in ,

10 Makanan dan Minuman Khas Aceh yang Bikin Ngiler

Bila diberi kesempatan ke Aceh, mana nih yang paling bikin ngiler?

Rujak aceh (Sumber: merahputih.com)

Aceh yang dikenal dengan nama lain Serambi Mekah merupakan tempat yang memiliki sederet kuliner nikmat. Makanan dan minuman khas Aceh juga merupakan salah satu kekayaan warisan budaya Indonesia. Karena akhir-akhir ini pecinta kopi dan warung kopi bertebaran di mana-mana, kopi andalannya yaitu kopi Gayo pun turut membuat nama Aceh makin sering didengar.

Selain kopi Gayo, Aceh juga dikenal dengan makanannya yang tebuat dari tepung dan rempah-rempah. Apa Kawan Ublik sudah bisa menebaknya? Ya, betul, mie Aceh namanya. Mie Aceh termasuk makanan yang bisa ditemui di kota-kota lain dan akrab di lidah masyarakat. Mie yang disajikan dengan acar dan rasa pedas yang khas bikin lidah bergoyang.

Tetapi tahukah kamu kalau ada sederet makanan dan minuman khas Aceh lain yang wajib dicoba jika berkunjung ke Aceh? Mari kita simak satu per satu dan tentukan sendiri mana yang membuatmu ingin mencobanya!

1.Kuah Pliek U

Nama makanan ini unik sekali, ya, Kawan Ublik. Makanan yang berasal dari Aceh Barat ini mudah ditemui di mana-mana jika kalian berkunjung ke Aceh. Makanan ini melambangkan keakraban dan keberagaman masyarakat yang ada di provinsi tersebut dan disatukan dalam satu kuali. Waw, bahkan makanan pun punya filosofinya masing-masing!

Kuah Pliek U, salah satu makanan khas Aceh. (Sumber gambar: negerikuindonesia.com)

Bila kalian ingin merasakan kuah pliek u, mungkin bisa mencoba membuatnya di rumah. Hanya saja yang menjadi kendala adalah tidak adanya bahan khas yang cuma ada di Aceh. Ada bahan-bahan yang belum pernah kalian dengar sebab orang-orang di sekitar tidak pernah menggunakan. Misalnya saja patarana atau pliek u itu sendiri. Itu tandanya kalian memang harus berkunjung ke Aceh untuk merasakan sensasi kuah pliek u. Setuju atau setuju? Hehehe.

2.Kuah Masam Keu-eung

Kuah Masam Keu-eung , makanan dan minuman khas aceh
Kuah Masam Keu-eung (Sumber: resepdanmakanan.com)

Nah, kalau makanan yang satu ini nih, bisa jadi sudah pernah kalian rasakan meski namanya berbeda di masing-masing daerah. Katanya, rasa makanan khas Aceh satu ini mirip sekali dengan gulai asam padeh dari Padang. Perbedaan hanya berada di jumlah cabai merah yang dipakai. Kuah masam keu-eung tidak terlalu merah warnanya.

Dari namanya saja kalian pasti sudah bisa membayangkan rasanya: asam, gurih, dan pedas. Cocok untuk jadi teman nasi putih di saat perut keroncongan. Membayangkannya sudah bikin ngiler, ya?

3.Ayam Tangkap

Ayam tangkap adalah ayam goreng yang ditumpuk oleh cabai hijau dan daun temuru. (Sumber gambar: kompasiana.com)

Ih, namanya lucu, ya? Eh, tapi, apakah harus tangkap ayam dulu baru bisa makan? Hahaha. Enggak kok, Kawan Ublik. Ada alasan sendiri mengapa makanan ini disebut ayam tangkap. Jadi ayam yang sudah dipotong kecil-kecil ini dimasak dengan cara digoreng lalu dicampur cabai hijau dan daun temuru. Karena ditumpuk dengan daun temuru, cabai hijau, dan bawang goreng, maka orang yang mau makan harus mencari potongan ayam di bawah tumpukan tersebut, seperti hendak menangkap ayam. Sepertinya seru, deh.

Baca juga:

4.Rujak Aceh

rujak aceh, makanan dan minuman khas aceh
Rujak aceh (Sumber: merahputih.com)

Cuaca panas, bawaannya ingin makan yang segar-segar. Sepertinya rujak ada di peringkat pertama untuk mengusir suntuk. Nah, Aceh juga punya jenis rujak yang menyegarkan sekaligus unik.

Mengapa unik? Karena isi rujak juga terdiri dari buah rumbia Aceh kemudian disiram saus rujak. Saus rujak yang pedas dan manis bikin sensasi berbeda untuk menikmati buah.

