in

6 Tips Supaya Tidak Salah Pilih Jurusan Kuliah, Buatmu Calon Mahasiswa

Mau kuliah? Pikirkan jurusan mulai dari sekarang.

Memilih jurusan ada langkah-langkahnya supaya nggak menyesal. (Sumber gambar: Vasiliy Koloda on Unsplash)

Adakah di antara Kawan Ublik yang sedang duduk di bangku SMA? Biasanya sih kalau sudah SMA, kita akan ditanyai orang-orang, “Mau kuliah di mana?” atau “Nanti ambil jurusan apa?”. Pasti ada di antara kalian yang berpikir, belum saatnya untuk memikirkan hal itu. Ikuti arus saja, belajar dulu yang benar baru berpikir mau kuliah di kampus apa dan mengambil jurusan apa.

Apakah itu salah?

Hemmm, sebenarnya kalau kalian melakukan sebaliknya, telah memikirkan kampus dan jurusan kuliah yang akan diambil, itu akan memudahkan kalian untuk mengetahui berapa nilai yang dibutuhkan untuk menembusnya. Jadi, nih, apa kita perlu memikirkannya jauh-jauh hari? Tentu saja.

Tetapi masalahnya, bagaimana menentukan kampus dan jurusan apa yang tepat untuk kita supaya enggak menyesal di kemudian hari? Banyak jurusan kuliah yang begitu menggoda untuk diambil. Banyak kampus ternama yang menarik untuk dimasuki. Atau malah kalian merasa tidak ada yang diinginkan sebab kalian sendiri enggak tahu cocoknya di mana? Apalagi jurusan bisa saja mempengaruhi kehidupan karir di masa depan.

( Baca juga: Kamu Bisa Membuat Kota di Masa Depan Dengan Pilih 5 Jurusan Kuliah Ini )

Hal-hal seperti itu wajar terjadi. Ada anak-anak yang getol ingin masuk ke suatu kampus dan jurusan tanpa memikirkan kemampuannya. Ada pula yang galau karena merasa enggak punya kemampuan.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Nah, Ublik siap kasih tahu 10 tips supaya enggak salah pilih jurusan di kampus nanti. Simak satu per satu, yah!

1.Kenali Diri Sendiri

mengenal diri sendiri , kuliah
Mengenal diri sendiri membantu menentukan jurusan yang tepat. (Sumber gambar: Clay Banks on Unsplash)

Eh? Memang ada hubungannya kenal diri sendiri dengan memilih jurusan kuliah? Ada, dong! Kawan Ublik harus mulai mengidentifikasi minat, nilai, passion, dan kemampuan diri. Memang susah mengenal diri sendiri kalau enggak ada minta mencobanya sebab kita sudah memandang bahwa tentu saja kita yang paling paham. Atau malah ada yang mengakui kita enggak tahu-menahu tentang diri kita sebenarnya. Lebih mudah menilai orang lain daripada diri sendiri.

Ada banyak cara untuk mengetahui minat, nilai, passion, dan kemampuan diri. Cobalah ingat hal apa yang membuatmu bahagia ketika melakukannya. Pada saat berbicara di depan publik, pada saat berhasil mengetahui rumus apa yang digunakan untuk memecahkan kasus, saat mengajari teman, saat mengurus hewan, dan lain sebagainya.

Selain dengan mencoba mengingat keunggulan diri dan momen menyenangkan itu, coba tanyakan apa yang merupakan kelebihanmu pada orang di sekitar yang sudah mengenalmu. Misalnya tanyakan pada orang tua, teman dekat, atau bahkan guru. Bisa saja lho kalian menemukan jawaban tak terduga yang bikin sadar kalau kalian selama ini punya bakat di sana.

2.Pikirkan Masa Depan

masa depan , kuliah
Memilih jurusan juga berhubungan dengan masa depan. (Sumber gambar: Charles DeLoye on Unsplash)

Memilih jurusan bukan perkara sederhana. Ini berhubungan dengan masa depan, coy! Iya,iya, betul. Makanya Kawan Ublik juga harus memikirkan apakah jurusan yang sesuai minat itu akan bertahan di masa depan atau justru ditinggalkan. Entah karena mudah bosan atau hal lainnya.

Apalagi zaman sekarang teknologi adalah yang utama. Di masa mendatang bisa saja kecerdasan buatan menggantikan peran manusia. Jadi setelah mengidentifikasi segala kemungkinan jurusan yang sesuai minat, nilai, passion, dan kemampuan, pilihlah jurusan yang sekiranya akan bertahan berpuluh tahun kemudian. Banyak cari referensi, ya.

Selain berpikir tentang itu, pikirkan juga apakah peluang untuk diterima kerja terbuka. Kalian jangan menutup mata tentang pikiran satu ini untuk menghindari kecemasan akan tidak adanya lowongan kerja di kemudian hari. Masalah uang yang dihasilkan pun perlu masuk ke dalam hal yang perlu diedintifikasi. Apakah jurusan tersebut akan mengarah pada karir yang menghasilkan uang? Sebab tentunya enggak ada yang ingin merepotkan orangtua dengan masalah keuangan.

