Sumber gambar: Pixabay
in ,

Buatmu yang Pernah Berpikir Mengakhiri Hidup, Bertahanlah Sekali Lagi

Pernahkah kalian berpikir untuk mati? Atau bahkan kalian pernah mencoba untuk mati? Kalau boleh tahu, hal apa yang membuat kalian memutuskan untuk mengakhiri hidup? Masalah percintaan kah? Masalah keluarga kah? Masalah ekonomi kah? Atau bahkan, masalah yang kalian sendiri tidak mengerti?

Hai! Namaku Nira… dan aku pernah mencoba untuk bunuh diri.

Pikiran-pikiran itu selalu muncul di benakku…

Buat kamu yang pernah berpikir mengakhiri hidup
Sumber gambar: Pixabay

Hidup ini benar-benar tidak adil. Hidup ini kejam. Aku tidak bisa bertahan. Aku hanya entitas yang ngga berguna, menyusahkan orang lain saja bisaku. Di setiap malam, tengah malam tepatnya, pikiran itu selalu muncul dibenakku. Pikiran untuk mati. Cutting? Fall from building? Or.. hang on myself?

Tapi, semua hal itu tidak pernah berani kulakukan dan hanya berakhir dengan tangisan suram di balik bantal. Kenapa aku begitu pengecut sekali… Toh, baik ada atau tidak adanya aku tidak mengubah apa-apa.

Mungkin, orang lain malah lebih senang jika aku nggak ada. Orang tua yang selalu ribut, teman-teman yang sepertinya tidak benar-benar perduli, dan perasaan-perasaan buruk yang selalu merayapi hati. Aku benar-benar rapuh…

Baca juga: Tips Agar Kita Dapat Menerima Diri Sendiri, Agar Hidup Lebih Bahagia

Wajahku tersenyum ramah, hatiku remuk parah

Buat kamu yang pernah berpikir mengakhiri hidup
Sumber gambar: Pixabay

Rasanya, setiap hari bukan malah menjadi baik, tapi semakin suram. Jika wajah yang kuperlihatkan sedang tersenyum ramah, di dalamnya hatiku masih remuk parah.

Hingga suatu hari, aku menyiapkan diri untuk membagi perasaan gelap itu pada salah satu temanku. Aku lihat dia memiliki kepedulian terhadap mental illness. Karenanya aku kirim pesan padanya, kuceritakan semua masalahku. Kutumpahkan semua sedu sedanku selama ini, kutuliskan keputusanku untuk self harming.

Awalnya, aku pikir dia pasti akan mencoba menuturiku dengan berkata kalau semua pikiran dan perbuatanku itu tidak baik. Nyatanya, dia mengajakku ke psikiater untuk konsultasi (bersama dengannya tentu saja) dan mulai mengirimiku dengan tips bagaimana mengerti diri sendiri dan penyembuhan mengenai mental illness seluruhnya.

Baca juga: Pikiran Negatif Membuat Hidupmu Sesak, Bagaimana Solusinya?

Jangan takut untuk bercerita

Buat kamu yang pernah berpikir mengakhiri hidup
Sumber gambar: Pixabay

She told me to accept myself with any conditionally and treat me as human as good. Dia nggak judge aku. Dia nggak bilang bahwa semua pikiran gelap dan suicide thought-ku itu dibenarkan. Dia membuatku tenang, tanpa menghilangkan rasa dari kepedihan itu sendiri. Aku tidak mengerti bagaimana bisa… tapi akhirnya aku bisa menerimanya.

Pesanku, untuk semua manusia di luar sana, yang mungkin memiliki pengalaman seperti yang pernah kurasakan. Please, jangan takut untuk bercerita, jika kamu nggak bisa cerita ke orang tuamu, kamu bisa cerita ke sahabatmu.

Baca juga: Cara Mengatur Pola Pikir agar Hidup Lebih Bahagia

Jika kamu ngga bisa cerita ke sahabatmu, kamu bisa cerita ke orang yang menurutmu bisa kamu percaya. Jika kamu nggak punya orang yang bisa kamu percaya, kamu bisa cerita ke professional (psikolog atau psikiater). Dan jika kamu benar-benar nggak bisa cerita ke makhluk-Nya, kamu bisa cerita ke Sang Pencipta. Pemberi rasa gelap-terang selama ini.

Tidak ada yang salah berpikir untuk membunuh diri, akan tetapi perbuatan tersebut pun tidak bisa dibenarkan.

 

Artikel ini merupakan artikel kiriman pembaca, isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. Kamu juga dapat mengirimkan tulisanmu melalui link ini. Ketentuan menulisnya dapat dibaca di link yang ini. 

Report

What do you think?

One Comment

Leave a Reply

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    cara asah skill komunikasi

    Tingkatkan Skill Komunikasi Kamu Supaya Tidak Terjebak dalam Awkward Moment!