Ublik.id-Naufal, Remaja Aceh Penemu Energi Listrik Dari Pohon Kedondong. Listrik, Di ciptakan oleh Thomas Alfa Edison ratusan tahun lalu dan menjelma menjadi kebutuhan hidup dasar tiap manusia. Hari ini, apapun yang dilakukan oleh manusia tak bisa lepas dari fungsi listrik untuk memudahkan segala kegiatan. Karenanyalah kita bisa sebut bahwa listrik berguna untuk seluruh umat manusia. Sayangnya, masih banyak daerah khususnya di Indonesia ini yang nyatanya belum bisa teraliri listrik.

Problemnya banyak. Sulit di jangkaunya daerah tersebut. Tidak memungkinkanya dibangun pembangkit listrik sampai kurang cukupnya pasokan listrik jika harus di distribusikan ke daerah tersebut. Hal itu menjadikan daerah tersebut jadi terbelakang. Hal-hal yang seharusnya bisa dilakukan dengan bantuan tenaga listrik, jadi tak memungkinkan.

Tapi, kekurangan memang kadang bisa menjadi peluang. Setidaknya itu yang dilakukan oleh seorang Naufal. Bocah asal Aceh yang dengan cerdasnya menciptakan enegri listrik dari getah pohon kedongdong.

Gara-gara temuanya itu. Kini, rumah-rumah disekitarnya yang sudah sejak lama tak dapat teraliri listrik, kini sudah bisa merasakanya terangnya lampu listrik dan perlahan meninggalkan lilin sebagai penerangan mereka di kala malam.

Kemampuan Kelistrikan di Wariskan Dari Sang Ayah

Buah jatuh tak jauh dari pohonya. Barangkali hal itu juga cocok disematkan pada Naufal. Sebab kepintaran Naufal meneliti voltase yang ada di getah kedongdong di wariskan dari ayahnya yang ternyata teknisi listrik. Ayah dan anak ini melakukan beberapa langkah dalam untuk menyeleksi dan mengevaluasi terhadap daya listrik yang terdapat dalam beberapa pohon. Hingga akhirnya pilihan pun jatuh ke pohon kedondong.

Tetapi, Kendondong dipilih bukan tanpa alasan. Naufal dan ayahnya memilih kedondong karena kandungan asam yang stabil di getahnya. Hal itu yang menjadi syarat utama dalam percobaan. Lebih dari itu, pohon kedondong memang banyak di temui di sekitaran desa Naufal.

Naufal yang kini mulai menginjak usia 16 tahun itu mengaku bahwa temuanya didasari ketika belajar mata pelajaran IPA disekolahnya. Dia belajar jika buah-buahan mengandung zat asam tinggi dan rupanya memang bisa dikonverikan menjadi energi listrik. Karena itulah inovasinya jatuh pada buah kedondong yang memiliki kadar asam yang cukup tinggi dan mudah di temui.

Meski voltase yang didapatkan belum bisa disebut besar dan mampu menjalankan mesin-mesin yang dinyalakan mengggunakan listrik seperti Tv ataupun mesin cuci. Tetapi, temuanya itu sudah digunakan untuk menghidupkan lampu di rumahnya dan rumah-rumah sekitarnya.

Beruntungnya Naufal, melihat masih ada kekurangan dari temuanya. Pertamina EP mengajaknya untuk mengembangkan inovasi yang ia ciptakan untuk diteliti di Universitas Diponogoro. Dan kabar baiknya kekurangan dari temuan remaja asal Kota Langsa ini ternyata masih dapat diatasi.

Hingga kini pohon listriknya sudah sampai generasi ke 4 untuk elektrodanya. Sebelumnya pohon listrik buatan naufal hanya bermodalkan lempengan besi berbentuk bulat silindris dan tembaga yang benar-benar sederhana. Kini sudah tidak lagi, bantuan dari banyak pihak membuat temuanya jauh lebih.

Temuan Naufal memang mencengangkang, bagaimana bisa anak semuda itu menciptakan inovasi tenaga listrik terbarukan dari bahan yang angat sederhana dan mudah di dapat. Wajar, jika pohon listrik karya Naufal mendapat penghargaan dari banyak pihak. Pertamina pun sempat memperkenalkan remaja aceh penemu energi listrik dari pohon kedondong ini di iklan televisi yang sempat diputar pada akhir 2016 lalu.

 

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here