Ublik – Patung GWK. Indonesia, tumbuh subur dan makmur berkat pariwisata dan budaya. Tanpa kedua pilar ini, mungkin Indonesia tidak lagi jadi negara yang seperti sekarang ini.

Kalau bicara teknologi, kita masih belum secanggih Amerika. Kalau bicara ekonomi, kita belum sekaya Jepang. Tapi kalau bicara pariwisata dan budaya, boleh kita jadi yang terdepan. Yaps, mungkin Indonesia pada hakikatnya ditakdirkan untuk berbudaya luhur dengan pariwisata yang ramah bagi siapa saja.

Pilihan Editor :

 

Dan kini, kalau orang bule berkunjung ke Indonesia, maka sudah bisa ditebak, salah satu yang populer ya ke Bali. Karena memang Bali adalah salah satu daerah Indonesia yang daya tarik soal pariwisata dan budayanya sudah mendunia.

Dan bicara soal Bali, setahun ke depan kita bakal melihat sejarah baru dari tanah Hindu ini. Yakni, lahirnya patung GWK alias Garuda Wisnu Kencana, yang digadang-gadang bakal menjadi mahakarya dari Bali untuk Indonesia dan dunia. Patung ini bukanlah sekadar patung, tetapi merupakan perwujudan komitmen Bali untuk memajukan daerahnya sekaligus mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke khalayak internasional.

Lalu, seperti apa nantinya wujud asli dari patung GWK alias Garuda Wisnu Kencana ini? Simak yuk!

Patung GWK: Bagian dari Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana

GWK Bali
GWK Bali (Sumber: gwkbali.com)

Orang bule menyebutnya Garuda Wisnu Kencana Curtural Park, atau biar lebih mudah, kita menyingkatnya jadi GWK. Yakni, sebuah taman wisata yang berada di Bali selatan. Dari Kota Denpasar, kira-kira letaknya 40 km ke arah selatan. Tepatnya, GWK berada di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung. Tempat yang sudah tak asing lagi di telinga kaum millenials yang dulu sewaktu study tour melewati daerah Nusa Dua.

Seperti taman nasional lainnya, Taman Budaya GWK juga memiliki beberapa tempat rekreasi yang diandalkan untuk menjadi daya tarik wisatawan, antara lain:

1. Lotus Pond

Lotus Pond
Lotus Pond (Sumber: gwkbali.com)

Salah satu tempat utama yang diunggulkan di areal taman budaya GWK. Tempat ini berada di area outdoor dengan ciri khas batuan kapur di sekelilingnya. Di mana, pada latar belakangnya telah terpampang pembangungan patung GWK. Berbagai event baik skala nasional maupun internasional, telah digelar dengan megah di area ini. Beberapa event yang pernah menggelar acaranya di sini antara lain: pertemuan internasional, partai besar, hingga konser musik.

2. Wisnu Plaza

Wisnu Plaza
Wisnu Plaza (gwkbali.com)

Tempat tertinggi yang ada di areal taman budaya GWK. Di tempat ini, biasa digelar tarian-tarian tradisional khas Bali yang disuguhkan untuk menjamu tamu penting. Atau, kadang kala juga digunakan sebagai tempat pesta pengunjung dengan hiasan lampu dan gemerlap bintang di malam hari, tentu diiringi dengan hawa dingin yang menusuk tulang. Di tempat ini, juga terdapat patung GWK yang merupakan titik pusat di Wisnu Plaza. Tempat ini dikelilingi sumur yang konon, airnya bisa menyembuhkan penyakit.

3. Indraloka Garden

Indraloka Garden
Indraloka Garden (Sumber: gwkbali.com)

Kalau pengunjung lebih suka dengan yang ijo-ijo, maka di sinilah tempatnya. Di sini, selain bisa merasakan udara sejuk dan rerumputan hijau yang memanjakan mata, pemandangan di sekelilingnya pun juga turut menyumbang keindahan yang tiada duanya: sesuai dengan namanya, indraloka. Tempat ini pun jadi tempat paling favorit untuk menggelar acara pernikahan, lamaran, ataupun pesta kecil-kecilan yang membutuhkan suasana romantis. Buat jomblo, diharap jangan baper apabila menginjakkan kaki di Indraloka.

4. Street Theater

Street Theater
Street Theater (Sumber: gwkbali.com)

Berbelanja, mengisi perut dan menikmati senja, begitulah kiranya aktivitas yang bakal terjadi kalau berkunjung ke Street Theater. Tempat ini merupakan awal dan akhir perjalanan saat mengitari megahnya taman budaya Garuda Wisnu Kencana. Pengunjung bakal menjumpai sederet restoran dan toko. Berbagai souvenir cantik dan lucu khas Bali juga bisa didapatkan di sini. Saat menikmati kuliner pun, pengunjung bakal dimanjakan dengan beberapa aksi pagelaran parade, rindik, hingga barong.

