Ublik Biskuit Khong Guan. Biskuit Lebaran. Begitulah kira-kira jargon dari biskuit Khong Guan. Produk makanan ringan yang namanya sudah begitu terkenal di seantero Indonesia. Memang, biskuit ini punya rasa yang nikmat dan selalu enak. Rasa yang sejak awal diperkenalkan hingga kini tetap sama. Tetap selalu bisa memanjakan lidah siapapun yang hendak menikmatinya. Biskuit Khong Guan dalam satu kalengnya punya berbagai rasa dan bentuk. Masing-masing rasa dan bentuk memiliki cita rasanya tersendiri. Nah, pada saat momen lebaran ini, biskuit dengan warna kaleng merah menyala ini selalu diserbu oleh para masyarakat yang membelinya untuk menyuguhkan tamu saat lebaran. Alasnya sudah tentu karena rasanya yang sudah pasti enak dan lagi tak usah ribet membuat atau membeli banyak kue lebaran. Cukup sediakan Khong Guan yang punya banyak macam jenis kue itu, dan tamupun sudah dapat terlayani.

Tapi masalahnya adalah tak semua kaleng Khong Guan benar-benar berisikan biskuit lezat dambaan setiap tamu. Dibeberapa tempat, ada banyak sekali orang yang dengan sengaja memajang kaleng khong guan di meja tamunya. akan tetapi ketika setelah kaleng dibuka, yang didapati bukan biskuit-biskuit lezat, tetapi justru berisikan makanan-makanan lain. Biasanya sih, makanan pengganti biskuit Khong Guan itu di isi dengan rempeyek, rangginang atau kripik-kripik lain yang rasanya sudah sangat familiar dengan lidah orang Indonesia.

Ada beberapa alasan mengapa kaleng Khong Guan di isi dengan makanan lain selain biskuit aslinya. Pertama karena mungkin harga khong guan yang cukup tinggi sehingga ketika biskuitnya habis maka daripada kaleng dibuang lebih baik dimanfaatkan sebagai tempat untuk menaruh makanan lain. Sungguh alasan yang baik untuk pemanfaatan barang bekas dan kelestarian lingkungan bukan? Atau yang kedua, orang mengisi makanan lain dalam kaleng Khong Guan karena memang tak sempat beli yang baru atau kehabisan. Jadi, dipertahankan saja kalengnya walaupun isinya berbeda.

Hal ini bukan lagi rahasia umum. Banyak orang yang sudah menduga atau bahkan ragu ketika seorang tuan rumah memajang kaleng Khong Guan di meja tamu, belum tentu isinya sesuai dengan yang tertera di kaleng. Sebetulnya hal itu sudah terjadi sekian lama.Penggantian biskuit dengan makanan seperti rempeyek atau rengginang dalam kaleng Khong Guan itu sudah terjadi bahkan semenjak Khong Guan diperkenalkan di Indonesia. Akan tetapi, kemajuan teknologi dalam hal ini internet dengan media sosialnya, pada akhirnya memviralkan ‘praktek penipuan’ paling masif di Indonesia dengan modus kaleng Khong Guan. Orang-orang kreatif di media sosial itu akhirnya membuat meme dengan jokes penipuan kaleng Khong Guan isinya rengginang itu. Karena hampir semua masyarakat Indonesia tahu dan merasakan modus penipuan kaleng Khong Guan isinya rengginang itu, akhirnya lelucon pun cepat merebak. Menjadi begitu viral dan di bagikan oleh banyak akun. Mereka membagikan dan tertawa karena memang jokes itu sangat dekat dengan keseharian.

Misteri Ayah di Kaleng Khong Guan
Image: lensaremaja.com

Akan tetapi hal itu justru sedikit banyak menguntungkan Khong Guan sendiri. Sebab secara tidak langung biskuit yang iklan di televisinya sangat jarang ini mendapat promosi gratis dan cuma-cuma. Coba, sebelum meme itu ada di media sosial. Kita barangkali biasa saja melihat kaleng Khong Guan. Tetapi, ketika meme itu sudah mulai viral, masyarakat seakan tersedot perhatianya pada Khong Guan dan bukan produk-produk lain sejenis. Pemasukan untuk perusahaan juga pasti bertambah seiring naiknya lagi nama Khong Guan di masyarakat. Jargon biskuit Khong Guan biskuit lebaran akhirnya benar-benar terpakai dan klop sebagai biskuit yang sangat identik dengan lebaran.

Sebetulnya bukan meme tentang penipuan kaleng Khong Guan saja yang melambungkan kembali nama biskuit tersebut beberapa tahun terakhir ini. Meme lain yang tak kalah lucunya juga sempat menghiasi media sosial. Meme yang dimaksud adalah meme yang menggambarkan bahwa lukisan keluarga di kaleng Khong Guan tak menunjukan sosok seorang ayah. Padahal dilukisan tersebut terdapat sosok ibu dan dua orang anak. Lalu kemana perginya sang ayah? “sudah berpuluh puluh tahun lebaran, sosok ayah di kaleng khong guan tak kunjung muncul” begitu kira-kira bunyi tulisan dalam meme yang viral beberapa tahun lalu. Hal itu juga sedikit banyak menjadi perhatian masyarakat yang lagi-lagi mempunyai imbas positif bagi pemasaran biskuit Khong Guan.

Tak Hanya “Khong Guan Isinya Rengginang”

khong guan isi rengginang
Image: Meme Susu Beruang, Sumber: memecruch.com

Selain khong guan, beberapa produk lain sempat dijadikan bahan bercandaan oleh publik Indonesia. Seperti halnya Bear Brand dan juga Mastin. Bear Brand atau yang akrab disebut susu beruang sempat di bikinkan meme bertuliskan “susunya susu sapi, gambarnya beruang, iklannya naga, maunya apa?” sontak meme tersebut secepat kilat menjadi viral. Sedangkan Mastin sebuah produk ekstrak kulit manggis juga sempat dijadikan jokes lantaran lagu dalam iklan yang dirubah beberapa liriknya. Meskipun viral dan dijadikan bahan lelucon, tetapi justru merek Bear Brand dan Mastin menjadi makin dikenal masyarakat sama seperti Khong Guan.

(Sumber Gambar Utama: platechno.com)

(Editro: Ridho Nur Wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here