UblikMengukur tingkat kedewasaan seseorang. Bagi sebagian orang dewasa itu alami, tidak perlu belajar. Karena mereka terdidik menjadi dewasa sejak mereka kecil. Tapi bagi sebagian orang yang lain, dewasa itu pembelajaran. Mereka terbentuk dari orang-orang yang tidak begitu mengerti apa itu dewasa. Bagi kaum seperti ini, termasuk saya akan datang masa dimana mereka akan menertawakan ketidakdewasaan di masa lalu. Hehehe.

Orang yang memiliki karakter dewasa dari kecil biasanya mereka adalah tipe orang yang lebih koleris. Terlihat lebih bisa menghayati filosofi hidup. Bukan orang yang menjalani hidup dari sudut pandang menikmati hidup. Lebih berjiwa visioner dan berjiwa pemimpin. Sedangkan orang yang menjadi dewasa karena pembelajaran hidup biasanya adalah tipe orang sanguinis yang selalu menjalani hidup dari sudut pandang ‘inilah diriku’, seakan-akan dunia adalah milik mereka sendiri. Lebih ceria tidak suka diatur. Dan biasanya tipe ini adalah orang yang tidak akan memahami sesuatu jika mereka belum mengalami atau mendapat dampak dari sesuatu. Sebagai contoh, jika dia belum tau sakitnya jatuh, dia akan menganggap remeh apa itu jatuh. “ah cuma jatuh, cepet berdiri donk!”.

Nah, jika kamu ingin mengetahui seberapa dewasanya kamu, coba kamu baca deh artikel dibawah ini :

Mengalah

dewasa itu pilihan
Sumber: Tribunnews.com

Pilihan Editor :

 

Kelihatannya sepele ya? Tapi jika kamu lebih bisa membuka pemikiranmu, mengalah adalah salah satu tanda kedewasaan yang paling mudah dilihat jika kamu ingin melihat seseorang dewasa atau belum. Karena orang dewasa berpikir dengan mengalah mereka dapat mempersingkat masalah yang dapat mereka temui di kemudian hari.

Berpikiran terbuka

Jika kamu merasa menjadi dirimu sendiri adalah yang terbaik, maka kamu bukan termasuk orang dengan berpikiran terbuka. Karena berpikiran terbuka adalah merasa dirinya selalu kurang baik, dan merasa harus menjadi lebih baik. Kedewasaanmu semakin terlihat jika kamu selalu mengambil keputusan dari sudut pandang orang lain tidak selalu dari sudut pandangmu. Jika kamu telah sampai di tahap kedewasaan ini, kamu akan lebih bertanggung jawab dengan apa yang kau hadapi, lebih berpikir jauh ke depan.

Mudah memaafkan

Sebagai makhluk tuhan, manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Jadi, sudah sewajarnya jika kita mempunyai salah. Nah, bagi orang-orang dewasa memahami makna kesalahan adalah tingkat kedewasaan yang tinggi. Logikanya semakin besar hatinya memaafkan kesalahan orang lain maka semakin dewasa ia.

Tidak egois

Tidak munafik jika semua orang itu punya sifat egois, kedewasaan berfungsi untuk mengendalikan sifat egois. Lebih bersikap empati terhadap orang lain, menghargai pemikirannya.

Pandai menempatkan diri

Orang dewasa adalah orang yang pandai menempatkan diri. Ada kalanya mereka serius tapi ada saat juga mereka menjadi orang paling humoris sedunia. Kedewasaan itu dilihat dari cara berpikir kamu menempatkan diri dimana kamu harus tepat dalam bersikap. Bisa mengendalikan emosi dan mengatur sifat kekanak-kanakanmu.

Sudah seberapa dewasakah kamu? Sepertinya agak sulit ya menjadi dewasa? 😀

Jadi tua itu pasti, dewasa itu pilihan bukan?

 

(Sumber Gambar Utama : rosediana.net )

(Editor : AprianingDwi)

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here