UblikSejarah Mangkok Ayam. Kamu suka banget makan mie, bakso atau sup? Kalau iya itu artinya kamu butuh mangkok untuk mewadahi sajian makanan yang kamu gemari itu. Nah, kalau kamu perhatikan, dalam mangkok yang kerap kamu pakai untuk menampung mie, baso atau makanan lain yang memang membutuhkan mangkok. Kamu pasti selalu melihat satu hewan. Jenis unggas tentunya. yang selalu saja jadi wallpaper atau gambar utama si mangkok. Yap! betul sekali. Gambar ayam! entah mengapa dari dulu hingga kini, mangkok-mangkok bergambarkan ayam masih terus eksis. Di warung-warung pinggir jalan, di restoran-restoran sampai di rumah kitapun, si mangkok ayam setia menemani bahkan sudah melampaui banyak generasi. Sebetulnya siapa sih pencetusnya? apa faedahnya menempelkan gambar ayam di mangkok? Dan mengapa eksistensi si mangkok ayam ini bisa tahan dari dulu hingga kini?

Mangkok itu berwarna putih dan berlukiskan ayam berwarna merah yang nangkring disamping bunga yang lengkap dengan pohonya. Ya itulah si mangkok ayam, mangkok ini memang sudah kadung melegenda di Indonesia. Tapi, jangan salah meski melegenda di Indonesia, ternyata mangkok ini juga bisa kita temui di negara-negara lain loh. Seperti di Malaysia, Thailand, Singapura bahkan Tiongkok. Nah, ternyata si mangkok ayam ini bukan asli buatan Indonesia. Kalau kita teliti lebih jauh, kita akan menemukan tulisan “Made in China” di mangkok ini. Itu sebabnya mangkok ini juga terkenal di negara lain bahkan hingga Tiongkok. Saking dikenalnya, mangkok ayam ini pernah muncul di film Kung Fu Hustle yang dibintangi Stephen Chow loh!

filosofi dibalik mangkuk ayam
Sumber: Reelingreviews.com

Banyak sejarah yang berseliweran tentang asal mula mangkok ayam ini. Ada yang menyebut jika mangkok ayam ini pertama kali dibuat di Cina pada jaman Dinasti Ming. Sebab, pada jaman Dinasti Ming, ayam punya filosofi dan maknanya tersendiri.  Akan tetapi fakta yang lain menyebutkan jika mangkok ayam ini awal mulanya di buat di Thailand. Sebab banyak yang beranggapan jika gambar ayam pada mangkok tersebut bukanlah ayam jago tetapi ayam Gallus gallus. Spesies ayam yang sudah dikembangbiakan di dataran Thailand bahkan sejak 8000 tahun sebelum masehi!

Sedangkan di Tiongkok, artefak ataupun fosil dari ayam Gallus gallus ini juga ditemukan akan tetapi berusia sekitar 5000 tahun sebelum masehi. Nah, kita kesampingkan dulu soal ayam gallus gallus-nya. Sekarang pertanyaanya sejak kapan mangkok ayam itu ada di Indonesia dan menjadi bagian dari sejarah panjang dunia kuliner nusantara?

Banyak yang meyakini bahwa mangkok-mangkok bergambarkan ayam itu masuk ke Indonesia karena di bawa oleh pedagang-pedagang Tiongkok yang memang membuka lapaknya di nusantara. Mungkin perkiraan waktunya pada tahun-tahun dimana masa kolonialisme Eropa belum terlalu merasuk dan merubah tatanan hidup orang-orang Indonesia. Sejak saat itulah mangkok ayam dikenal di Indonesia. Ternyata mangkok ayam sudah ada di nusantara bahkan sebelum Negara Indonesia ini sah menjadi negara yang berdaulat ya.

Semakin berjalannya waktu, setelah Indonesia merdeka, ada satu merek penyedap rasa yang memang menghadiahkan mangkok ayam ini untuk mereka yang membeli penyedap rasa dalam jumlah yang banyak. Karena memang mereknya cukup dikenal maka banyak pula orang yang berhak mendapat mangkok ayam ini sebagai hadiah, terutama mereka-mereka yang memang berjualan makanan seperti Baso, soto, mie ayam ataupun bubur. Karena ituah sampai saat ini mangkok ayam ini juga identik dengan mangkok yang dipakai oleh para pedagang keliling maupun pedagang kaki lima. Meski faktanya banyak juga restoran kenamaan yang tetap menggunakan mangkok berdiameter atas 16,5 cm ini sebagai wadah makanan yang mereka jual.

Filosofi Dibalik Gambar Ayam

Jangan salah, meski terkesan sederhana, banyak orang menganggap jika mangkok ini punya filosofi yang dalam. Gambar ayam dipilih karena dianggap sebagai simbol kemakmuran. Di Tiongkok sana, ayam jago juga dikaitkan dengan kelancaran rezeki. Maka dari itu banyak pedagang yang masih memertahankan mangkok bergambar ayam ini. Disisi lain, ayam juga adalah hewan yang sering dijadikan makanan oleh manusia. Kita tentu mengenal banyak santapan berbahan dasar ayam. Karena itu jugalah ayam akhirnya dianggap sebagai hewan penyambung hidup bagi manusia.

Pada akhirnya, apapun filosofi dan bagaimana sejarah si mangkok ayam ini. Kita sudah terlanjur melihat mangkok ayam ini sebagai bagian yang tak bisa dilepaskan dari dunia kuliner Indonesia.

 

(Sumber Gambar Utama: Jadiberita.com)

(Editor: Ridho Nur Wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here