Ublik.id. Ublik kali ini bakal membahas tentang review film The Autopsy of Jane Doe. Film horror satu ini menceritakan tentang otopsi mayat. Di Amerika Serikat nama Jane Doe atau Jhon Doe digunakan untuk nama fiktif mayat yang tidak diketahui identitasnya. Jenazah perempuan cantik yang dijuluki Jane Doe itulah yang menjadi kengerian dalam film The Autopsy Of Jane Doe ini.

Mungkin, saat pertama kali kalian menonton film ini, pertama kali akan terasa membosankan. Tapi, film ini bisa membuat kalian jantungan ketika menontonnya. Baru mulai saja sudah ada jumpscare, loh. Jadi, jangan lewatkan film satu ini!

Memerankan Jane Doe, Olwen Catherine Kelly hanya berakting terbujur kaku.

Ia banyak dipuji oleh media internasional karena ketenangannya ketika memerankan jenazah dan harus menjalani proses shooting sekian lama dengan tubuh telanjang, tanpa bergerak, dan sering kali harus menahan napas. Dan dia harus terbujur kaku hingga 8 jam lebih.

Hasilnya, jenazah Jane Doe tampil wajar sebagai jenazah.

Filmnya tak mengkhianati judul. Sebagian besar durasi menampilkan adegan menyayat, memotong, dan membongkar tubuh manusia, dan banyak kengerian lainnya yang dilakukan. Aspek medis ini membuat ancaman mistisnya terasa begitu dekat dan oleh karenanya begitu mencekat, setidaknya hingga pengungkapan besar di tengah yang membuat saya meringis tak bergairah.

Tapi, sayang saat film ini masuk ke bioskop Indonesia banyak adegan yang dipotong karena terlalu tidak mengenakkan untuk dilihat, karena terlalu mengerikan dan mungkin memang tidak disetujui oleh sensor penayangan film. Dan, film ini khusus untuk umur 18+, karena adegannya yang sangat mengerikan.

SINOPSIS THE AUTOPSY OF JANE DOE (2016)

Menceritakan ayah dan anak, Tommy (Brian Cox) dan Austin Tilden (Emile Hirsch), yang bekerja sebagai koroner (tukang otopsi mayat). Mereka punya tempat ngubek-ngubek mayat di bawah tanah rumah mereka.

Ayah dan anak yang cukup kompak ini sudah lama menjadi langganan Sheriff setempat dalam memeriksa dan mendeteksi sebab-sebab kematian mayat yang ditemukan di sebuah TKP.

Biasanya nggak pernah ada masalah yang aneh-aneh dengan mayat-mayat yang di otopsi, tapi semua berubah ketika Sheriff Sheldon (Michael McElhatton) membawa sesosok mayat gadis muda yang cantik tanpa identitas, alias Jane Doe (Olwen Catherine Kelly) yang ditemukan di sebuah rumah dalam keadaan telanjang bulat dan setengah terkubur di ruang bawah tanah.

Austin yang tadinya sudah siap mau berkencan dengan pacarnya, Emma (Ophelia Lovibond), harus menunda lantaran Sheriff Sheldon membutuhkan hasil otopsinya sesegera mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, dan ia juga tidak ingin membiarkan ayahnya bekerja sendirian di malam hari.

Namun, semakin mereka meneliti penyebab kematian sang Jane Doe, semakin banyak pertanyaan yang muncul hingga membuat mereka terjebak dalam sebuah kengerian. Bahkan kejadian menyedihkan juga banyak terjadi, dan sangat tidak terduga-duga. Seperti apa lengkapnya, kalian bisa cek dulu trailernya di bawah ini!

NB: Kalo pengen nonton film ini dan mendapatkan sensasi yang lebih baik, mending jangan turutin kata-kata Stephen King. Tontonlah film ini di malam hari, di dalam kamar gelap, dan sendirian. Nonton rame-rame siang bolong aja masih kerasa seremnya, apalagi sendirian malem-malem. Tapi, harus banget di tonton! Recommended banget!

(Sumber Gambar Utama: illusion.scene260.com)

Editor: Ridho Nur Wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here