5. Tirtha Agung

Tirtha Agung
Tirtha Agung (Sumber: gwkbali.com)

Kalau Lotus Pond cocok untuk pagelaran super besar, maka Tirtha Agung untuk yang tengah-tengah saja. Tidak terlalu besar, dan tidak terlalu kecil pula. Selain bisa untuk menggelar events, Tirtha Agung punya sederet makna yang menggugah pengetahuan kita. Tempat paling awal untuk menyambut pengunjung GWK ini memiliki patung tangan Wisnu. Selain patung tangan, pengunjung juga bakal disuguhi tembok berelief yang bercerita tentang perjalanan Garuda Wisnu Kencana sejak lahir hingga diangkat menjadi Dewa.

Sederet Fakta Soal Patung GWK (Garuda Wisnu Kencana)

1. Bakal Jadi Salah Satu Patung Paling Besar di Dunia

Patung GWK
Patung GWK (Sumber: gwkbali.com)

Di Tiongkok, ada patung Spring Temple Buddha dengan ketinggian 153 meter. Di Myanmar, ada Laykyun Setkyar dengan ketinggian 116 meter. Lalu di Jepang, ada patung Ushiku Daibutsu dengan ketinggian 100 meter. Dan patung GWK, kebanggaan Bali dan Indonesia, bakal memiliki tinggi 75 meter dengan lebar 60 meter, disokong oleh baja dan tembaga seberat 4.000 ton. Jika pembangungan berhasil dirampungkan, patung GWK bakal menjadi salah satu patung paling besar di dunia.

2. Mengalahkan Tinggi dari Patung Ikon Kota New York, Amerika Serikat: Patung Liberty

Patung Liberty
Patung Liberty (Sumber: pexels.com)

Seakan adu gengsi dengan negeri paman sam, Indonesia pun bakal memiliki ikon baru. Kalau Amerika punya patung Liberty, maka selain Monas, Indonesia juga punya ikon anyar yakni patung GWK. Istimewanya, patung GWK bakal mengalahkan patung Liberty, baik dari ketinggian maupun kemegahan. Dengan tinggi 75 meter, patung GWK bakal 30 meter lebih tinggi dari patung Liberty. Selain itu, patung Liberty nampak ‘kurus’, sedangkan patung GWK nampak gagah dan besar karena memiliki lebar 60 meter.

3. Jadi Kebanggaan Khususnya Umat Hindu di Bali dan Seluruh Indonesia

Umat Hindu
Umat Hindu (Sumber: gwkbali.com)

Bali dan segenap umat Hindu di dalamnya, memang tidak akan pernah terpisahkan. Sebagai umat yang bertoleransi tinggi, tentu kita juga bangga melihat umat Hindu di Bali akan memiliki ikon megah yang patut dibanggakan, bahkan bukan hanya di Indonesia, tapi juga pada dunia. Garuda Wisnu Kencana sendiri, merupakan gabungan dari tokoh mitologi kepercayaan umat Hindu, yakni Dewa Wisnu dan Garuda (Kencana).

4. Diarsiteki oleh Ahli Perancang Monumen Bernama I Nyoman Nuarta

Nyoman Nuarta
Nyoman Nuarta (Sumber: cnnindonesia.com)

Di Surabaya, ada Jalesveva Jayamahe. Di Jakarta, ada Monumen Proklamasi Indonesia. Kedua monumen tadi, ialah hasil tangan ‘nyeni’ sang arsitek I Nyoman Nuarta. Beliau merupakan ahli perancang monumen, yang kini tengah mengarsiteki seluruh aspek pembangunan Garuda Wisnu Kencana. Beliau menggarapnya bersama tim kece yang bernama NuArt, di Bandung. Beliau membuatnya terlebih dahulu di Bandung, lalu diangkut menggunakan 600 truk dari Bandung ke Bali.

5. Salah Arah, Salah Satu Penyebab Mangkraknya Pembangunan Patung GWK Hingga 16 Tahun

Patung GWK Bali
Patung GWK Bali (Sumber: gwkbali.com)

Kita mengesampingkan isu pendanaan terlebih dahulu, karena hal tersebut merupakan isu paling klise apabila dikaitkan dengan pembangunan infrastruktur maupun pariwisata. Konon, umat Hindu di Bali menganggap salah arah menjadi penyebab mangkraknya pembangunan patung GWK hingga 16 tahun ke belakang. Karena memang, kekuatan magis dari patung tersebut tidak bisa diremehkan. Namun kabar baiknya, September 2018 direncanakan patung ini sudah bisa berdiri megah dan diresmikan.

Akhirnya, kita sampai di penghujung cerita soal patung GWK. Semoga saja, tahun depan kita bisa melihat senyum bangga Pak Jokowi saat memukul gong peresmian patung paling tinggi dan paling megah di dunia itu. Semoga saja, makin banyak bule-bule yang minat berkunjung ke Indonesia, kemudian melihat sekaligus menikmati ‘surga kecil’ yang telah diciptakan Tuhan untuk kita rawat dan banggakan bersama-sama.

Terima kasih sudah berkenan untuk membaca, sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya! 🙂

(Gambar Utama: Ublik/Ridho Nur Wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here