pixabay)

Bukan karena dirimu lebih tua dan lulus lebih dulu dari universitas, lantas membuat dirimu ketinggalan prestasi dengannya. Tetaplah bekerja keras dan mengeluarkan kemampuanmu dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab yang diberikan. Ukur kadar rasa percaya dirimu karena over confidence akan membuatmu kehilangan sekian persen ketelitian dalam bekerja.

Pada intinya, hal terbaik untuk menghadapi atasan yang lebih muda adalah dengan tetap fokus pada prestasi kerja kamu dan tidak berpikir bahwa situasi lebih baik sebelum kedatangannya. Berpikir buruk hanya akan menciptakan ‘jurang’ antara kamu dan atasan yang tidak lagi soal usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

apa kata orang

5 Cara Biar Lebih Selow dan Tidak Pusing dengan Apa Kata Orang

Memilih jurusan , kuliah

6 Tips Supaya Tidak Salah Pilih Jurusan Kuliah, Buatmu Calon Mahasiswa