in

7 Tips Buat Keluar dari Zona Nyaman yang Melenakan

Keluar dari zona nyaman memang menantang tapi pasti bisa.

Banyak cara untuk keluar dari zona nyaman yang melenakan. (Sumber gambar: Ericka Leigh on Unsplash)

Banyak orang yang terlena ketika berada di zona nyaman mereka. Zona nyaman memang membuatmu nggak terlalu cemas akan sesuatu sebab kamu sudah terbiasa melakukan rutinitas tersebut dari hari ke hari. Kenyamanan ini banyak sekali bentuknya.

Contoh zona nyaman bagi kamu yang masih mahasiswa adalah mengerjakan tugas mahasiswa sebagaimana yang lain. Melakukan perjalanan ke kampus, belajar di kelas, makan di rumah makan sekitar kampus dan kos-kosan, membaca di perpustakaan, dan lain sebagainya. Apalagi bagi mahasiswa yang nggak mengikuti organisasi atau kegiatan apa pun di luar akademik, maka peluang untuk menemui tantangan akan berkurang.

Begitu juga bagi yang sudah bekerja. Apa yang kamu lakukan kurang lebih sama dan membuatmu merasa puas akan pencapaian tersebut. Meski ada tawaran menuju tempat dan posisi yang jauh berbeda, kenyamanan membuat kamu enggan berpindah. Intinya takut menghadapi risiko yang akan mengikutimu jika keluar dari zona nyaman.

Nah, maka dari itu artikel kali ini akan membahas 7 tips keluar dari zona nyaman bagi kamu yang sedang ‘terjebak’ saat ini.

1.Ajak Ngobrol Orang Baru

mengobrol orang baru zona nyaman
Mengobrol dengan orang baru adalah salah satu cara keluar dari zona nyaman. (Sumber gambar: Priscilla Du Preez on Unsplash)

Gimana caranya supaya bisa ketemu orang baru kalau kamu menjalani rutinitasmu seperti hari-hari sebelumnya? Cobalah lihat sekeliling. Mungkin selama ini kamu merasa telah mengenal jalan tersebut karena melewatinya setiap hari. Tapi bisa saja kamu nggak kenal sama sekali.

Dengan melihat sekeliling, kamu bisa mencari target yang tepat untuk kamu ajak bicara. Misalnya ketika berjalan kaki menuju kampus, kamu mulai menyadari ada seorang lain yang juga sedang berjalan kaki menuju gedung fakultasnya. Coba saja sapa dia. Siapa tahu besok kamu nggak akan berjalan sendirian lagi dan dapat teman berbincang baru.

Jangan takut cari teman baru, yah.

2.Ubah Rutinitas

Mengubah rutinitas nggak bermaksud bikin kamu bolos kelas untuk sekadar jalan-jalan atau sebagainya. Mengubah rutinitas bisa dilakukan dengan hal-hal kecil. Misalnya kamu selalu berjalan menuju kampus atau kantor di satu jalan itu. Entah apa alasannya tetapi tanpa sadar kamu selalu melewatinya. Mungkin kamu menganggapnya lebih aman.

Jika ada jalan masuk lainnya menuju tempat tujuan, coba bawa kakimu atau kendaraan yang kamu pakai untuk melewati jalur masuk lain. Kamu akan menemukan hal baru. Entah warung makan baru, toko baru, dan lain-lain.

Kamu juga bisa mencoba mengganti kendaraan. Jika biasanya menggunakan kendaraan pribadi, coba gunakan angkutan umum. Kamu bisa mendengar obrolan tak biasa. Ibu-ibu dari pasar yang membicarakan harga pangan, bapak-bapak yang berbincang tentang usahanya, atau anak-anak sekolah yang saling bercanda.

3.Melakukan Hal Baru

cob- hal-baru-zona-nyaman
Cobalah hal baru agar bisa keluar dari zona nyaman. (Sumber gambar: Stephan Valentin on Unsplash)

Jika biasanya kamu hanya duduk di kelas atau kursi kantor dan beristirahat di akhir pekan, mulai lakukan kegiatan lain yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Misalnya berkunjung tempat yang lagi hits atau malah belum pernah dikenal orang sama sekali.