5.Ungkot Kemamah

Dilansir dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, makanan yang sudah ada sejak zaman dulu ini adalah andalan pahlawan Aceh ketika sedang berperang dengan pasukan penjajah dari Belanda. Mungkin karena makanan ini awet dan tidak mudah basi seperti rendang. Makanan yang tahan lama tentu memudahkan pahlawan kita agar tetap menjaga isi perut di saat sulit seperti kala itu.

Ikan yang diasapkan dan diolah dengan bahan lainnya. (Sumber gambar: daftarmenumasakan.web.id)

Makanan yang terbuat dari ikan ini awet sebab ikan telah melewati proses pengeringan di bawah sinar matahari melalui pengasapan. Setelah dijemur dan dipotong seukuran pergelangan tangan, proses dilanjutkan dengan pelumuran tepung dan sedikit kapur. Ikan ini biasa dimasak dengan kentang, santan, cabai hijau, dan rempah lainnya.

6.Kue Timphan

Kue Timphan (Sumber: Tempo.co)

Ada yang penasaran kue apa yang bisa dinikmati dari Aceh selain bingkang? Kue timphan salah satunya. Kue basah ini sering dijadikan menu pada hari raya. Di dalam kue yang berbahan ketan dan pisang raja ini memiliki isi berupa parutan kelapa atau sarikaya.

7.Manisan Pala

Camilan khas Aceh Selatan yaitu manisan pala. (Sumber gambar: lifestyle.okezone.com)

Bagi Kawan Ublik yang suka camilan bisa mencoba makanan khas Aceh Selatan satu ini. Di daerah Kabupaten Aceh Selatan kalian bisa menemukan aneka industry rumah tangga yang memproduksi manisan pala sebab pala adalah komoditi yang paling banyak dihasilkan. Selain buat camilan, manisan yang terbuat dari pala ini mungkin bisa membuat kalian merasa mengantuk karena pala memiliki efek meredakan stres dan insomnia.

8.Lepat

Lepat terbuat dari tepung ketan dan diisi dengan gula merah kalis. Sama dengan kue timphan, kue ini juga dibungkus dengan daun pisang. Di bagian tengah lepat diberi kelapa parut gongseng lalu dikukus. Bila diasapi lepat bisa bertahan hingga dua minggu.

9.Meuseukat

Meuseukat terbuat dari tepung terigu dan buah nanas. Makanan ini dapat disamakan dengan dodol khas Aceh. Meski bahan dasarnya terdengar sederhana, makanan ini susah ditemui di masa sekarang. Maka dari itu cocok dijadikan oleh-oleh bila Kawan Ublik berkunjung ke Serambi Mekah.

Meuseukat yang memegang posisi di kasta tertinggi dalam kue tradisional khas Aceh. (Sumber gambar: steemit.com)

Makanan manis satu ini berada di kasta tertinggi dalam kue tradisional khas Aceh, lho. Warga Aceh dikenal dalam hal kesopanan menyambut tamu. Warna putih dari tepung yang tidak diberi pewarna buatan inilah yang melambangkan kejernihan hati warganya.

10.Sanger

Kopi sanger, makanan dan minuman khas aceh
Kopi sanger (Sumber: steemkr.com/drinks/@hafiz02/kopi-sanger)

Jika di awal tadi Ublik sudah menyinggung kopi Gayo, ada lagi nih kopi dari Aceh yang patut kalian ketahui. Namanya adalah kopi sanger. Minuman ini sebenarnya dibuat dari perpaduan kopi dan susu kental manis dengan ukuran tertentu. Banyak kedai di Aceh yang menyediakan minuman ini.

Minuman khas ini punya sejarah sendiri. Dilansir dari kompas.com, menurut Nawawi pemilik kedai kopi Solong Coffee Ulee Kareng, Banda Aceh adalah tempat cikal bakal nama sanger muncul. Sekitar tahu 1983-an kedai kopinya adalah salah satu tempat ngumpul anak muda Aceh. Saat itu kopi susu sedang beken namun harganya mahal. Apalagi bagi para mahasiswa. Akhirnya penjual kopi pun mulai membuat kopi susu bagi mereka dengan mengurangi takaran susu agar biayanya jadi lebih terjangkau. Lantas kopi tersebut dinamai “sanger” yang artinya “sama-sama ngerti”. Hihi, lucu, ya?

Nah, itu dia 10 makanan dan minuman khas Aceh yang patut Kawan Ublik kenal. Siapa tahu kalian bisa berkunjung ke Aceh dan mendapat kesempatan mencobanya satu per satu.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Roti buaya, makanan khas Jakarta

10+ Makanan Khas Jakarta yang Harus Kamu Cobain

ruang fiksi papa

[Ruang Fiksi] Papa, Semoga Kau Masih Hidup