in

5 Kiat Hidup Damai Tanpa Pinjaman Uang

Mau pinjam uang? Perhatikan 5 kiat berikut sebelum meminjam ya!

Pinjaman uang kini merupakan hal yang mudah dan lumrah dilakukan di era digital ini. Munculnya berbagai aplikasi dan jasa penawaran pinjaman semakin memudahkan orang dalam melakukan transaksi. Dibalik kemudahan tersebut, ada satu hal yang harus dipikirkan, perlukah kita meminjam?

Pinjaman pada dasarnya adalah hutang yang nantinya harus dibayar pada waktu yang telah disepakati. Jika hutang dilakukan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha mungkin bisa menjadi sebuah keuntungan. Namun, terkadang ada beberapa kasus pinjaman yang tidak selalu berakhir untung. Terlebih jika niat meminjam uang hanyalah untuk memenuhi gaya hidup.

Bukannya terbantu dengan pinjaman tersebut, justru masalah baru didapati karena tidak dapat mengembalikannya. Hidup yang awalnya damai sebelum meminjam uang, menjadi tidak tenang karena terus mencari cara untuk menutupi tagihan hutang tersebut.

Nah, Sahabat Ublik, fenomena di atas tentu tidak ingin terjadi pada diri kita bukan? Maka dari itu, sebelum tergiur dengan banyaknya tawaran pinjaman yang sebenarnya belum begitu di butuhkan, alangkah baiknya kamu perhatikan 5 kiat hidup damai tanpa pinjaman uang berikut.

  1. Tidak Memiliki Kartu Kredit

lunasi utang , 30 tahun, hidup tanpa pinjaman uang
ilustrasi kartu kredit

Sadar atau tidak, tawaran pinjaman uang yang paling mudah dilakukan adalah dengan menggunakan kartu kredit. Kartu kredit merupakan sebuah fasilitas yang disediakan oleh bank kepada nasabahnya sebagai bentuk pinjaman uang berupa kredit yang nantinya diakumulasikan dalam sebuah tagihan setiap bulannya.

Menggunakan kartu kredit pun sangat mudah karena kamu hanya perlu menggeseknya di alat khusus untuk pembayaran di tempat kamu belanja. Sekali gesek tentu hutang yang terhitung sudah masuk ke dalam akun pribadimu. Maka dari itu, jika kamu termasuk seseorang yang konsumtif, alangkah baiknya jika kartu kredit tidak kamu miliki. Selain karena penggunaannya yang mudah, limit yang diberikan kepada setiap nasabah pun terbilang cukup besar. Ketika kartu kreditmu telah mencapai limit, berarti kamu sudah meminjam uang yang cukup besar jumlahnya pada bank.

Baca Juga: 4 Indikator Ini Menunjukkan Bahwa Kamu Siap Memiliki Kartu Kredit

Apabila telah mencapai limitpun kartumu tidak bisa digunakan kembali hingga kamu membayar tagihan. Jika begitu, jangan kaget ketika tagihan yang datang ternyata melebihi dari belanjaanmu karena terdapat bunga dan biaya lainnya yang dikenakan oleh bank padamu. Dengan resiko tersebut, bila memang belum begitu membutuhkan kartu kredit, sebaiknya tunda dulu niat untuk memiliki kartu kredit ya.

  1. Buat Perencanaan Keuangan

tips perencanaan keuangan tanpa hutang dan pinjaman uang
ilustrasi perencanaan keuangan

Kiat hidup damai tanpa pinjaman uang selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat perencanaan keuangan yang matang. Coba telusuri kembali kondisi keuanganmu, mulai dari pemasukan, pengeluaran berupa kebutuhan, tagihan dan tabungan. Jika kamu belum memiliki pemasukan yang tetap, maka lihat pola pengeluaranmu selama ini dan sesuaikan.

Dalam menyusun rencana keuangan, baiknya uang yang sudah ditentukan alokasinya dipisahkan dalam tempat khusus sehingga tidak terpakai untuk hal lain. Setelah selesai merencanakan, jangan lupa untuk menulis rincian transaksi keuangan yang dilakukan, baik itu pemasukan dan pengeluaran sekecil apapun. Kamu bisa menulisnya di buku khusus atau aplikasi khusus pencatatan keuangan pada ponselmu.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengatur Keuangan Untukmu yang Baru Kerja

Dengan merencanakan keuangan yang matang, kamu bisa mengetahui bagaimana kemampuan finansialmu dan bagaimana kamu menggunakannya. Jika ada suatu hal yang membuatmu harus meminjam uang, maka lihat lagi rencanamu dan alokasikan kembali dana yang dapat digunakan terlebih dahulu agar tidak perlu meminjam.

