Ublik.id. Timnas U-12. Apa yang membuat orang luar terkagum dengan Indonesia selain panoramanya yang indah? Betul. Keramah tamahanya. Ya, mau bagaimana lagi, sejak jaman nenek moyang kita dulu, Indonesia sudah di cap sebagai negara yang super ramah terhadap orang lain atau bahkan bangsa lain. Itu juga sudah terbukti ketika beberapa waktu lalu, ketika seorang wartawan Jerman mengunjungi Indonesia atas undangan Presiden dalam rangkaian acara FBF 2015, Ia begitu takjub ketika orang-orang Indonesia menyambutnya secara hangat. Bahkan, di beberapa tempat banyak sekali orang Indonesia yang minta foto dengannya. Sebuah kejadian yang menurutnya agak sukar ditemui di negara lain. Padahal, menurutnya indonesia adalah negara muslim terbesar. Ketika ia berkunjung ke negara muslm lain, sambutannya tak pernah seramah ini.

Ya, begitulah Indonesia, keramahannya bisa menjadi sebuah kata pengganti yang pantas untuk menggambarkan negara ini. Anak-anak di Indonesia sejak belia sudah diajarkan bagaimana harus berlaku sopan kepada yang lebih tua maupun sebaya. Kita tentu selalu ingat tradisi ketika hendak berangkat sekolah atau mungkin pulang sekolah. Tradisi itu adalah mencium tangan orang tua kita.Suatu hal yang wajib dan tak boleh tertinggal. Bahkan, ketika kita dewasa hal itu juga masih terus kita bawa. Mencium tangan bagi masyarakat Indonesia adalah penghargaan tinggi sekaligus penghormatan bagi mereka yang lebih tua. Karena itulah kebiasaan cium tangan ini juga dilakukan bukan kepada orang tua sendiri. Melainkan orang lain yang usianya jauh lebih tua. Seperti guru, ustad atau tetangga yang usianya memang terlampau jauh.

Pilihan Editor :

 

Itulah kebiasaan negara ini. Negara mana yang menjadikan cium tangan menjadi sebuah keharusan? Nampaknya tidak ada. Apalagi budaya barat, sepertinya mereka tak kenal mencium tangan bahkan kepada orang tua mereka sendiri. Kadang kala, justru orang tua dipanggil dengan sebutan nama. Sebuah hal yang akan sangat tabu sekali jika dilakukan di bumi ibu pertiwi ini. Sebab, memang  itu semua tidak diajarkan dan akan membuat kesan tidak sopan bagi mereka yang melakukannya. Budaya kesopanan ini harus kita mesti kita bawa kemanapun kita pergi. Bahkan ketika keluar negeri sekalipun.

Kebiasaan itulah yang dilakukan oleh anak-anak muda kita di Perancis. Tim Nasional Usia 12 tahun kebawah melakukan hal yang dianggap tak biasa di negara asal Napoleon itu. Saat itu, Timnas U-12 bertanding melawan tuan rumah Perancis. Ketika pertandingan akan dimulai, seperti biasa para pemain akan bersalaman dengan pemain lawan. Tidak cuma itu, pemain juga akan bersalaman dengan wasit yang memimpin pertandingan. Nah, ketika pemain-pemain cilik Timnas U-12 kita bersalaman dengan wasit yang memang usianya setara dengan ayah-ayah mereka, merekapun tak lupa mencium tangan wasit. Melihat tanganya dicium, awalnya wasit tersebut terlihat canggung, beberapa diantaranya bahkan hendak mencabut tanganya ketika pemain kita ingin menciumnya. Namun, lama kelamaan para wasit pun memaklumi budaya sopan santun anak-anak Indonesia.

Keren! Lawan Perancis, Timnas U-12 Cium Tangan Wasit Ketika Bersalaman
Timnas Mencium Tangan Wasit
Sumber : tribunnews.com

Berbeda halnya dengan pemain Timnas U-12 Perancis yang ketika bersalaman dengan wasit lebih memilih gerakan menepuk, sebuah gerakan yang selayaknya dilakukan kepada sesama mereka. Hal itu terekam dan belum lama ini viral di media sosial berbagi video. Youtube. Video tersebut diunggah oleh akun bernama All in One yang hingga tulisan ini dibuat pemirsanya telah mencapai 1,6 juta orang. Hampir semua yang berkomentar di video itu menuliskan kalimat-kalimat positif. Sangat bangga jika adik-adik Timnas U-12 tetap membawa norma bahkan ke negeri nan jauh disana. Lebih bangga lagi ketika mengetahui jika Timnas Indonesia U-12 berhasil menekuk perancis dengan skor sangat telak 8-1.

Keren! Lawan Perancis, Timnas U-12 Cium Tangan Wasit Ketika Bersalaman
Pertandingan U-12 dalam Danone Nations Cup
Sumber : media.keepo.com

Ternyata, hal mencium tangan wasit ini bukanlah yang pertama. Dalam gelaran Danone Nation Cup di Perancis tahun lalupun, Timnas U-12 kita melakukan hal serupa. Ketika itu kompetisi telah memasuki babak perdelapan final. Indonesia berjumpa tim tango Argentina. Kala itu, para punggawa  garuda muda ini mencium tangan wasit ketika bersalaman. Sayangnya pada akhir pertandingan, Indonesia harus gugur karena dikalahkan Argentina dengan skor 1-0.

Setiadaknya apa yang dilakukan adik-adik Timnas U-12 adalah cerminan jika norma, kesantunan dan kesopanan harus kita bawa kemanapun dan kapanpun. Sebab sopan santun adalah bagian dari Indonesia yang tak bisa dipisahkan.

 

(Sumber Gambar Utama : tahuberita.com)

(Editor : AprianingDwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here