in

Jangan Bermain Ponsel Saat Sedang Bekerja, Ini Alasannya

Apa saja dampak negatif bermain ponsel saat sedang bekerja?

Seperti yang kita ketahui, telepon seluler (ponsel) merupakan alat komunikasi sekaligus media informasi yang penting untuk dimiliki di zaman yang serba canggih ini. Selain kemudahan berkomunikasi, penggunanya bisa dengan gampang mendapatkan berbagai informasi dengan mengakses internet di genggamannya. Kesadaran orang-orang akan pentingnya informasi menjadi salah satu alasan mengapa telepon seluler merupakan benda yang wajib dipunyai.

Karena terbilang praktis, terkadang orang-orang menggunakan alat ini tidak pada tempatnya. Nah, jika tidak digunakan secara bijak, ia justru bisa menjadi benda yang merugikan. Tak hanya itu, kebiasaan bermain ponsel secara berlebihan juga bisa mengganggu orang-orang yang ada di sekitarnya.

Terbiasa bermain telepon seluler saat sibuk bekerja juga memberikan dampak negatif. Untuk tetap fokus dalam bekerja, sebaiknya jangan bermain ponsel dulu ya, sahabat Ublik. Mematikannya atau memasang ikon sibuk bisa menjadi opsi yang tepat agar kinerja kalian lebih maksimal. Lantas, apa saja sisi negatif bermain ponsel saat sedang sibuk bekerja?

Tidak Baik bagi Kesehatan

Di zaman yang serba modern ini, siapa yang tak kenal dengan media sosial? Orang yang terlalu asyik bermain gadget seperti mengecek media sosial saat sedang sibuk bekerja justru bisa mengalami kerusakan otak secara perlahan.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa terus mengalihkan pandangan dari satu layar ke layar yang lain ternyata bisa membuat otak kita hanya menyimpan lebih sedikit informasi pada bagian memori. Jika otak bekerja dengan cara yang tidak benar, maka hal ini bisa memicu masalah memori jangka panjang. Selain itu, perilaku bermain telepon seluler saat sedang bekerja bisa membuat proses berpikir penggunanya mengalami gangguan, serta memicu turunnya IQ dan fungsi memori. Wah, ngeri juga ya!

Membahayakan Keselamatan

Sahabat Ublik tentunya tahu larangan penggunaan perangkat komunikasi di tempat-tempat yang memiliki sinyal radioaktif yang tinggi. Peraturan ini diberlakukan dengan alasan keamanan dan keselamatan pekerja maupun konsumen.

Tempat-tempat yang menerapkan larangan penggunaan alat komunikasi di antaranya SPBU, di dalam pesawat, ruang engineering dan ruang kontrol radar. Untuk alasan keamanan, sebaiknya orang-orang yang ada di lingkungan tersebut mematuhi aturan untuk tidak mengaktifkan perangkat komunikasi, khususnya ponsel. Bagaimana jika dilanggar? Tentunya hal itu bisa membahayakan keselamatan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Memicu Sifat Individualisme di Lingkungan Kerja

Pernahkah sahabat Ublik mendengar istilah ‘ponsel mendekatkan yang jauh, namun menjauhkan yang dekat’? Memang benar, sejauh apapun jaraknya, komunikasi dengan teman atau kerabat terasa lebih mudah dijangkau menggunakan ponsel. Tapi, jika terlalu berlebihan, penggunanya justru akan mengabaikan kondisi sekitar. Tentunya sahabat Ublik pernah mengalami hal ini. Sudah merencanakan meet up dengan kawan lama sejak jauh-jauh hari, tapi yang terjadi saat bertemu malah semua sibuk dengan ponsel masing-masing. Hal seperti ini memicu sifat individualisme.

Di lingkungan kerja, sifat individualisme muncul akibat kurangnya interaksi antar personal. Bayangkan jika dalam sebuah lingkungan kerja, atasan dan bawahan tidak memiliki interaksi yang baik, atau malah sesama karyawan malah sibuk dengan dirinya masing-masing. Tentunya produktivitas kerja menjadi taruhannya.

ponsel , kerja
Bermain ponsel saat kerja?

Sulit Berkonsentrasi dan Menunda Pekerjaan

Salah satu sisi negatif menggunakan ponsel saat sedang bekerja adalah sulit berkonsentrasi. Kalau sudah ‘kecanduan’ media sosial, secara otomatis tangan akan secepat kilat meraih ponsel saat mendengar bunyi notifikasi. Hal ini sudah menjadi kebiasaan, meskipun saat itu juga kamu sedang mengerjakan sesuatu yang penting. Ponsel adalah segalanya.

Turunnya tingkat konsentrasi bekerja akibat bermain ponsel bisa berdampak buruk. Pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat malah harus tertunda. Padahal ada pekerjaan lain yang harus diselesaikan esok hari. Akibatnya, pekerjaan menumpuk dan banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Perilaku yang Kurang Sopan

Bermain ponsel saat sedang bekerja juga merupakan perilaku yang kurang sopan. Menggunakan ponsel saat sedang berada di ruang rapat bersama atasan atau rekan kerja misalnya. Akibatnya, seluruh perhatian hanya akan tersita pada layar saja. Hal ini justru membuat penggunanya menjadi anggota rapat yang ‘nggak nyambung’ saat diajak berdiskusi. Alih-alih memberikan solusi, kehadirannya malah justru bisa membawa masalah baru di ruang rapat.

Ada banyak lapangan pekerjaan yang menuntut pekerjanya untuk terlibat dalam sebuah forum diskusi atau percakapan penting. Jika kebiasaan bermain ponsel masih biasa dilakukan, maka bentuk ketidaksopanan seperti ini akan terus berkelanjutan. Alangkah baiknya memperhatikan dan mendengarkan lawan bicara saat sedang mengobrol. Karena sikap ini bisa menimbulkan rasa nyaman, tidak menyinggung dan menunjukkan rasa hormat satu sama lain.

Sahabat Ublik, mulai sekarang bijaklah dalam menggunakan ponsel, ya. Selain alasan kesehatan, terlalu sering bermain ponsel saat sedang bekerja rupanya sangat merugikan bagi siapa saja. Agar lebih produktif, simpan dulu ponsel kamu saat sedang bekerja dan selesaikan tugas-tugas kamu agar tidak terbengkalai. Ingat, bermain ponsel juga ada aturannya, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Asah Kemampuanmu untuk Berpikir Kritis Agar Tidak Mudah Ditipu!

toxic positivity

Mengenal Toxic Positivity, Niat Baik yang Berbahaya