  1. Kurangi Kegiatan Konsumtif

tips hidup damai tanpa hutang

Untuk kiat satu ini tergantung pada gaya hidupmu. Perilaku konsumtif yang termasuk di sini adalah kegiatan yang banyak menghabiskan waktu dan uang, seperti nongkrong dan belanja. Perilaku konsumtif yang dilakukan, jika tidak terkontrol kemungkinan besar akan membuat keuanganmu ‘lebih besar pasak daripada tiang’ yang berarti lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan.

Hal ini tentulah harus dihindari agar kamu tidak tergoda untuk meminjam uang hanya untuk memenuhi hasrat konsumtif. Menurunkan gaya hidup merupakan poin utama yang harus dilakukan untuk mengurangi kegiatan konsumtif. Mulai dari merubah mind set, lingkungan dan kebiasaan yang selama ini mungkin ingin terus membelanjakan uang.

Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan hal produktif di luar kebiasaan lamamu sehingga godaan untuk konsumtif dapat berkurang. Mungkin memang awalnya berat dalam melakukan hal ini, namun jika dilakukan secara bertahap pasti akan mudah. Bisa jadi, ketika kamu melakukan kegiatan produktif seperti berjualan, mengikuti lomba atau berinvestasi, ia justru membuatmu menerima uang.

Baca Juga: Kurangi Beli 10 Hal Ini, Demi Menghemat Uang Kamu

  1. Sisihkan Uang untuk Dana Darurat

tips menabung tanpa pinjaman uang

Apa itu dana darurat? Dana darurat adalah harta yang menjadi simpananmu untuk hal yang tidak terduga. Bentuk dana darurat ini bisa bervariasi ya, ada yang menyimpannya dalam bentuk aset, saham, emas atau bentuk lainnya. Cara mengumpulkan dana darurat adalah dengan melihat sisa dari perencanaan keuanganmu. Jika kamu belum memiliki suatu hal yang harus segera digunakan, maka tabunganmu pun bisa menjadi dana darurat.

Dana darurat di sini sifatnya terkadang terlupakan karena memang hanya akan digunakan di saat mendesak saja. Maka dari itu, mulailah cari tahu tentang cara berinvestasi, membeli emas atau aset lainnya sejak dini. Zaman kini sudah banyak sekali informasi mengenai pengelolaan finansial yang bisa kamu temukan dengan mudah. Pengetahuan mengenai finansial ini begitu penting agar kita tidak terjebak pada kondisi pemasukan aktif saja. Pemasukan pasif dari harta darurat ini lah yang nantinya dapat membantumu agar tidak perlu meminjam uang.

  1. Sadar Kemampuan Diri Ketika Harus Meminjam

Semua kiat di atas telah dilakukan namun kondisimu tetap mengharuskan untuk meminjam uang? Tidak apa-apa, terkadang memang perencanaan manusia tidak sesuai dengan realita kehidupan. Jika menemukan kondisi tersebut, maka hal yang harus diperhatikan pertama kali adalah kemampuanmu.

Banyak kasus di mana pinjaman menjadi begitu mengancam karena ketidakmampuan peminjam untuk melunasi karena kurangnya pemasukan yang dimiliki. Apabila dalam kondisi tersebut, maka mau tidak mau harus mencari penghasilan tambahan hanya untuk melunasi hutang.

Selain itu, kemampuan yang harus diketahui adalah ketika kamu memilih aplikasi atau jasa pinjaman. Masing-masing penawaran memiliki ketentuan dan kebijakan yang harus disepakati oleh kedua belah pihak. Mulai dari besarnya bunga yang dibebankan, jangka waktu pelunasan, resiko peminjaman dan berbagai hal lainnya yang harus kamu ketahui secara jelas.

Hati-hati dengan penawaran pinjaman yang sangat menggiurkan promosinya, hingga sepertinya tidak masuk akal karena saking mudahnya pinjaman tersebut. Apabila menemukan promosi seperti itu, usahakan untuk membaca dan memahami sedetil mungkin kebijakan yang diberikan oleh pihak peminjam agar tidak terjadi kesalahpahaman. Lalu ukur dengan kemampuan diri, sanggupkah memenuhi perjanjian yang telah dibuat? Karena jika memang tidak mampu, maka sebaiknya tunda dulu pinjaman tersebut agar tidak menjadi masalah yang besar nantinya.

Bagaimana Sahabat Ublik? Tentu pinjaman uang menjadi sebuah malapetaka ketika mulai begitu sulit memikirkan cara untuk mengembalikannya. Maka seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Sehingga 5 kiat hidup damai tanpa pinjaman uang atau hutang di atas merupakan sebuah pencegahan agar hidupmu tetap damai tanpa harus memikirkan pinjaman uang. Selamat mencoba!

Ditulis oleh Izzati Robbi Hamiyya

A full time mother called Ibun.
A blog enthusiast who's trying to learn more about life through stories and experiences.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

mengulang , sbmptn

Gagal SBMPTN dan Ujian Mandiri, Harus Gimana Lagi?

Membuat Orang Terpesona dengan Gaya Bicara Kamu, Begini Caranya