3.Pilih Kampus yang Tepat

pertimbangan matang , kuliah
Memilih kampus juga perlu pertimbangan matang. (sumber gambar: Ryan Jacobson on Unsplash)

Enggak semua orang diberi kesempatan untuk masuk ke kampus bergengsi. Padahal dengan masuk ke kampus tersohor akan memberi banyak keuntungan. Terkadang ada perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dengan embel-embel syarat perguruan tinggi tertentu. Meski tidak tertulis pun biasanya saat menyeleksi, alumni perguruan tinggi besar akan dijadikan prioritas.

Banyaknya pendahulu yang sudah masuk ke dunia kerja juga dapat membantu karir. Misalnya seorang lulusan baru yang sedang mencari kerja tak sengaja bertemu mantan kakak tingkatnya yang sudah bekerja. Ada kemungkinan dia akan dibantu atau dicarikan koneksi.

Dengan mengetahui jurusan dan kampus terlebih dahulu, kalian bisa melihat berapa nilai yang dibutuhkan untuk masuk ke sana. Kalian juga bisa mencari tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk berkuliah di sana. Jadi setidaknya kalian bisa melakukan persiapan atau malah berganti haluan ke tempat lain yang dirasa lebih tepat.

Ada beberapa tes daring yang dapat membantu kalian memutuskan jurusan antara lain: “What should I major in quiz” oleh Loyola, “College major personality quiz” dari ThoughtCo, dan bahkan tes kepribadian seperti Myers & Briggs MBTI Personality Type Test.

Tetapi di mana pun nanti kalian masuk kuliah, meski bukan di kampus elit sekali pun, tunjukkan kalau kalian memang kompeten dalam bidangnya.

4.Beri Dirimu Waktu dan Minta Bantuan

Membaca aneka referensi membuatmu tambah pusing dan stress? Rileks sejenak. Ambil napas, buang napas, lemaskan badan. Singkirkan dulu laptop dan ponsel yang kamu buat untuk berselancar demi mencari jurusan yang tepat. Ada baiknya kalian pergi ke luar dan berbincang dengan banyak orang.

minta bantuan , kuliah
Mintalah bantuan orang lain jika kamu merasa kesulitan. (Sumber gambar: Mimi Thian on Unsplash)

Ketika kamu merasa sulit memutuskan atau ingin tahu lebih dalam mengenai jurusan yang dianggap tepat buatmu, carilah bantuan orang yang lebih berpengalaman. Bisa saja kalian bertanya pada guru atau kenalan yang paham dunia universitas. Jangan malu bertanya, nanti sesat menentukan jurusan.

5.Lihat Keburukannya

lihat keburukannya juga , kuliah
Lihat pula kekurangan jurusan dan kampus yang akan diambil. (Sumber gambar: Matt Ragland on Unsplah)

Siapa bilang kita harus melihat sisi positif terus-terusan? Kadang kala kita juga harus melihat keburukan demi mengetahui cara mengatasinya. Contohnya ketika kamu telah memilih jurusan yang akan diambil.

Setelah mencari semua hal tentang jurusan dan kampus tersebut, kalian harus tahu sisi buruknya. Dengan mengumpulkan hal-hal negatif itu, kalian bisa bersiap untuk menghadapinya. Misalnya saja kalian paham bahwa di daerah itu biaya hidup mahal dan mungkin orangtua akan kesulitan membiayai kalian. Nah, dengan begitu kalian harus menerima konsekuensi yaitu bekerja sambilan demi membiayai hidup kalian di sana.

6.Baca Lagi dan Pertimbangkan

cari tahu pertimbangkan , kuliah
Banyak cari tahu dan pertimbangkan berkali-kali agar tidak menyesal. (Sumber gambar: John Schnobrich on Unsplash)

Jangan gampang puas. Banyak baca dan pertimbangkan lagi keputusan kalian. Dengan begitu, apa pun hasilnya nanti itu adalah keputusan kalian sendiri. Jika kalian sadar bahwa kalian yang membikin keputusan itu, tantangan yang menghadang akan dijalani sebagai bentuk tanggung jawab baik pada diri maupun orangtua.

Bagaimana? Apakah tips di atas membantu kalian dalam mengambil keputusan?Apa pun yang dilakukan, jangan pernah lupa meminta doa dari orangtua sebab ucapan mereka akan sangat membantu kalian yang sedang dirundung galau menentukan masa depan. Bersemangatlah, hari yang cerah pasti akan tiba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

jika atasan lebih muda

Drama Dunia Kerja: Jika Atasan Lebih Muda, Harus Bagaimana?

menikah , rencana keuangan

Sudah Siap Menikah? Pahami 9 Poin Perencanaan Keuangan Berikut Ini