Sunrise of Java, begitulah julukan untuk Banyuwangi, kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Jawa ini. Banyak hal yang membanggakan dari Banyuwangi, khususnya dari segi pariwisata. Kedekatan lokasinya dengan Pulau Dewata Bali, membuat beberapa tradisi dan kesenian yang berkembang di Banyuwangi memiliki kemiripan dengan Bali. Pesona alam Banyuwangi juga layak untuk disandingkan dengan Bali. Buktinya tahun 2016 lalu Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nation World Tourism Organisation (UNWTO) menganugerahi Banyuwangi dengan penghargaan UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism.

Beberapa tempat wisata terkenal di Banyuwangi antara lain Kawah Ijen, Taman Nasional Sukamade, Alas Purwo, Green Bay, air terjun, dan pantai-pantai berpasir putih yang indah. Selain itu tentunya masih banyak lagi, tapi kali ini ublik akan mengulas tentang salah satu pantai yang menarik wisatawan untuk datang ke Banyuwangi, yaitu Pantai Plengkung atau juga dikenal dengan Pantai G-Land. Popularitas pantai ini sudah mendunia. Pantai berpasir putih ini dikelilingi oleh hutan tropis, sehingga menjadi destinasi yang tepat untuk ‘lari sejenak’ dari keramaian atau hiruk pikuk kehidupan kota.

Pilihan Editor :

 

Apa yang Menarik di Pantai G-Land?

pantai plengkung
(Sumber: Instagram/bobbysgland)

Kalau mungkin kamu bertanya-tanya tentang hal yang menarik dari pantai yang terletak di kawasan Taman Nasional Alas Purwo ini, maka inilah jawabannya. Jika umumnya orang-orang pergi ke pantai untuk melihat sunset atau sunrise, Pantai G-Land menawarkan yang lain. Pantai yang berbentuk melengkung seperti huruf G terbalik dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia ini memiliki ombak yang sangat tinggi. Ombak yang tinggi ini membuatnya disukai para pecinta surfing, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri.

Ada lagi kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan di pantai ini, seperti treeking untuk menyusuri Taman Nasional Alas Purwo, melihat penangkaran penyu, snorkling, diving, caving, hingga memancing. Tak ketinggalan bagi pecinta fotografi, pemandangan di Pantai G-Land juga menarik untuk diabadikan. Bisa dibilang kalau sunrise di Pantai G-Land mungkin bukan yang paling bagus di Indonesia karena tertutup gunung, tetapi setidaknya kita bisa menyaksikan matahari terbit pertama kali di Pulau Jawa melalui pantai ini. Yang jelas, objek unggulan pantai ini tetaplah pada ombaknya. Untuk dapat menikmati ombak di pantai ini, bulan Mei sampai Oktober adalah waktu terbaik dan paling disarankan untuk menuju ke sana.

G-Land dan Garis Pantai yang Melengkung

pantai plengkung
Image: Panorama Pantai Plengkung atau G-Land (Sumber: instagram/yudhistiraiqbal)

Masyarakat lokal memang tetap menyebutnya sebagai Pantai Plengkung, tapi peselancar internasional lebih mengenalnya sebagai G-Land. Tahukah kamu dari mana asal nama populer Pantai G-Land? Menurut beberapa sumber, nama G-Land diberikan oleh peselancar internasional, di mana G di sini merujuk ke 3 kata yang berbeda. G yang pertama adalah untuk kata ‘Great’ yang dimaksudkan untuk ombaknya yang luar biasa, besar, atau hebat. G yang kedua adalah untuk kata ‘Green’ karena lokasinya yang terletak di dekat hutan tropis Alas Purwo yang terlihat hijau dan subur. Selain ‘Great’ dan ‘Green’, G yang ketiga adalah merujuk kepada ‘Grajagan’, teluk di dekatnya yang merupakan titik awal untuk menuju Pantai G-Land. Satu lagi yang menarik dari asal usul pantai G-Land ini. Banyak orang, khususnya warga setempat, yang berpendapat bahwa nama G-Land diberikan karena bentuk garis pantai yang melengkung menyerupai huruf ‘G’ terbalik.

Surga Bagi Peselancar

Pantai G-land
(Sumber: wisatakebromo.com)

Banyak peselancar mengakui bahwa Pantai G-Land merupakan salah satu situs berselancar terbaik di muka bumi. Ketinggian ombaknya yang bisa mencapai 4 hingga 8 meter dengan panjang 2 km menjadikannya sebagai ‘surga’ bagi para peselancar. Yang membanggakan adalah selain di Pantai G-Land Banyuwangi, ombak setinggi itu hanya ada di Hawaii dan Afrika Selatan. Pantai G-Land juga sudah sering menjadi tempat kejuaraan selancar internasional.

Jalur untuk Menuju ke Pantai G-Land

Kamu yang mau memasukkan Pantai G-Land ke dalam list destinasi wisata, ada baiknya untuk mempelajari terlebih dahulu jalur untuk menuju ke Pantai G-Land. Pastikan dulu terkai perizinannya, terutama karena lokasinya di wilayah Taman Nasional Alas Purwo. Kendaraan yang masuk menjadi perhatian karena harus memenuhi persyaratan trek. Untuk membantu kamu mengatur perjalanan ke Pantai G-Land atau juga sekaligus memasuki Taman Nasional Alas Purwo, kamu bisa memakai sejumlah operator tur yang menawarkan perjalanan ke G-Land.

Jalur utama untuk sampai ke Pantai G-Land adalah sebagai berikut. Jalur yang pertama adalah melalui jalur darat dan air. Maksudnya adalah dari Banyuwangi kamu bisa melakukan perjalan darat ke Benculuk yang jaraknya sekitar 35 km, kemudian diikuti oleh rute 18 km dari Benculuk ke Teluk Grajagan. Setelah sampai Teluk Grajagan, kamu bisa mengambil speed boat ke Pantai G-Land.

Jalur kedua adalah melalui perjalanan darat melalui rute perjalanan Banyuwangi-Kalipahit, di mana jarak antara Banyuwangi-Kalipahit itu sekitar 59 km. Setelah itu disusul dengan jalan Kalipahit-Pasaranyar yang jaraknya sekitar 3 km. Setelah itu dari Pasaranyar, kamu bisa jalan terus ke daerah Trianggulasi-Pancur yang jaraknya sekitar 15 km. Nah, setelah itu melalui jalur Pancur-Plengkung, kamu sudah sampai di Pantai Plengkung atau Pantau G-Land yang mempesona itu.

(Gambar Utama: Instagram/bobbysgland)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here