in

Dianggap Remeh, 7 Hal Ini Berpengaruh pada Kualitas Hidupmu

Meningkatkan kualitas hidup dengan melakukan hal sederhana

Meski kebiasaan berikut sering dianggap remeh, nyatanya dapat membuat hidup lebih berkualitas. (Sumber gambar: Erik McLean on Usnplash)

Seringkali kita sebagai manusia menganggap remeh hal-hal yang dipandang tidak penting atau tidak berpengaruh. Bagi yang merasa hidupnya datar-datar saja atau malah mengalami kemunduran sehingga rasanya sulit sekali maju, mungkin kamu meremehkan beberapa hal. Entah karena malas atau malah bersikap skeptis, nyatanya kamu perlu berubah sekarang juga.

Memang segalanya tidak instan, tetapi cobalah lakukan dan biasakan 7 hal berpengaruh berikut ini demi membuat hidup yang lebih berkualitas.

1.Apa yang Kamu Katakan

Sudah berapa kali kamu mendengar bahwa apa yang kamu katakan dapat menjadi nyata? Misalnya ketika kamu disuruh mengikuti ujian masuk universitas ternama, kamu berkata, “Ah, nggak perlu coba. Belum masuk gerbangnya saja aku pasti sudah ditolak.” Lalu cengengesan nggak jelas sambil dalam hati memandang remeh dan rendah diri sendiri dan jadi sedih sendiri.

katakan diri sendiri hal remeh
Katakan hal positif ke diri sendiri dan kamu akan percaya. (Sumber gambar: Katrina on Unsplash)

Pasti ada di antara kalian yang gemar berkata negatif seperti itu (termasuk saya), ketika ada orang lain yang memberi semangat pada kita untuk maju. Padahal orang tersebut memandang kita memiliki potensi, tetapi kata-kata negatif kitalah yang mematahkan potensi itu sebelum berkembang.

“Bagaimana kalau ternyata aku tidak bisa?”

“Bagaimana jika masih ada orang lain yang lebih mampu melakukannya?”

Menyingkirkan bisikan-bisikan menjatuhkan yang datang dari dalam hati memang sulit sekali. Rasanya setiap ada peluang di depan mata, bisikan itu turut hadir juga, mendesak keluar lewat bibir. Ketidakpercayaan pada diri sendiri yang membuat bisikan itu berubah menjadi ucapan lewat mulut. Kalau sudah terucap, maka kesempatan itu mungkin saja enggan menunggu.

Nah, karena menghindari bisikan menyesatkan itu butuh latihan ekstra, maka cara pertama yang perlu kita lakukan adalah, jangan ucapkan apa yang ada di hatimu. Jangan memverifikasinya dengan ucapan lantang.

Tetapi lakukan sebaliknya. Gunakan metode afirmatif untuk menghapus ketidakyakinan yang menggerogotimu dan ucapkan dengan yakin.

“Aku pasti bisa.”

“Aku orang yang cerdas.”

“Aku orang yang berbakat.”

Katakan kata-kata positif setiap hari pada diri sendiri. Kalau perlu, tulis kata-kata tersebut dan tempelkan di tempat yang sering kamu lihat. Misalnya di cermin, di dinding samping kasur, di buku catatan, atau malah jadi wallpaper ponsel.

Rasakan perubahan keyakinan ketika kamu mengucapkan hal-hal positif pada diri sendiri setiap hari. Kamu adalah apa yang kamu ucapkan, dan jangan lupa untuk senantiasa berdoa pada Yang Maha  Kuasa agar diwujudkan.

Selain berkata positif pada diri sendiri, coba deh kurangi nyiyirin hidup orang. Hindari hal-hal yang membuatmu jadi berkomentar buruk pada orang lain. Cobalah berpikir bahwa tidak ada faedah yang kamu dapat jika melakukannya.

Ubahlah kebiasaan itu menjadi gemar memuji teman yang sama-sama sedang berusaha untuk menuju ke arah lebih baik. Misalnya ketika temanmu menjadi pemimpin organisasi tertentu dan merasa tidak becus, kamu puji dia bahwa dia telah melakukan yang terbaik. Semangati dia untuk bangkit kembali.

2.Bagaimana Kamu Berpikir

Jika poin pertama membahas tentang apa yang kamu ucapkan, maka poin kedua dari 7 hal yang berpengaruh pada kualitas hidupmu ini membahas tentang apa yang ada di dalam pikiran. Bagaimana pikiran kita yang begitu kompleks itu akhirnya membuat keputusan final akan sesuatu. Keputusan itu bisa kita syukuri dan juga bisa kita sesali.

Mahatma Gandhi pernah berkata, “Apa yang kamu percayai dapat menjadi pikiranmu, pikiranmu menjadi ucapanmu, ucapanmu menjadi perbuatanmu, perbuatanmu menjadi kebiasaanmu, kebiasaanmu menjadi nilaimu, dan nilaimu menjadi takdirmu.”

