Entah dari mana asal usulnya, istilah ‘kids jaman now’ tiba-tiba mencuat menjadi populer akhir-akhir ini. ‘Kids jaman now’ adalah sebuah istilah untuk anak-anak zaman sekarang, yang biasanya lebih merujuk pada kelakuan yang tak biasa. Bukan hanya ‘kids jaman now’, istilah generasi micin juga mencuat. Yang dimaksud generasi micin adalah anak-anak Indonesia yang terbiasa mengonsumsi makanan yang mengandung MSG (kandungan dalam micin).

Tentu kita semua tahu kalau kalau MSG yang terlalu banyak punya dampak yang kurang baik bagi kesehatan otak. Itulah sebabnya kelakuan ‘kids jaman now’ yang dijuluki generasi micin yang menyimpang itu dikaitkan dengan konsumsi MSG yang berlebih. Akan tetapi, tidak semua ‘kids jaman now’ mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang aneh. Beberapa nama di bawah ini menunjukan jika anak-anak Indonesia juga kaya akan prestasi.

Pilihan Editor:

Bukan sekedar prestasi di pentas lokal saja, tapi juga internasional. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1.Joey Alexander

joey alexander
Joey Alexander (Sumber: Ted.com)

Kita awali dengan nama ini. Joey Alexander lahir di Denpasar, 25 Juni 2003 dengan nama Josiah Alexander Sila. Tampaknya sudah banyak masyarakat Indonesia yang tahu nama bocah satu ini. Bagaimana tidak, dia adalah anak muda sekaligus orang Indonesia pertama yang tampil di acara penghargaan musik paling bergengsi di Amerika dan mungkin juga dunia: Grammy Award. Ia juga bekesempatan tampil sepanggung dengan musisi papan atas dunia Adele, Taylor Swift, Ed Sheeran, Bruno Mars dan lain-lain di Grammy Awards 2016. Tentunya hal itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Bukan hanya itu, dirinya juga jadi orang termuda yang masuk nominasi di ajang tahunan tersebut. Kehebatan bocah 14 tahun ini memang tak diragukan lagi. Musikalitas Joey memang tak diragukan lagi, dan tentu banyak yang mengira jika dalam belantika musik internasional, dirinya akan meraih kesuksesan besar di masa depan.

2.Hibar Syahrul

hibar syahrul gafur
Hibar Syahrul Gafur (Sumber: miracelzold.wordpress.com)

Namanya memang tak setenar Joey Alexander, tapi Hibar punya prestasi yang juga tak kalah mentereng. Ketika bocah seusianya masih sibuk dengan main game, Hibar justru melakukan hal yang di luar dugaan. Dirinya menciptakan sepatu khusus untuk menangkal kejahatan seksual. Sepatu ini tentu dirancang khusus untuk perempuan yang kerap jadi objek pelecehan seksual. Mungkin kamu akan melihat benda ini mirip dengan sepatu yang dipakai Detective Conan ya. Bagaimana cara kerja sepatu ini? Dalam sepatu tersebut terkandung aliran listrik yang dapat mencengat pelaku kejahatan seksual. Si korban tinggal menekan tombol di sepatu tersebut, dan sapukan pada pelaku. Maka si pelaku dijamin akan mental.

3.Hazel Ramadhan

Hazel Ramadhan juara karate
Hazel Ramadhan (Sumber: Ihram.co.id)

Berbeda lagi dengan cerita bocah SD yang satu ini, Hazel namanya. Hazel beberapa minggu lalu berangkat ke Belgia untuk ikut serta dalam ajang karate Internasional. Setelah berhasil tampil gemilang di partai final nomor Kata Perorangan Putra, pada Edition of Internasional Karate Open of Prov de Liega 2017 Belgia, yang digelar 10 hingga 12 Nobember 2017 lalu, Hazel Ramadhan, sukses meyumbangkan satu medali emas untuk kontingen indonesia. Tampuk tertinggi yang Hazel dapatkan bukan tanpa kerja keras. Dirinya sudah menjuarai karate di berbagai wilayah, mulai dari tingkat lokal, nasional hingga internasional, dan semuanya dia sabet dengan menjadi juara pertama. Kesuksesan Hazel tentu membuktikan jika dalam bela diri karate, anak Indonesia juga bisa dapat prestasi yang mentereng.

4.Salman Trisnadi Wajrasena

Salman Trisnadi Wajrasena robot
Salman Trisnadi Wajrasena (Sumber: Dok SD Prestasi Global)

Apa yang ada di benakmu kalau melihat anak SD kelas satu? Barangkali masih imut-imut, lucu dan ketika bertingkah selalu terlihat menggemaskan. Tapi, hal itu barangkali kurang berlaku bagi Salman Trisnadi Wajrasena. Ketika dirinya baru masuk SD, Salman sudah sukses membawa nama Indonesia di ajang internasional. Tak main-main, Salman berhasil merebut medali emas dalam ajang robotik internasional. Ketika anak seusianya masih harus disuapi nasi, dia sudah terbang Korea untuk dapat penghargaan luar biasa. Bakat Salman memang sudah tidak diragukan lagi. Kelurga Salman memang penyuka robot, maka proses belajar mengutak atik robot bagi Salman adalah kegiatan yang lumrah sehari-hari.

5.Jack Brown

jack brown pemain Indonesia
Jack Brown (Sumber: Indosport.com)

Jack Brown, kelahiran Jakarta. Ibunya Indah Brown berasal dari Palembang dan ayahnya Lance Brown berasal dari Inggris. Jack Brown meraih penghargaan setelah menyisihkan anak-anak dari 18 negara. Tahun 2012 lalu, dirinya mendapat tepukan gemuruh dari suporter Manchaster United di stadion Old Traford. Nama anak Indonesia itu diklaim menjadi pemain terbaik sekolah MU tahun tersebut. Dirinya bahkan diberi piala sebagai bentuk penghargaan. Jack Brown memang punya bakat luar biasa dalam menggocek si kulit bundar. Cita-citanya terhadap sepak bola tidak diragukan lagi. Sayangnya, Jack belum lolos seleksi Timnas U 19 untuk perhelatan AFF tahun ini. Meski begitu, ia tak patah arang. Dirinya tetap bersikeras untuk tetap memilih timnas Indonesia sebagai jalan hidupnya. Meski begitu, Timnas Inggris terus-terusan meminta dirinya untuk bergabung. Sekali lagi, Jack Brown si pemain berbakat dan digadang sebagai calon bintang itu lebih memilih Indonesia. Salut untuk Jack Brown!

Jadi, siapa bilang ‘kids jaman now’ Indonesia selalu identik dengan hal-hal yang menyimpang alias generasi micin? 5 Anak muda di atas sudah membuktikan jika generasi mereka juga punya prestasi gemilang. Bahkan bukan kelima anak diatas saja, masih banyak prestasi anak-anak Indonesia lain yang juga mentereng dan tetap membawa bendera merah putih untuk berkibar meski di luar Indonesia.

 

(Sumber Gambar Utama: ted.com)

(Editor: Restia Ningrum)