in ,

5 Fakta Perikanan Indonesia di Mata Dunia

Hallo Ublikers, tahukah kalian bahwa Indonesia merupakan negara terluas no.7 di dunia yang memiliki luas total daratan dan lautan mencapai 5.193.250 km²? Dengan luas tersebut, jumlah pulau yang dimiliki Indonesia mencapai 17.504, hal ini membuat Indonesia menjadi negara kepulauan terbesar di dunia. Memiliki penduduk mencapai 270.054.853 juta jiwa pada tahun 2018, Indonesia juga dinobatkan sebagai negara berpenduduk terbesar ke-4 di dunia. Namun di balik fakta-fakta tersebut, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa, salah satunya di bidang perikanan berikut ini.

1.Luas Lautan Indonesia

Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil dari samudra Indonesia hingga Samudra Pasifik, yang menjadikan Indonesia memiliki luas lautan mencapai 3.273.810 km2. Sesuai hukum laut internasional, lautan Indonesia memiliki batas teritorial laut sepanjang 12 mil serta zona ekonomi esklusif (ZEE) sepanjang 200 mil searah dengan penjuru mata angin.

Potensi Keindahan Lautan Indonesia (Sumber: Travel Dream)

2.Spesies Hewan Air

Luas laut yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu keberkahan yang bisa mendatangkan banyak keuntungan. Salah satunya yakni spesies hewan air. Indonesia berada pada posisi ke-3 di dunia sebagai negara dengan kekayaan spesies ikan air tawar terbanyak yaitu mencapai 1155 spesies. Dari jumlah tersebut, 440 spesies merupakan spesies endemik sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara ke-4 di dunia dengan spesies endemik terbanyak. Selain itu, Indonesia juga memiliki spesies ikan laut yang melimpah, di antaranya 2000 spesies ikan pesisir, lebih dari 1500 spesies krustase, 2500 spesies moluska, 1000 spesies karang, 850 spesies spons, 500 spesies ekinodermata, dan 30 spesies mamalia laut.

Pilihan Editor;

3. Wisata Laut

Selain ‘keberkahan’ di sektor spesies, luasnya lautan dan banyaknya pulau juga berpengaruh pada banyaknya tempat wisata laut Indonesia. Saya coba memberikan informasi jumlah spot wisata laut dari setiap daerah di Indonesia. Wilayah Aceh mencapai 22 spot, Sumatera Utara 5 spot, Sumatera Barat mencapai 22 spot, Jawa tengah mencapai 22 spot, Yogyakarta mencapai 19 spot, Jawa Timur mencapai 27 spot, Bali mencapai 5 spot, Lombok mencapai 3 spot, NTT 1 spot, Kalimantan Barat mencapai 8 spot, Kalimantan Selatan 4 spot, Sulawesi Selatan mencapai 6 spot, Sulawesi Utara 3 spot, Sulawesi Tenggara mencapai 14 spot, Sulawesi tengah mencapai 67 spot, Gorontalo 3 spot, Maluku mencapai 56 spot,  Maluku Utara mencapai 85 spot, Papua mencapai 17 spot, Papua Barat mencapai 23 spot. Data tersebut di atas termasuk pulau dan spot diving serta data yang disampaikan merupakan spot wisata yang terpopuler di setiap wilayah.

4. Jumlah Penangkapan Ikan

Indonesia memiliki potensi wilayah tangkapan sebesar 54 juta hektar dengan potensi poduksi 0,9 juta ton/tahun. Hal ini dapat dilihat disepanjang tahun 2017, estimasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencapai 7,67 juta ton, atau setara Rp158 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan dengan total produksi perikanan pada tahun 2016 yang sebesar 6,54 juta ton atau senilai Rp121 triliun.

Ilustrasi Produksi Perikanan (Sumber: kkp.go.id)

5. Perairan Budidaya

Selain di segi perairan tangkap, Indonesia juga memiliki perairan budidaya yang besar. Di sektor budidaya air asin dan payau meliputi budidaya ikan (antara lain kakap, kerapu, dan gobia), budidaya moluska (kekerangan mutiara, dan teripang), budidaya rumput laut, dan budidaya air payau (tambak) yang potensi lahan pengembangannya mencapai sekitar 913.000 ha. Sedangkan disektor budidaya air tawar meliputi perairan umum (danau, waduk, sungai, dan rawa), kolam air tawar, mina padi di sawah, dan bioteknologi kelautan. Pada sektor perairan budidaya baik air asin, payau, dan tawar, KKP mencatat adanya peningkatan produksi di tahun lalu. Sampai Oktober 2017, berdasarkan data sementara KKP, volume produksi perikanan budidaya mencapai 16,1 juta ton. Angka ini naik sedikit dibandingkan dengan tahun 2016 yakni 16,0 juta ton.

Besaran potensi hasil laut dan perikanan Indonesia mencapai 3000 triliun per tahun, akan tetapi yang sudah dimanfaatkan hanya sekitar 225 triliun atau sekitar 7,5% saja. Pengembangan kelautan dan perikanan dapat digunakan untuk mendorong pemulihan ekonomi diperkirakan sebesar US$82 miliar per tahun. Semoga potensi ini bisa secepatnya dimanfaatkan dan tidak jatuh kepada orang yang salah.

Referensi:

pesonaalamindonesia2.wordpress.com

wikipedia.org

www.republika.co.id

tnrawku.wordpress.com

 

(Sumber Gambar Utama: kampoengsmuda.org)

Membongkar Sisi Duka sebagai Pelaku Pekerjaan Freelance di Indonesia

Barapen, Tradisi Turun Temurun yang Mengajarkan tentang Kebersamaan