Ramadhan tahun ini, sebagaimana beberapa tahun lalu, bertepatan dengan musim kemarau di negara tropis yang tentu saja panas luar biasa. Begitu juga saat lebaran nanti, musim kemarau masih belum beranjak. Demikianlah, pergantian musim bergulir terus menerus. Tapi, barangkali itu tidak lebih penting dari fakta bahwa sebentar lagi musim nikah.

Ngomong-ngomong, kamu sudah mendapat berapa undangan di bulan ini? Pertanyaannya adalah: kalau datang ke acara nikahan, sebaiknya bawa hadiah pernikahan berupa apa? Oh iya, pertanyaan berikutnya: buat para jomblo, kamu mau datang bersama siapa? Baiklah, abaikan saja kalau pertanyaan kedua cukup mengganggu. Kali ini kita fokus ke hadiah pernikahan saja ya.

Pilihan Editor;

Adalah benar bahwa di lingkungan masyarakat tertentu, beberapa hal bisa jadi bahan pertimbangan saat akan memberikan hadiah pernikahan. Kalau memberi ‘amplop’, kita akan berpikir: apakah jumlah uang segini sudah pas? Bukankah kalau terlalu sedikit bisa menimbulkan rasa tidak enak kepada yang mengundang? Apalagi kalau itu sahabat sendiri.  Kalau memberikan barang, apakah akan dipakai? Jangan-jangan sudah banyak tamu undangan lain yang memberikan hadiah yang sama. Apakah hadiah itu akan bermanfaat?

Meskipun sebenarnya bagi mempelai dan keluarganya, bukan hadiah itu yang penting, melainkan kedatanganmu. Kalau kamu butuh referensi hadiah pernikahan, coba lihat di bawah ini. Tapi, pastikan kamu membacanya dalam posisi serileks mungkin ya. Lho, mengapa memangnya? Here we go!

1.Pot Tanaman dan Benihnya

Pot bunga kaktus (Sumber: Pixabay)

Inspirasi hadiah pernikahan yang pertama adalah pot tanaman lengkap dengan benihnya. Hadiah ini cocok sekali kalau misal teman kita yang jadi pengantin punya passion dengan tanaman. Atau kalau tidak pun sebenarnya tak masalah, toh yang terpenting adalah makna dari hadiah ini. Pot tanaman plus benihnya itu bisa menunjukkan kalau kamu orangnya kreatif, sedikit romantis, dan peduli lingkungan. Mengapa? Karena hadiah anti-mainstream ini akan memotivasi sepasang pengantin baru untuk ikut andil menghijaukan bumi. Berkebun dengan kekasih hati yang sudah halal tentunya menyenangkan sekali. Bahkan, hadiah ini juga bernilai filosofis untuk memupuk benih-benih cinta di antara mereka. Kurang sweet apa coba?

2.Selang Air

Selang Air Elastis (Sumber: baril.ge)

Iya, kamu tidak salah baca. Inspirasi hadiah kedua adalah selang air. Sepaket dengan pot bunga dan benihnya, selang air adalah hadiah yang akan sangat bermanfaat buat sepasang pengantin baru untuk menjalani hidup baru mereka. Mungkin kamu sudah mengerti kalau orang berumah tangga bukan lagi urusan cinta-cintaan saja, tapi juga banyak kesibukan mulai dijalankan dalam keseharian. Selang ini bisa mereka pakai buat menyirami tanaman di halaman rumah mereka. Kalau belum punya selang, tentunya harus beli atau pinjam ke tetangga. Dengan hadiah ini, mereka tidak perlu khawatir lagi mencari pinjaman selang ke tetangga hanya untuk menyirami tanaman di halaman rumah mereka.

3.Kabel Roll

Kabel Roll (Sumber: Bukalapak)

Hadiah anti-mainstream berikutnya adalah kabel roll yang kemungkinan besar kamu sudah paham betul apa fungsinya. Fungsi dari kabel yang panjangnya bisa mencapai 25 meter ini adalah untuk membagi daya listrik ke beberapa alat elektronik seperti HP, laptop, setrika, kipas angin, dan lain-lain. Dengan alat ini, alat-alat elektronik di rumah bisa bekerja bersamaan. Mungkin benda ini tidak terlalu terpikirkan, tapi bagaimana kalau suatu hari membutuhkan buat acara arisan, hajatan, dan lain-lainnya? Daripada meminjam, ‘kan lebih enak kalau punya sendiri.

4.Keperluan Bayi

Kasur bayi (Sumber: Elevenia)

Konon, di beberapa lingkungan masyarakat, memberi hadiah keperluan bayi dinilai kurang etis, entah mengapa. Barangkali karena mereka berpikiran buat fokus dengan kebutuhan yang sekarang dulu saja. Urusan dengan bayi, nanti ada waktunya. Jadi, semuanya dilakukan bertahap. Tapi, hadiah keperluan bayi ini menunjukkan kalau kamu visioner dan mengharapkan agar temanmu yang menikah hari itu akan segera dikaruniai momongan.

5.Ucapan Selamat yang Nyeleneh

Karena pernikahan adalah momen spesial bagi setiap pasangan, jadi mereka sangat berharap agar acara satu kali seumur hidup itu, menjadi momen paling membahagiakan sekaligus dan berkesan. Tentu saja bisa dikenang sepanjang usianya. Nah, sebagai teman yang baik dan peka, tentunya hadiah istimewa kurang afdol tanpa ucapan-ucapan. Tapi, kalau yang istimewa sudah terlalu banyak dan akhirnya jadi biasa, maka kamu perlu memberi sesuatu yang nyeleneh, lucu, unik, dengan kata-kata yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Tapi, ada satu yang harus kamu perhatikan: pastikan pengantinnya (khususnya yang laki-laki) punya selera humor dan tidak gampang tersinggung karena hadiah yang satu ini memang agak memalukan. Bayangkan saja, seperti apa kira-kira reaksi orang-orang di sekitar kalau melihat ucapan dalam karangan bunga atau bahkan banner dengan kata-kata begini. ((Ohya, kita misalkan nama pengantin laki-lakinya adalah Yogi. Ini asal sebut saja ya, tidak berdasarkan apa-apa. Maaf ya, buat kalian yang kebetulan bernama Yogi, peace! 😛 ))

“Selamat buat Yogi & istri yang sudah mengurangi populasi jomblo di dunia”

Bisa juga seperti ini:

“Alhamdulillah mak, gak sia-sia anakmu ini disunat. Biar ‘itunya’ gak cuma buat pipis doang!”

Atau seperti ini:

“Akhirnya kamu menemukan wanita juga, selamat menempuh hidup baru. Dari mantanmu yang pernah tersakiti, (…)”

Lalu isi (…) dengan namamu, sebut saja James. Lengkap dengan foto kalian dengan editan paling norak. Sekali lagi, ini 100% bercanda ya, jadi sangat tidak disarankan kalau temanmu yang nikah itu orangnya serius dan selera humornya payah. Hihi. Apapun itu, teman-teman sejati memang punya caranya sendiri untuk menunjukkan perhatiannya. Yang pasti, maunya mereka cuma satu: temannya yang menikah bisa berbahagia.

Kamu juga bisa menambahkan daftar hadiah-hadiah anti-mainstream lainnya sesuai kreativitasmu. Sekali lagi, bukan hadiahnya yang penting tapi kedatanganmu juga doamu buat mereka. Yang jelas, semoga hadiah anti-mainstream seperti di atas bisa menjadi kenangan tak terlupakan. Ehem, btw, jadi kapan giliran kamu yang kasih undangan?

 

(Sumber gambar utama: ummi-online.com)