in

Ciri-Ciri Terinfeksi dan Cara Deteksi Virus Corona

Saatnya jaga pola hidup sehat agar terhindar dari virus corona

Belakangan ini, merebaknya kabar mengenai virus corona tentu menjadi perbincangan hangat publik. Semua media memberitakan mengenai update berita tentang virus ini. Adapun berbagai berita di stasiun televisi maupun media sosial membahas tentang berbagai hal mengenai virus corona. Mulai dari pengetahuan tentang virus ini sendiri, ataupun bagaimana ciri-ciri orang yang terinfeksi hingga bagaimana cara cek virus corona ini.

Gejala Virus Corona

Ciri-ciri dari seseorang yang terinfeksi virus corona atau COVID-19 bisa dideteksi lewat gejala-gejala seperti batuk, demam, dan sesak napas. Tiga gejala tersebut merupakan ciri-ciri umum orang terinfeksi corona yang ada di masyarakat. Orang tua dan orang-orang yang memiliki penyakit penyerta yang parah seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes memiliki kemungkinan berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari COVID-19.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat, penyakit yang dilaporkan berkisar dari gejala ringan hingga gejala yang menyebabkan penyakit parah dan kematian karena COVID-19. Gejala-gejala corona COVID-19 ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan (berdasarkan periode inkubasi virus MERS-CoV).

Demam, batuk, sesak napas menjadi tanda jika anda terinfeksi virus ini. Jika Anda mendeteksi tanda-tanda terinfeksi corona, segera hubungi bantuan medis. Tanda-tanda virus COVID-19 darurat yang perlu segera menghubungi medis adalah ketika anda kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan yang konsisten di dada. Kebingungan atau ketidakmampuan baru untuk bangun, bibir atau wajah kebiru-biruan. Tanda-tanda darurat tersebut belum tentu dialami semua orang. Jadi, silakan berkonsultasi dengan tenaga medis jika Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami gejala serupa, bahkan lebih parah.

Untuk menghindari hal tersebut, sebelum Anda mengalami, ada baiknya Anda berkonsultasi untuk menghindari terpaparnya virus ini. Di Halodoc, Anda akan bertemu dengan banyak dokter terpercaya yang akan membantu Anda memberikan tips dan trik tentang bagaimana menghindari terpaparnya virus corona dengan mudah.

Sering cuci tangan, cegah paparan virus corona

Cara Deteksi Virus Corona COVID-19

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan deteksi dini virus corona COVID-19 misalnya dengan self assessment.  Self assesment ini merupakan alat sederhana yang bisa membantu menentukan apakah Anda sehat-sehat saja atau ada gejala yang memerlukan penilaian, pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut untuk COVID-19. Alat self assessment diadaptasi dari Self Assessment COVID-19 dari British Columbia, Kanada.

Aplikasi ini berisikan sekitar 6 daftar pertanyaan untuk mengecek kondisi fisik Anda. Anda harus menjawab pertanyaan yang tersedia. Setelah selesai menjawab semua pertanyaan, akan muncul kotak KESIMPULAN yang berisi keterangan apakah ada kemungkinan anda terinfeksi oleh COVID-19 atau tidak.

Selain melalui portal milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Anda juga bisa mencoba melalui aplikasi Gojek. Karena Gojek, Kementerian Kesehatan dan Halodoc bekerja sama untuk meluncurkan layanan Check COVID-19 untuk membantu masyarakat mengetahui risiko terinfeksi COVID-19. Layanan Telemedicine Check COVID-19 dari Halodoc ini tersedia dalam bentuk shuffle card di aplikasi Gojek.

Cara cek COVID-19 via aplikasi Gojek dengan cara buka aplikasi Gojek pada ponsel. Kemudian Pilih shuffle card yang bertulis APAKAH AKU SEHAT?  Lalu tunggu beberapa saat dan klik tombol chat. Kemudian jawab pertanyaan yang diajukan. Setelah selesai menjawab, akan akan kotak KESIMPULAN terkait risiko COVID-19.

Nah, itu dia berbagai ciri-ciri tentang orang yang terinfeksi COVID 19. Selain mengetahui bagaimana ciri-ciri orang yang terinfeksi, Anda juga sudah bisa mendeteksi apakah Anda terpapar virus COVID-19 atau tidak melalui aplikasi yang tersedia. Lebih waspada, lebih berhati-hati dan lebih menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari virus corona. Stay safe, stay health!

Report

What do you think?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tenaga Medis di Tengah Pandemi: Perjalanan Tulus Berkorban Nyawa

Tips Berkarya Dengan Tulus (Belajar Dari Sosok Didi Kempot)