Bagi kamu yang belum pernah membuat kue, jika ada kesempatan kursus membuat kue maka bisa dijadikan alasan untuk mencoba hal baru. Bisa saja selama ini kamu memiliki bakat membuat kue yang terpendam karena nggak pernah diasah. Atau kamu menantang diri dengan menaiki wahana yang selama ini kamu takuti.

4.Liburan

Berlibur adalah cara ampuh untuk membuatmu termotivasi mencoba hal baru. Ini adalah kesempatan untuk bertemu dengan berbagai macam orang, tempat, kesenangan, dan hal tak terduga. Kamu bisa belajar untuk menjadi lebih relaks dan bebas. Lakukan apa yang selama ini ingin kamu lakukan tapi nggak bisa karena terkungkung dengan rutinitas. Asal bujetnya cukup, sih. Hahaha…

5.Berolahraga

Berolahraga nggak mesti harus mengeluarkan uang banyak. Berlari keliling komplek, menyapa tetangga yang nggak dikenal dengan senyum, mengelus hewan peliharaan tetangga yang menggemaskan, dan ini semua gratis.

Olahraga juga memiliki berbagai jenis sehingga kamu bisa memilih olahraga mana yang bisa dicoba. Bosan dengan lari keliling komplek, bisa mencoba yoga dengan teman atau membayar instruktur. Kalau mau gratis juga bisa menonton video di YouTube. Rasa melegakan setelah berolahraga bisa membuatmu lebih positif dalam menjalani hari.

6.Jangan Takut

jangan takut keluar zona nyaman
Jangan takut mencoba hal baru supaya nggak terjebak di zona nyaman. (Sumber gambar: Priscilla Du Preez on Unsplash)

Ketika mencoba hal baru, ketakutan dan kekhawatiran akan datang menyergap. Kamu akan berpikir jika melakukan itu apa yang terjadi selanjutnya, ya?

Cobalah untuk tidak memikirkan apa yang terjadi setelahnya. Berpikir panjang itu memang perlu tetapi terkadang kamu harus mencoba tidak memikirkannya agar kesempatan untuk keluar dari zona nyaman semakin terbuka.

Misalnya saat kamu mendapat peluang untuk bekerja di tempat yang nggak kamu tahu. Pasti kamu akan ragu dan bertanya ini-itu pada diri sendiri apakah kamu siap melakukannya atau tidak. Tetapi kita tidak akan bisa mengetahui masa depan. Hal-hal baik akan datang di saat waktu tak terduga.

7.Hadapi Risiko

hadapi risiko , keluar zona nyaman
Hadapi risiko dengan bijak kala menemui kegagalan. (Sumber gambar: Yang Deng on Unsplash)

Jika sudah mengambil keputusan, mengambil risiko adalah hal yang harus dilakukan. Jika apa yang kamu lakukan tidak berjalan baik, maka terima saja. Tapi yang perlu kamu ketahui adalah kamu bisa belajar banyak darinya dibandingkan pada saat kamu masih terjebak di zona nyaman.

Belajar dari kegagalan membuatmu lebih berwawasan dalam menghadapi tantangan hidup selanjutnya. Keluar dari zona nyaman juga bisa membuat kamu lebih bahagia dan berani. Keberanian ini tentu akan terus berguna sampai kapan pun.

Demikian 7 tips keluar dari zona nyaman untuk Kawan Ublik yang saat ini sedang bergelut memutuskan tujuan hidupnya. Yang perlu diingat, jangan sesali apa yang telah terjadi, dan pantang mundur dalam menghadapi kejutan hidup di masa mendatang.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Comments

0 comments

menu , sarapan yang sehat

Ternyata Ini Rahasia di Balik Sarapan yang Sehat, Kamu Sudah Tahu?

sedotan plastik , miniatur sepeda

Pemuda Karawang Mengekspor Miniatur Sepeda ke Amerika dan Eropa