Ublik Hewan Langka Indonesia. Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah, mulai dari yang ada di daratan hingga yang ada di lautan bebas. Kekayaan alam Indonesia ini pada akhirnya juga berdampak pada kekayaan keanekaragaman hayatinya juga. Itu tak dapat dipungkiri sebab memang saat ini Indonesia di kultuskan sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman flora dan fauna terbanyak di dunia. Kita patut bangga karena Tuhan seakan memberi Indonesia segala macam hal kekayaan sampai pada urusan tumbuhan dan hewan. Sayangnya, masyarakat kita tak terlalu cerdas dalam merawat dan menjaga. Ada beberapa jenis hewan asli Indonesia yang kini hampir punah. Padahal, sebetulnya hewan-hewan itu juga aset negara yang dapat kita banggakan kepada seluruh negara di dunia. Baik, karena itulah ublik coba merangkum hewan-hewan asli Indonesia yang kini sudah terancam punah. Berikut ulasannya.

Orang Utan

Hewan-Hewan ini Jangan Dibunuh, Sangat Berbahaya!
Sumber : wwf.org.au

Orang utan, siapa yang tak mengenal hewan ini? Rasa-rasanya tak ada orang yang tak tahu hewan yang masih masuk keluarga monyet ini. Namanya cukup unik, Orang Utan. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris namanya akan tetap orang utan. Orang utan adalah hewan asli Indonesia. Terdapat dua jenis orang utan yaitu Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dan orang utan Sumatera (Pongo abelii). Tahukah kamu apa predator dari orang utan ini? Predator orang utan yang sebenarnya adalah macan tutul, babi hutan, buaya hingga elang. Tapi, saat ini predator utama dari orang utan adalah manusia. Sebab memang manusialah yang punya andil untuk membabat habis habitat orang utan. Sejak 20 tahun terakhir, orang utan kehilangan 80% habitat aslinya. Habitat orang utan diganti dengan kelapa sawit. Selain itu mulai langkanya orang utan karena beberapa orang menganggap jika hewan tersebut adalah hama, sehingga diperkenankan untuk dibunuh.  Kini menurut data, orang utan Sumatera yang hidup dialam liar jumlahnya tinggal 6.500 ekor saja.

Harimau Sumatera

Hewan-Hewan ini Jangan Dibunuh, Sangat Berbahaya!
Sumber : leuserconservation.org

Masih dari Pulau Andalas. Kini kita akan bahas sedikit soal harimau sumatera. Harimau jenis ini memang hewan asli dari pedalaman Sumatera. Nama latinnya adalah Panthera tigris sumatrae. Sayangnya, hewan dengan belang dan warna yang keren ini sudah tergolong pada hewan langka, sulit ditemui. Lagi-lagi alasan kelangkaannya adalah mulai habisnya habitat asli dari hewan ini. Selain itu hal lain yang membuat hewan ini menuju punah adalah perdagangan ilegal yang menjual beberapa organ tubuh harimau sumatera.Yang diperdagangkan biasanya kumis, taring, cakar dan tentunya kulit. Untuk kulit memang harganya cukup tinggi, bisa 5 juta sampai 25 juta per lembar. Alasan-alasan itulah yang menyebabkan jumlah harimau sumatera yang kini hidup di alam liar hanya tersisa 400 sampai 500 ekor saja. Sebuah angka yang sangat menyedihkan bukan?

Anoa

Hewan-Hewan ini Jangan Dibunuh, Sangat Berbahaya!
Sumber : en.wikipedia.org

Anoa, banyak orang bahkan orang Indonesia sendiri yang tak tahu jika Anoa adalah nama hewan. Padahal hewan ini adalah hewan khas Indonesia.  Anoa adalah hewan dari Sulawesi. Hewan ini punya dua jenis spesies. Pertma, Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi), kedua anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis). Hewan yang sekilas mirip kambing ini adalah hewan herbivora. Ia hidup di sekitar rawa-rawa atau juga ditemui di padang sabana. Saat ini kian tahun spesies anoa di alam liar makin menipis. Menurut data, hanya ada sekitar 5000 anoa saja yang hidup dialam liar. Mulai menjadi langkanya anoa tak lepas dari tangan jahat manusia. Anoa sengaja diburu untuk diambil kulit, daging dan tentu juga tanduknya yang punya daya jual tinggi.

Badak Jawa

Hewan-Hewan ini Jangan Dibunuh, Sangat Berbahaya!
Sumber : saibumi.com

Kini kita hadir di Jawa, pulau ini punya hewan khasnya sendiri. Bertubuh gempal dan berkulit keras. Ya! Badak. Tapi, badak khas Jawa bukan badak yang sama pada umumnya. Yang membuat badak Jawa ini langka karena jumlah culanya yang hanya satu. Hewan ini biasanya hidup di hutan hujan dataran rendah.. Tetapi kini habitatnya juga mulai tergusur. Membuat badak jawa menjadi hewan langka. Bahkan menjadi hewan mamalia paling terancam di dunia. Menurut WWF, kurang dari 100 ekor badak jawa yang masih hidup di alam bebas. Saat ini banyak pihak yang peduli terhadap kelestarian hidup badak jawa. Beberapa penangkaranpun dibuat seperti salah satunya di Ujung Kulon. Sudah tentu penyebab dari menyusutnya populasi hewan dengan nama latin Rhinoceros sondaicus itu adalah perburuan liar untuk diambil culanya.

Pesut Mahakam

Hewan-Hewan ini Jangan Dibunuh, Sangat Berbahaya!
Sumber : youtube.com

Terakhir kita bahas hewan air. Ini adalah hewan asli pulau kalimantan. Pesut Mahakam namanya. Mengapa diberi nama mahakam? Sebab ikan pesut ini memang hanya dapat ditemu di Sungai Mahakam. Hewan dengan nama latin Orcaella brevirostris ini juga kerap disebut lumba-lumba air tawar. Hewan yang satu ini punya ciri memiliki kepala bulat dengan mata yang cukup kecil. Selain itu hewan dengan warna tubuh abu-abu ini juga punya sirip dipunggung yang kecil. Pesut mahakam adalah hewan paling terancam punah di Indonesia. menurut data tahun 2007 saja, populasi pesut mahakam di alam bebas hanya tersisa 50 ekor saja!

Nah, sudah tahu kan hewan-hewan apa saja yang populasinya sangat langka. Oleh sebab itu, janganlah kita ikut-ikutan untuk berburu hewan langka itu. Apalagi sampai membunuhnya, sangat berbahaya bagi keanekaragaman alam Indonesia. Mari kita lindungi dan sayangi hewan-hewan khas Indonesia agar senantiasa hidup bebas sebagaimana manusia.

[td_smart_list_end]

(Sumber Gambar Utama : muskethunting.com)

(Editor : Aprianing Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here