Sekarang percaya kan kalau penting sekali untuk mengubah mindset kita menjadi lebih positif agar takdir kita pun menjadi seperti apa yang kita harapkan?

Carol S. Dweck, penulis buku ‘Mindset: The New Psychology of Succes’ menulis: “Selama 20 tahun, penelitianku menunjukkan bahwa cara pandang yang kamu adopsi untuk dirimu sendiri sangat memengaruhi caramu memimpin hidupmu.”

3.Makanan yang Kamu Konsumsi

Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh tentu tidak boleh sembarangan. Meningkatkan kualitas hidup juga membutuhkan tubuh yang sehat. Jika selama ini kamu belum memiliki pola makan sehat, cobalah sedikit demi sedikit mengubahnya.

makanan baik hal remeh
Makanan yang baik akan membuat hidup lebih baik. (Sumber gambar: Mae Mu on Unsplash)

Dilansir dari Harvard Health Publishing, Eva Selhub MD mengingatkan kita bahwa otak adalah organ tubuh yang yang selalu bekerja setiap saat. Otak manusia yang mengatur pikiran, pergerakan, pernapasan, detak jantung, dan indra, bahkan pada saat kita tidur. Oleh sebab itu otak membutuhkan ‘bahan bakar’ yang datang dari apa yang kita konsumsi.

Makanan mempengaruhi fungsi dan struktur otak, bahkan mood secara langsung. Sebenarnya ini tidak boleh dianggap remeh. Mengonsumi makanan yang mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan menutrisi otak dan diet yang sehat dapat mengurangi kadar stres, kecemasan, dan mood yang berubah-ubah.

4.Waktu Tidurmu

Siapa yang suka begadang dan ujung-ujungnya besok mengantuk seharian? Coba deh atur waktu tidurmu menjadi cukup dan berkualitas. Lepaskan keinginan untuk stalking di medsos atau SKS saat ujian atau mengerjakan tugas yang menumpuk. Biasakan mencicil pekerjaan sehingga waktu tidur tidak sering terganggu.

tidur cukup hal remeh
Tidur yang cukup membantu menstabilkan mood. (Sumber gambar: Gregory Pappas on Unsplash)

Beberapa hal merugikan yang terjadi saat kurang tidur antara lain: kelelahan, cepat marah, kurang fokus, dan masalah kesehatan.

5.Kebiasaan Jalan Kaki

Jika kamu sulit menyempatkan diri untuk olahraga, tingkatkan kualitas hidup dengan rutin berjalan kaki setiap hari paling tidak 20-30 menit. Kalau jarak sekolah atau kantor bisa dicapai dengan kaki, kamu bisa menghemat ongkos sekalian menjaga kesehatan. Berjalan kaki dapat menyehatkan dan memperkuat jantung, meningkatkan sirkulasi darah serta mengurangi stres.

6.Rutinitas Setiap Pagi

Apa yang biasanya kamu lakukan setiap pagi? Bangkong atau malah curi-curi tidur lagi sebelum berangkat? Bangun pagi banyak manfaatnya, lho. Kamu jadi bisa melakukan persiapan hari itu dengan lebih santai.

Udara pagi yang sejuk juga dapat membuatmu lebih bahagia. Selain itu di pagi hari kamu juga bisa memanfaatkan waktu buat bermeditasi dan melakukan teknik afirmatif yang telah dijelaskan pada poin pertama demi membuatmu semangat menjalani hari. Jangan lupa sarapan agar kebutuhan otak terpenuhi.

7.Dengan Siapa Kamu Berteman

Hal remeh berikutnya adalah tentang teman. Memang kita tidak boleh sombong, tetapi untuk menjadikan seseorang itu teman dekat tentu perlu pertimbangan juga. Pada dasarnya teman dapat memengaruhi kita, entah cara bergaul, berpikir, berkata, dan lain-lain.

teman baik hal remeh
Berteman dengan orang positif membawa energi positif pada kita. (Sumber gambar: Marc Rafanell Lopez on Unsplash)

Bertemanlah dengan orang-orang yang dapat membuat kualitas hidupmu lebih baik. Carilah teman yang sama-sama ingin bermanfaat bagi banyak orang dan mengolah waktu dengan cermat agar tujuan hidup dapat dicapai, bukannya gosip mulu apalagi iri hati dengan keberhasilan orang lain dan bermalas-malasan.

Jika kamu berteman dengan mereka yang memiliki pola pikir positif, maka kamu juga akan terpacu untuk menjadi versi terbaik dirimu sendiri.

Bagaimana? Sudah siap untuk meningkatkan kualitas hidupmu sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

motivasi keluarga

Motivasi Terbaik Itu Bernama Keluarga: Meraih Asa dengan Cinta

harga, kesuksesan

Inilah Harga dari Sebuah Kesuksesan, Kamu Siap Membayarnya?