Ublik. Tips Mencari Kerja. “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.” Mungkin kamu sudah pernah membaca kutipan Buya Hamka yang legendaris itu. Kalimat singkat yang begitu menohok itu banyak dipakai sebagai motivasi pada banyak orang agar tidak asal-asalan dalam bekerja. Apapun profesinya, sudah semestinya kalau setiap orang bekerja dengan kemampuan terbaiknya. Pertanyaannya adalah bagaimana cara membentuk kemampuan terbaik itu? Pendidikan formal dari TK sampai perguruan tinggi menjadi ‘jalur terpenting’ yang biasa dipilih orang demi membentuk kemampuan terbaik dan mewujudkan masa depan impiannya. Jenjang perguruan tinggi kemudian seolah menjadi masa penentu: ‘akan menjadi apa seseorang di masa depan?’

Sangat wajar kalau kita berharap ingin memiliki pekerjaan yang sejalan dengan bidang ilmu yang ditekuni selama kuliah. Tapi bagaimana ketika kenyataan tidak sesuai harapan? Yaitu ketika sudah menjalani perkuliahan kurang lebih empat tahun untuk mendapat gelar sarjana, tapi pekerjaan yang dijalani setelah lulus tidak sesuai dengan ilmu yang dipelajari.

Idealnya seseorang bekerja sesuai latar belakang pendidikan yang mencerminkan kemampuannya. Tapi faktanya di dunia kerja tidak selalu begitu. Saat ada yang mengeluh karena bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan ilmu akademiknya, di saat yang sama ada yang berjuang untuk lepas dari status pengangguran. Atau bisa jadi saat bekerja dan berkarya sesuai bidang ilmu dinilai menjadi kondisi ideal, banyak orang yang justru berbagi tips bagaimana cara bekerja di bidang yang berbeda dengan jurusan. Hal itu ternyata merupakan tantangan tersendiri buat mereka yang berpikir anti-mainstream, pembelajar otodidak atau yang suka mencoba hal-hal baru. Jadi, ketika pekerjaan tidak sesuai jurusan saat kuliah, apakah itu suatu masalah?

Inilah Dua Penyebabnya

Ketika seseorang yang lulus kuliah lalu bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan jurusan, setidaknya ada dua keadaan yang menjadi penyebabnya. Keadaan pertama adalah karena saat kuliah salah masuk jurusan. Menurut berbagai survei, masalah merasa salah jurusan ini dialami lebih dari 80% mahasiswa di seluruh Indonesia. Kebanyakan mahasiswa salah jurusan adalah karena belum tahu passionnya. Tapi tidak sedikit di antara mereka yang merasa salah jurusan karena menemukan passionnya di bidang lain di luar kuliahnya. Orang-orang seperti ini umumnya akan sungguh-sungguh menjalani pekerjaannya. Ketika mereka bekerja di bidang yang beda dengan ilmu akademiknya itu, mereka tetap mengerjakan dengan sepenuh hati.

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Saat Kuliah? Apakah Itu Sebuah Masalah?
Sumber : motivaksi

Keadaan kedua adalah karena keterpaksaan akibat jumlah lulusan lebih banyak daripada jumlah pekerjaan yang ada. Ketatnya persaingan dalam mendapatkan pekerjaan seringkali membuat para lulusan perguruan tinggi tidak hanya melamar di satu bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka. Banyak fresh graduate yang melamar beragam posisi yang tidak terkait dengan bidang ilmu yang dipelajari semasa kuliah hanya karena tidak ingin jadi pengangguran.

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Saat Kuliah? Apakah Itu Sebuah Masalah?
Sumber : rendhart.blogspot.com

Apakah Itu Sebuah Masalah?

