Ublik- Jembatan Kaca Ngalam. Apa yang pertama terlintas dibenak anda ketika mendengar kampung pelangi? Bisa jadi yang langsung teringat adalah sebuah perkampungan dengan nuansa warna-warni yang menghiasi hampir diseluruh sudut kampung. Betul hal tersebut memang benar adanya. Saat ini ada beberapa kampung pelangi yang berada di tanah air. Salah satunya ada di Malang, Jawa Timur. Kampung ini diresmikan beberapa tahun lalu dan langsung menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menikmati eloknya karya cipta buatan tangan-tangan kreatif orang-orang Malang. Nah, istimewannya di samping kampung warna-wani pelangi ini. Ada sebuah kampung yang tak kalah uniknya. Kampung itu disebut dengan nama kampung tridi (3D). Sesuai namanya kampung ini didesain dengan gambar-gambar yang terlihat tiga dimensi. Sehingga bagi para pengunjung yang baru pertama kali datang akan cukup tertipu dengan ilusi gambar.

Masalahnya adalah. Kamu bisa berkunjung ke da kampung unik itu di Malang. Tetapi, dua kampung itu terpisahkan oleh sungai. Itu artinya kamu mesti berjalan memutar dari satu kampung ke kampung lainnya. Hal ini tentu akan membuat kamu lelah dan tak bersemangat menjelajah kampung. Karena itulah terobosan baru belum lama ini dibuat oleh masyarakat setempat dengan membangun sebuah jembatan penghubung. Jembatan penghubung yang dibangun ini bukan jembatan biasa. Jembatan ini terbuat dari kaca yang memungkinkan kamu melihat apa saja yang ada dibawah jembatan.

Pilihan Editor :

 

Jembatan Kaca Ngalam. itulah nama dari jembatan yang menghubungkan dua kampung nyentrik yang ada di Malang itu. Jembatan ini berdiri diatas ketingian 9.5 meter. Cukup tinggi memang, tapi tenang jembatan ini dijamin kuat. Bahkan untuk menampung 50 orang sekaligus atau sekitar 250 kilogram! Keren kan? Nah, mengapa jembatan dari kaca ini dapat menampung beban seberat itu. Sebab jembatan ini disanggah oleh enam tali baja sekaligus, Jadi, tenang, jembatan ini bisa dipastikan kuat asal perawatannya selalu dijaga. Selain itu, jembatan ini membentang dari Kampung Warna-Warni ke Kampung Tridi dengan panjang 20 meter dan melintasi aliran sungai yang ada di bawahnya.

Siapakah yang mendesain Jembatan Kaca Ngalam ini?

Jembatan Kaca Ngalam di Malang
Jembatan Kaca Ngalam (Sumber: Klikapa.com)

Jawabanya adalah anak muda bernama Khairul Ahmad dan Mahatma Aji Pangestu. Keduanya adalah mahasiswa jurusan Teknik Sipil dari Universitas Muhammadyah Malang. keduanya ditunjuk bukan tanpa sebab, sebab Ahmad dan Aji adalah juara dari kontes jembatan Indonesia dan kompetisi bangunan gedung Indonesia yang digelar pada tahun 2015 lalu.

Januari tahun ini adalah kali pertama Ahmad dan Aji mulai mendesai jembatan nyentrik ini.  Mereka berdua lantas pergi ke lokasi untuk melihat topografi wilayah tersebut. Hingga akhirnya tiga bentuk desain jembatan terpikirkan oleh keduanya. Pertama adalah tipe busur atau melengkung, tipe kedua adalah tipe futuristis dan tipe ketiga adalah tipe cable stayed. Ketiga desain ini diajukan pada rektor mereka. Dan pada akhirnya tipe cable stayed dipilih karena dilinai memiliki unsur estetika.

Sebetulnya konsep pembangunan Kampung Warna-Warni juga berawal dari ide mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadyah Malang. Siapa sangka idenya tersebut justru jadi ikon baru kota yang terkenal dengan apelnya itu.

Akan tetapi ada beberapa pihak yang punya andil terhadap terciptanya Jembatan Kaca Ngalam ini. Selain pihak Universitas Muhammadyah Malang dan juga pemerintah Kota Malang, jembatan ini juga didanai oleh CSR salah satu pihak swasta yang juga turut andil dalam terciptanya kampung-kampung tematik yang ada di Kota Malang.

Juga Ada di Tiongkok

Jembatan Kaca Ngalam di Malang
Gambar: Jembatan Kaca Ngalam menghubungkan Kampung Tridi dan Warna-Warni (Sumber: UMM.ac.id)

Banyak orang yang menganggap jika jembatan kaca pertama di Indonesia itu membuat siapapun yang menapakinya seperti berada di jembatan kaca Zhangjiajie yang berada di Provinsi Hunan Tiongkok. Bedanya jembatan itu memiliki tinggi 300 meter dengan panjang jembatan mencapai 430. Memang lebih panjang dan lebih tinggi. tapi berjalan diatas Jembatan Kaca Ngalam ini memiliki sensasinya tersendiri.

Jika kamu befoto disini. Ada banyak angle yang bisa kamu ambil sebagai latar belakang. Bisa berlatar belakang Kampung Tridi, bisa juga berlatar belakang Kampung Warna-Warni. Keduanya amat sangat unik jika dijadikan latar belakang jepretan foto mu. Bukan Cuma itu. Jika momennya pas. Kereta api yang melintas di kejauhan juga dapat menambah kesan artistik jembatan ini. Jadi, selain punya peran sebagai penghubung. Jembatan Kaca Ngalam ini punya berbagai fungsi lain yang tentunya bermanfaat bagi setiap pengunjung.

Betul kata Walikota Malang ketika meresmikan jembatan ini. Pengunjung yang datang kesini akan dapat menikmati tiga wahana dalam satu tempat. Kampung warna-warni, Kampung tridi dan juga Jembatan Kaca Ngalam yang keren itu. Sudah dapat dipastikan, tak lama lagi Kota Malang akan segera di kerubuti oleh wisatawan yang sudah tak sabar ingin menjajal Jembatan kaca ngalam yang sebentar lagi bakal terkenal itu.

(Gambar Utama: humas.malangkota.go.id)