Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar di dunia. Negara kita ini punya ribuan pulau yang tersebar dari ujung pulau We sampai pojok Merauke. Tentu dengn kondisi tersebut. Indonesia punya potensi wisata yang besar. Banyak sudut Indonesia yang dapat di eksplorasi menjadi sebuah tempat wisata kelas dunia. Hal itu karena negara ini memiliki banyak sekali pantai dan kebetulan juga berada di dalam lingkaran api Asia. Hal ini membuat Indonesia memiliki banyak sekali gunung api yang aktif namun tetap mempunyai pesona panorama yang tak kalah indahnya. Dan dari sekian banyak panorama ciamik itu. Ada satu tempat, sebuah pulau indah dengan gunung api menjadi landmark dan punya sejarah penting bagi Indonesia.

Tempat yang dimaksud adalah Banda Neira. Sebuah pulau cantik yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Tempat ini disebut-sebut sebagai harta karun bagi Indonesia. Sebab di pulau ini, kita bisa melihat banyak hal yang dapat menjadi kebanggan Indonesia. Mulai dari hasil bumi, kecantikan alam yang sudah pasti menjual sampai dengan cerita sejarah yang bakal selalu menarik untuk dibaca setiap waktu.

Pilihan Editor:

 

Kecantikan Alam

WIsata di Banda Neira
Pemandangan Banda Neira (Sumber: vokamo.com)

Banda Neira adalah sebuah kepulauan yang cantiknya tak pernah habis. Pulau ini punya laut biru yang indah sekali. Selain itu, banyak kalangan menyebut jika Banda Neira adalah salah satu spot snorkling terbaik di Indonesia bahkan dunia. Memang, kecantikan banda neira bukan hanya terletak diluarnya saja, tapi juga di dasar-dasar lautnya dengan terumbu karang dan ikan-ikan yang semakin menambah keelokan pulau ini.  Bukan Cuma laut biru yang selalu memanjakan mata. Banda Neira juga punya gunung api Banda. Sebuah gunung yang berdiri gagah dan berada diatas sebuah danau. Gunung ini memiliki ketinggian 640 meter saja. Tapi tetap terlihat kokoh dan seakan selalau memanggil untuk dapat menjajakinya ke puncak. Kamu juga bisa berenang di danaunya. Merilekskan diri sembari menatap gunung api Banda yang indah.

Daerah Penghasil Rempah

Wisata Banda Neira
(Sumber: indotraveller.id)

Harus diakui jika para penjajah pergi berkeliling dunia untuk mencari rempah-rempah. Dan Indonesia adalah ceruk paling menarik bagi Belanda dan kroninya merebut rempah-rempah. Harus diketahui jika Banda Neira yang terletak di Maluku itu adalah salah satu penghasil cengkeh dan pala terbaik diseluruh dunia. Inggris lebih dulu menguasai pulau ini. Kemudian Belanda datang dan hendak merebut. Namun, Inggris tentu tak membiarkan hingga perangpun terjadi dan jalan tengahpun diambil. Belanda akhinya menukar Manhattan yang ada dalam kuasanya dengan pulau Banda yang berada di bawah kekuasaan Inggris. Kemudian kedua negarapun bersepakat untuk saling bertukar. Pala memang menjadi sebuah tanaman yang teramat mahal pada jamannya. Harga pala bisa lebih mahal daripada emas. Sebab pala selain punya fungsi menyedapkan rasa dan juga punya manfaat untuk dijadikan obat. Pala bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit PES yang dulu marak di Eropa. Sampai sekarang pala di pulau Banda memang tetap jadi komoditas meski gerak ekonominya tak semenggeliat dulu.

Sejarah Panjang

Wisata Sejarah Banda Neira
Rumah Bung Hatta (Sumber: kaskus/warrenrollandt)

Tempat ini memang punya paket komplit untuk kamu yang hendak berwisata. Disalah satu sudut pulau. Kamu dapat melihat sebuah benteng megah. Benteng tersebut bernama benteng Belgica. Sebuah benteng yang terlihat kokoh sekali di jamannya. Apalagi benteng tersebut bergaya kastil-kastil eropa. Ada juga benteng Nassau yang terletak di pulau Neira yang juga punya desain yang tak kalah kerennya. Selain dua benteng tadi. Banda Neira juga pernah jadi tempat pembuangan tokoh-tokoh besar seperti. Tjokroaminoto, Muhammad Hatta sampai Sutan Sjahrir. Mereka diasingkan ke Banda Neira ketika masa sebelum merdeka. Tjokroaminoto lebih dulu diasingkan disana. Kemudian pada tahun 1936 Hatta dan Sjahrir dipindah kesana.

Sebelum ke Banda Neira, Hatta dan Sjarir diasingkan di Digul Papua. Beruntung bagi kedua tokoh tersebut dipindah ke lokasi ini. Karena Digul selalu identik dengan hal-hal negatif mulai dari kekerasan sampai wabah penyakit. Lebih dari itu, Banda Neira juga memberi ketenangan bagi dua tokoh ini. Mereka jadi jauh lebih mudah untuk dapat berkonsentrasi untuk memikirkan bagaimana caranya Indonesia dapat merdeka.

Lebih dari itu, Belanda juga tak terlalu menekan Sjahrir dan Hatta disini. Mereka bebas bergaul dengan siapa saja dan berkirim surat dengan kerabat mereka di Jakarta. Hal itu barangkali dilakukan Belanda karena letak Banda Neira yang jauh sekali, bahkan Dari Ambon saja mesti menempuh waktu 12 jam dengan kapal laut. Sekarang disana, kita masih bisa melihat rumah-rumah peninggalan Hatta dan Sjahrir yang dijadikan museum. Kamu akan melihat suasana jaman dulu yang kental sekali.

Sayangnya hingga kini, akses Banda Neira belum bisa dibilang mudah. Kita masih harus menempuh perjalanan lebih dari 11 jam untuk menggapai Banda Neira dari Ambon dengan kapal laut. Pesawat memang ada tapi kocek yang dikeluarkan juga pasti lebih mahal. Meski begitu, Banda Neira adalah sebuah tempat bersejarah yang punya kecantikan alam yang luar biasa. Dari pada jauh-jauh ke Manhattan. Pikirkan saja untuk pergi dan berlibur ke Banda Neira.

Untuk kamu yang tak ingin ribet. Sekarang sudah ada banyak jasa tour and travel yang bakal mengantakan kamu pergi kesana. Ke Pulau Banda Neira. Pulau Indah dengan sejuta cerita dan sejuta keindahan alam yang akan jadi pengalaman berharga disepanjang umurmu.

(Gambar Utama: indotraveller.id)

Editor: Ridho Nur Wahyu

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here