in

8 Tips yang Bisa Kamu Coba Untuk Mengatasi Writer’s Block

Writer’s block merupakan keadaan di mana seseorang merasa buntu atau tersendat dalam mengerjakan tulisannya. Hal ini tentu sangat mengganggu, dan merupakan masalah yang umum dialami oleh para penulis. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti kehabisan ide, tidak mengerti bagaimana menuangkan idenya ke dalam tulisan, pikiran yang seolah-olah terblokir, atau takut bahwa karya yang dihasilkan tidak akan sebagus karya sebelumnya. Writer’s block tidak hanya dialami oleh para pemula, melainkan juga para penulis kenamaan. J.K. Rowling bercerita bahwa dia pernah mengalami writer’s block ketika menulis novel keduanya, Harry Potter and the Chamber of Secrets, karena takut karyanya itu tidak akan sebagus yang pertama. Untuk itu kamu tidak perlu khawatir, mengalami hal tersebut bukan berarti kamu penulis yang buruk. Kamu bisa mencoba tips-tips di bawah ini untuk mengatasinya.

1. Istirahat Sejenak dari Menulis

cara mengatasi writer's block dalam menulisMeski kamu ingin cepat-cepat menyelesaikan tulisanmu, cobalah mengambil jeda sejenak jika dirasa perlu. Pikiran yang penat tidak akan membantu kamu dalam mengerjakan tulisan dan malah akan membuatmu sulit berpikir. Singkirkan sementara pekerjaanmu, santai dan berjalan-jalanlah, lakukan apapun yang mampu membuatmu rileks dan berada di mood yang baik. Namun, jangan terlalu lama hingga membuat tulisanmu terbengkalai. Tentukan batas waktu untuk kamu menulis kembali.

Baca Juga : 6 Tips Menulis yang Jarang Disampaikan Orang, Sudah Pernah Coba?

2. Coba Mengetik dengan Jenis Font Lain

tips mengatasi writers blockBarangkali salah satu alasanmu mengalami writer’s block adalah karena kamu jenuh duduk berjam-jam di depan layar gawai dan memandangi tulisan dengan format font yang itu-itu saja. Kalau memang benar, kamu dapat mengganti font lama dengan yang lebih bagus untuk meningkatkan kelancaran menulismu. Kamu bisa mencoba-coba font yang dirasa cocok dengan vibe tulisanmu supaya kamu dapat lebih mendalami pengerjaannya.

3. Cari Berbagai Referensi

tips menulis novel dan cerpen

Kamu bisa mencari referensi lain yang belum kamu peroleh sebelumnya sesuai topik yang kamu angkat. Writer’s block bisa menjadi kesempatan bagimu untuk menggali lebih dalam informasi yang kamu butuhkan sekaligus menambah wawasan dengan mencari berbagai pengetahuan baru. Dari sana, kamu juga dapat memperoleh berbagai ide dan inspirasi. Kamu bisa membaca buku dan majalah atau berselancar di dunia maya untuk mendapatkannya. Jangan lupa catat informasi dan ide yang kamu dapat supaya tidak hilang di ingatan.

4. Cari Suasana Baru untuk Menulis

tips menulis untuk pemulaJika kamu sering menulis di dalam kamar, pergilah keluar. Menulis dengan pemandangan selain tembok kamar barangkali mampu menyegarkan pikiran dari rasa penat. Biasanya tempat makan atau coffee shop merupakan tempat yang sering dipilih untuk mengerjakan tulisan. Pergilah ke sana jika kamu suka. Kalau kamu memiliki teras atau halaman belakang rumah yang nyaman dan dipenuhi pepohonan, kamu juga bisa mencobanya.

Baca Juga: Pengen Jago Menulis? Begini Cara Belajar Menulis Melalui Catatan Harian

5. Periksa Tulisan-Tulisan Lama

Mungkin salah satu alasanmu mengalami writer’s block adalah karena kamu takut bahwa tulisan yang kamu hasilkan tidak akan bagus. Kamu bisa mengecek folder-folder lamamu untuk membandingkan tulisanmu sekarang dengan yang telah lalu. Gunakan sebagai bahan evaluasi dan lihat bagian mana yang sekiranya perlu diperbaiki atau dikembangkan supaya karyamu semakin baik dari yang sudah-sudah.

6. Buat Kerangka Tulisan

Cara menanggulangi writer's blockBisa jadi hal yang membuat proses pengerjaan tulisanmu terhambat adalah karena kamu kebingungan dengan apa saja yang ingin kamu tulis, bagaimana menyusunnya dengan benar, atau tidak tahu harus mulai dari mana. Membuat kerangka tulisan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasinya dan akan mempermudah kamu dalam menuangkan ide. Jika kamu menemui hambatan, kamu tinggal periksa kembali kerangka tersebut dan melihat bagian mana yang membuatmu kesulitan. Kamu juga bisa merombaknya ulang jika itu perlu.

7. Atasi Gangguan Apapun yang Menghambatmu

Barangkali kamu kesulitan dalam menulis karena lingkungan sekitarmu terlalu berisik? Atau kamu terlalu lelah dan butuh tidur hingga tidak bisa berpikir? Atau mungkin kamu sulit berkonsentrasi karena terlalu sibuk mengerjakan atau memikirkan hal lain? Coba renungkan kira-kira hal apa yang membuat pekerjaanmu terhambat dan temukanlah cara untuk mengatasinya. Jika kamu tidak sanggup bekerja di tengah kondisi yang tidak kondusif, kamu bisa pergi ke tempat lain yang lebih tenang. Jika kamu memang benar-benar lelah, istirahatlah sejenak, cukupi kebutuhan tidurmu untuk tubuh yang lebih segar. Jika kamu sulit berkonsentrasi, hindari hal-hal yang mampu memecahkan fokusmu dan berusahalah untuk berkonsentrasi pada tulisanmu. Hidupkan musik jika itu mampu membantumu menulis; matikan jika malah sebaliknya. Tutup tab browser dan social media-mu jika itu membuatmu terdistraksi.

Baca Juga: 7 Hal Ribet yang Hanya Bisa Dipahami Oleh Penulis Freelance

8. Menulis di Waktu yang Optimal

Setiap orang memiliki waktu optimalnya masing-masing. Ada orang yang merasa optimal pada pagi hari ketika tubuh dan pikiran masih segar, namun ada juga yang merasa waktu terbaiknya adalah pada malam hari sebelum tidur. Ada yang mampu bekerja di suasana yang tenang dan sepi, ada juga yang sebaliknya. Ada yang lebih senang menulis di tempat yang banyak orang, ada pula yang tidak. Temukan waktu terbaik bagi dirimu sendiri dan menulislah pada waktu tersebut.

Report

What do you think?

One Comment

Leave a Reply

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    menabung atau wirausaha

    Jika Kamu Punya Uang, Pilih Ditabung atau Untuk Wirausaha?

    kampus jurusan jurnalistik

    Mau Kuliah Jurusan Jurnalistik? Ketahui Dulu Seluk-Beluknya!