Ublik – Misteri Ayah di Kaleng Khong Guan. Setelah satu bulan lamanya berpuasa. Hari yang dinantipun tiba yaitu Hari raya Idul Fitri. Hari raya yang selalu diperingati oleh umat islam selama setahun sekali. Tidak heran jika masyarakat muslim menyambutnya dengan penuh suka cita. Apalagi dalam tradisi silaturahmi orang Indonesia di saat Idul Fitri, kita selalu disuguhi dengan kue-kue lebaran yang khas di meja ruang tamu. Dari mulai si gurih kastangel, si legit putri salju sampai si melegenda nastar. Semua wajib ada dan disediakan untuk menjamu tamu-tamu yang hadir untuk berkunjung dan bersilaturahmi di hari nan fitri. Kue-kue kering tersebut benar-benar sangat khas saat lebaran. Akan tetapi, selain kue kering yang tadi disebutkan diatas ada juga biskuit dengan merk terkenal yang juga kerap menghiasi rumah ketika Hari Raya Idul Fitri tiba. Salah satunya sudah pasti Khong Guan.

Siapa yang tak mengenal Khong Guan? Namanya sudah begitu dikenal di belantara dunia per-biskuit-an Indonesia. Rasanya yang enak, isinya yang banyak dan hargannya yang relatif terjangkau membuat Khong Guan punya pangsa pasarnya sendiri. Biskuit ini memang memiliki angka penjualan yang melejit ketika waktu lebaran tiba. Tapi, kreatifitas orang Indonesia memang tak pernah ada habisnya. Dari biskuit Khong Guan tersebut, terciptalah jokes lucu yang kerap menghiasi laman media sosial, terutama jokes disampaikan lewat media meme.

Sudah bukan hal asing lagi jika biskuit Khong Guan sering kali dijadikan bahan becandaan oleh para netizen di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah meme yang menyebut jika ketika hari raya tiba, penipuan banyak terjadi dimana-mana. Salah satunya adalah di dalam kaleng biskuit. Dari luar sih Khong Guan, tapi pas dibuka isinya rempeyek atau rengginang. Meme itu sempat viral di media sosial beberapa tahun terakhir. Selain itu ada juga netizen yang mempertanyakan soal keberadaan seorang ayah dari gambar keluarga yang ditampilkan di kaleng Khong Guan. Di kaleng tersebut memang yang dapat kita lihat hanya seorang ibu yang tengah menjamu kedua anaknya makan biskuit sambil minum teh. Tak ada sosok ayah disana. Jadi sebetulnya kenapa si ayah tidak tampak? Untuk yang satu ini biarkan si pelukisnya langsung yang membeberkan alasan mengapa membuat lukisan kaleng Khong Guan dengan keluarga tanpa seorang ayah itu.

Akhirnya Terpecahkan Juga Misteri Lukisan Kaleng Khong Guan
sumber : wajibbaca.com

Adalah Bernardus Prasodjo sosok dibalik lukisan di kaleng Khong Guan legendaris itu. Bernardus adalah sosok pelukis bungkus produk-produk makanan tak terkecuali Khong Guan. Saat jamannya dulu, banyak sekali produk makanan yang kemasannya ia lukis. Bahkan menurutnya ketika dulu ia pergi ke supermarket, ia begitu bangga melihat banyak lukisannya terpakai untuk menjadi kemasan banyak produk makanan disana. Dia mengaku melukis untuk kaleng Khong Guan itu pada medio tahun 70an. Saat itu, pria kelahiran Salatiga Jawa Tengah tersebut mendapat tawaran melukis dari Khong Guan lewat perantara perusahaan separasi warna. Dirinya mengaku bahwa lukisan kaleng Khong Guan yang ia bikin sudah memiliki contoh tinggal disunting dan dipercantik dibeberapa sisi.

Saya dikasih contoh guntingan majalah lusuh begitu. Nanti ini diganti di sini, ini miringnya begini”, ujarnya seperti dikutip dari laman Antara (30/05).

Siapa sangka, desainnya di kaleng Khong Guan itu justru melegenda. Perusahan biskuit tersebut memang tak pernah mengganti desainnya sejak Bernardus melukis kaleng Khong Guan. Tak ayal, lukisan Bernardus begitu dikenal dari masa kemasa hingga akhirnya meme tentang tak adanya ayah di kaleng Khong Guan itu merebak dan menjadi viral. Soal meme yang viral tersebut, Bernardus berkata jika sebetulnya maksud dari lukisannya itu hanya untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya membeli. Menurutnya yang penting di kaleng Khong Guan itu ada sosok seorang ibu sebab yang akan belanja biskuit tersebut sudah pasti perempuan. Jadi itulah mengapa kaleng Khong Guan tak menampilkan sosok ayah pada lukisan keluarga tersebut. Akan tetapi, Bernardus mengakui juga jika dirinya tak terlalu ambil pusing ketika menerima tawaran dari Khong Guan untuk membuat lukisan pada produknya. Ia hanya melukis apa yang pihak perusahaan inginkan. Soal di gambar tersebut tak ada sosok ayah, itu tak jadi perhatian Bernardus saat itu.

Bernadus yang terkenal lukisannya pada produk-produk makanan, kini memiliki kesibukan lain yaitu mengajar. Perkembangan zaman membuatnya tak lagi banyak menerima orderan untuk melukis pada kemasan makanan. Hanya menurutnya selain Khong Guan, lukisannya yang hingga kini masih dipakai untuk kemasan makanan adalah pada kaleng biskuit Nissin dan pada kaleng biskuit Monde.

Jadi, sudah sedikit tercerahkan bukan jika ternyata pelukis kaleng Khong Guan itu bukan dari luar negeri melainkan buah karya dari seorang Indonesia bernama Bernardus Prasodjo. Akhirnya setelah beberapa tahun, misteri dari keberadaan sang ayah dari keluarga Khong Guan sedikit terpecahkan melalaui pengakuan si pelukisnya langsung.

 

(Sumber Gambar Utama : lensaremaja.com)

(Editor : Aprianing Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here