Kalau kamu menganggap bahwa kerja yang tidak sesuai dengan jurusan saat kuliah itu suatu masalah, sebisa mungkin kamu mengatasinya sejak awal. Bagaimana caranya? Yang paling mudah adalah jangan iseng atau menggunakan prinsip ‘coba aja dulu’ saat melamar sebuah pekerjaan. Atau mungkin berkata seperti ini “Sebenarnya aku nyasar masuk ke perusahaan itu” atau  “Dapetnya kerja ini, jalani aja dulu,” dan sejenisnya.  Bukankah itu menunjukkan sikap kurang siap pada konsekuensi dari pilihan sendiri? Ya, memang seringkali benar yang dibutuhkan adalah pengalaman kerja dulu. Tapi alangkah baiknya setiap keputusan yang diambil sudah melalui pertimbangan matang, bukan iseng atau coba-coba, apalagi mengikuti arus.

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Saat Kuliah? Apakah Itu Sebuah Masalah?
Sumber : tabungwakaf.com

Memahami Esensi Kerja

Saat kamu pilih-pilih pekerjaan, mungkinkah kamu menyadari hal ini: coba bayangkan bahwa ternyata di dunia ada pekerjaan-pekerjaan yang aneh, misalnya pekerjaan menguji kasur-kasur hotel, pencicip produk makanan hewan, sampai pekerjaan menjadi putri duyung profesional! Mereka yang menjalani pekerjaan aneh itu dibayar dengan nominal yang fantastis. Pertanyaannya adalah: kira-kira adakah kampus yang perlu mempersiapkan orang untuk pekerjaan itu? Tentu untuk melakukan jenis pekerjaan tertentu tidak dibutuhkan ijazah pendidikan formal atau dengan kata lain ijazah pendidikan formal itu bukan semata-mata tiket untuk memasuki dunia kerja. Seperti kata pepatah berikut: don’t study to earn, study to learn.

Setiap orang punya keinginan dalam hidupnya. Untuk mewujudkan keinginan itu, dibutuhkan usaha untuk mencapainya. Apapun keinginan kita, bekerja ialah cara paling realistis untuk mencapainya. Kerja itu sendiri merupakan usaha untuk menyelesaikan permasalahan, menciptakan karya baru atau mencapai sesuatu. Yang pasti, dengan bekerja, kita akan punya peluang lebih besar untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Banyak hal yang didapatkan dari bekerja. Yang terpenting adalah dengan bekerja dan terus bergerak menunjukkan bahwa kita masih punya naluri bertahan hidup, yaitu naluri yang sangat mendasar sebagai manusia.

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Saat Kuliah? Apakah Itu Sebuah Masalah?
Sumber : slideshare.com

Tidak Usah Membatasi

Kehidupan manusia yang begitu kompleks tentunya butuh berbagai peran yang menjalankan pekerjaan tertentu. Pada titik tertentu, kita dinilai berdasarkan ‘apa yang mampu kita lakukan’ dan bukan tetang apa yang kita pelajari di sekolah. kalaupun kuliah empat tahun dan ilmu akademiknya tidak dipakai, yakini saja bahwa tidak ada yang sia-sia. Meskipun kuliah itu tidak mudah dan ilmunya (seolah-olah) tidak terpakai, tapi ternyata masih ada hal positif di sini. Mental yang terbentuk selama berjuang menyelesaikan perkuliahan itu tentu amat berharga sebagai bekal menghadapi tantangan hidup selanjutnya dengan pola pikir yang lebih bijak.

Bekerja Tidak Sesuai Jurusan Saat Kuliah? Apakah Itu Sebuah Masalah?
Sumber : intisari.grid.id

Tidak ada kata terlambat untuk mempelajari ilmu baru. Kemampuan pun meningkat seiring dengan pengalaman. Kamu tidak akan pernah tahu apa yang kamu bisa, kalau kamu tidak pernah mencoba. Ketika kamu kerja di bidang yang beda dengan jurusan tapi menunjukkan performa oke, mengapa harus mempermasalahkan? Ada saatnya ketika kamu sebaiknya santai saja saat ditanyai orang, “Dulu kuliah ambil apa?” lalu jawab “Ambil hikmahnya saja…”

 

(Sumber Gambar Utama: dailysocial.id)

(Editor : AprianingDwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here